Breaking News
Trending Tags

Wabup Deli Serdang Yakin Rumah Dinasnya Sengaja Ditembak OTK

  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Deli Serdang, ReportaseNews – Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo meyakini insiden pecahnya kaca jendela kamar di rumah dinasnya bukan disebabkan peluru nyasar, melainkan tindakan penembakan yang disengaja oleh orang tidak dikenal (OTK) dari jarak dekat.

Keyakinan tersebut didasarkan pada analisis kondisi fisik luar bangunan dan tingginya pagar pembatas Kompleks Perkantoran Pemkab Deli Serdang, Kecamatan Lubukpakam, yang membatasi area luar dengan rumah dinasnya.

“Antara pagar rumah dinas saya kan tinggi 2,5 meter. Jadi, itu tak mungkin peluru nyasar, itu memang diperkirakan ditembak dari jarak kurang lebih 20 meter,” ujar Lom Lom Suwondo, Selasa (16/6/2026).

Politikus Partai Gerindra ini mengaku kali pertama menyadari kerusakan tersebut pada Minggu (14/6/2026) dini hari sekira pukul 00.30 WIB, sesaat setelah dia pulang dari agenda kedinasan di Kecamatan STM Hulu. Begitu pagi menjelang, Lom Lom memeriksa kembali area tersebut dan menemukan kejanggalan pada pola kerusakan kaca.

“Besok pagi hari saya lihat ternyata dari sisi luar itu bulat masuk, sehingga saya putuskan buat laporan ke polisi karena ini terkait dengan intimidasi dan kekerasan,” ucap Lom Lom.

Laporan tersebut segera direspons Polresta Deli Serdang yang langsung menerjunkan tim untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di kediaman wakil kepala daerah itu. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi mengamankan beberapa material yang tersisa di sekitar lokasi kejadian.

“Tim sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan dua serpihan pecahan kaca,” kata Kasi Humas Polresta Deli Serdang Iptu JM Gabe Napitupulu.

Dia mengatakan hingga saat ini jajaran Satreskrim masih bekerja di lapangan untuk mengungkap identitas dan motif pelaku. Polisi juga meminta semua pihak menahan diri dan tidak menyebarkan spekulasi yang dapat memperkeruh suasana.

“Pelaku masih dalam penyelidikan,” tutur Gabe.

Sementara dukungan terhadap pengungkapan kasus ini datang dari Ketua DPC Gerindra yang juga Ketua DPRD Deli Serdang, Zakky Shahri. Dia meminta aparat penegak hukum memberikan atensi agar kepastian penyebab pecahnya kaca tersebut segera terungkap demi menjamin keselamatan pejabat publik.

“Kami menegaskan bahwa negara melalui aparat keamanan wajib hadir dan menjamin keselamatan setiap warga, khususnya pejabat negara yang sedang mengemban amanah rakyat,” kata Zakky Shahri, Rabu (17/6/2026). (Dtk)

  • Penulis: RN-03

Reportase Pilihan

  • IKA FK Unsri Desak Audit RSUD KH Daud Arif Atas Wafatnya dr. Myta

    IKA FK Unsri Desak Audit RSUD KH Daud Arif Atas Wafatnya dr. Myta

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jambi, ReportaseNews – Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (IKA FK Unsri) mendesak Kementerian Kesehatan RI untuk mengaudit RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, menyusul wafatnya dr. Myta Aprilia Azmy yang diduga akibat eksploitasi beban kerja. Fokus utama organisasi alumni kini tertuju pada kegagalan sistem perlindungan tenaga medis muda di […]

  • Menjadi Korban Penipuan, Penerjemah  Kenegaraan Asal Korea Selatan Kesulitan Mencari Keadilan di Indonesia

    Menjadi Korban Penipuan, Penerjemah  Kenegaraan Asal Korea Selatan Kesulitan Mencari Keadilan di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Hur Young Soon, yang akrab disapa Ms Ayu, seorang penerjemah kenegaraan asal Korea Selatan, mengaku menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan investasi senilai Rp5,9 miliar yang berkaitan dengan PT Corpus Prima Mandiri. Ms Ayu merupakan salah satu dari lima warga negara Korea Selatan yang mengaku kehilangan dana investasi yang mereka tanamkan sejak […]

  • Banjir kembali melanda Perumahan Puri Intan, Banyumas. Warga menyoroti proyek wisata yang diduga mengganggu drainase dan memperparah banjir berulang. (Foto: ReportaseNews/Kus)

    Banjir Puri Intan Terulang, Proyek Wisata Baturraden Disorot

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews – Banjir kembali merendam Perumahan Puri Intan, Pandak, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (14/4/2026) petang. Warga menilai peristiwa ini bukan sekadar dampak curah hujan tinggi, melainkan berkaitan dengan aktivitas pembangunan di sekitar kawasan. ‎Air meluap secara tiba-tiba usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Dalam waktu singkat, genangan masuk ke dalam rumah […]

  • Seluruh terdakwa kasus korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina periode 2018–2023 mengajukan banding atas vonis pengadilan, termasuk Muhammad Kerry Adrianto Riza. (Ist)

    Terdakwa Korupsi Pertamina Kompak Ajukan Banding

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Para terdakwa dalam perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di lingkungan Pertamina periode 2018–2023 kompak mengajukan banding atas putusan pengadilan tingkat pertama. ‎Langkah hukum itu diajukan setelah majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan vonis kepada sembilan terdakwa pada sidang yang digelar 26–27 Februari 2026. ‎Juru Bicara Pengadilan […]

  • Pemilik Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan (ASF), dilaporkan sejumlah calon jemaah umrah dan haji ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan perjalanan ibadah. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Dugaan Penipuan Umrah, Bos Hanania Travel Dikepung Korban di Polda Metro Jaya

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Pemilik Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan (ASF), dilaporkan sejumlah calon jemaah umrah dan haji ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan perjalanan ibadah. ‎Puluhan korban terlihat mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada Kamis (28/5/2026) sore. Mereka keluar dari gedung SPKT sambil membawa laporan polisi (LP) yang telah dibuat. […]

  • dr. Syafran Enggan Tanggapi Kasus Dugaan Malapraktik Pasien di RS Permata Madina

    dr. Syafran Enggan Tanggapi Kasus Dugaan Malapraktik Pasien di RS Permata Madina

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Dokter Syafran Halim Harahap, Sp.PD FINASIM, memilih bungkam dan enggan menanggapi kasus dugaan malapraktik yang menimpa pasien berinisial RSH. Padahal, dia tercatat sebagai dokter penanggung jawab yang menangani perawatan pertama pasien tersebut pada 17 hingga 19 Oktober 2025. Keluhan awal pasien berupa sakit lambung, tetapi  berujung pada pembengkakan parah hingga lengan kiri […]

expand_less