Breaking News
Trending Tags

Jenderal Tinggi Lebanon Gugur, Israel Dituding Langgar Gencatan Senjata

  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Beirut, ReportaseNews – Serangan Israel di wilayah Lebanon selatan menewaskan sedikitnya 12 orang, termasuk seorang jenderal senior Angkatan Bersenjata Lebanon. Insiden itu terjadi beberapa hari setelah Lebanon dan Israel menyepakati gencatan senjata bersyarat yang dimediasi Amerika Serikat.

‎Militer Lebanon menyatakan Brigadir Jenderal Wassam Sabra, Kapten Elie Khoury, dan prajurit Hussein Ghozal tewas setelah kendaraan militer yang mereka tumpangi menjadi sasaran serangan di ruas jalan Khardali-Nabatieh, Sabtu (6/6/2026).

‎Kematian Sabra menjadi perhatian besar karena merupakan perwira berpangkat tinggi pertama dari militer Lebanon yang tewas sejak konflik terbaru antara Israel dan Hizbullah pecah pada awal Maret lalu.

‎Militer Israel mengonfirmasi serangan tersebut terjadi di wilayah yang mereka sebut sebagai zona tempur aktif. Menurut pihak Israel, setiap pergerakan di kawasan itu harus dikoordinasikan terlebih dahulu.

‎”Pergerakan di zona tempur memerlukan koordinasi dengan tentara Israel,” demikian pernyataan militer Israel, seperti dikutip Al Jazeera, Minggu (7/6/2026).

‎Israel menambahkan bahwa insiden tersebut masih dalam proses penyelidikan.

‎Pemerintah Lebanon mengecam keras serangan yang menewaskan para personel militernya. Dalam pernyataan resmi, militer Lebanon menilai serangan tersebut merupakan bagian dari upaya Israel untuk menggagalkan berbagai langkah diplomatik yang sedang berlangsung.

‎”Kelanjutan agresi brutal Israel yang disengaja dan berulang bertujuan menggagalkan seluruh upaya untuk mencapai solusi,” demikian pernyataan militer Lebanon.

‎Presiden Lebanon Joseph Aoun menyebut serangan itu sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negaranya.

‎”Ini merupakan pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan Lebanon serta hukum dan norma internasional,” ujar Aoun.

‎Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam juga melontarkan kecaman keras. Ia menyebut serangan tersebut sebagai tindakan kriminal yang tidak hanya menyerang militer, tetapi juga seluruh rakyat Lebanon.

‎”Ini adalah kejahatan keji dan serangan terhadap Lebanon serta seluruh rakyat Lebanon,” kata Salam.

‎Ia turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Brigadir Jenderal Wassam Sabra, Kapten Elie Khoury, prajurit Hussein Ghozal, serta seluruh jajaran militer Lebanon.

‎Kelompok Hizbullah turut mengecam serangan Israel yang menewaskan jenderal Lebanon tersebut. Mereka menyebut insiden itu sebagai kejahatan serius dan menuding pemerintah Lebanon gagal melindungi negaranya.

‎Hizbullah menilai pemerintah telah membuka jalan bagi pertumpahan darah melalui kebijakan yang dianggap terlalu tunduk terhadap tuntutan Amerika Serikat dan Israel.

‎Di sisi lain, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menilai serangan itu memperlihatkan ambisi Israel yang semakin luas di Lebanon.

‎”Ini adalah kejahatan keji terhadap Lebanon, tentaranya, dan kedaulatannya, serta pesan agresi yang jelas bahwa Israel tidak menginginkan keamanan, stabilitas, maupun kemakmuran bagi Lebanon,” ujar Baghaei.

‎Pernyataan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan regional yang melibatkan Iran, Israel, dan sekutu masing-masing.

‎Gelombang kecaman juga datang dari sejumlah negara di Timur Tengah.

‎Arab Saudi mengecam serangan tersebut dan menegaskan penolakannya terhadap setiap tindakan yang melanggar kedaulatan Lebanon maupun menyerang institusi militernya.

‎Yordania menyebut serangan itu sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan, keamanan, dan stabilitas Lebanon serta bentuk pelanggaran hukum internasional.

‎Sementara itu, Qatar menilai tindakan Israel sebagai eskalasi berbahaya yang mengancam stabilitas kawasan. Doha mendesak komunitas internasional menekan Israel agar menghentikan serangan berulang terhadap Lebanon dan mematuhi hukum internasional.

‎Pasukan Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon Selatan (UNIFIL) juga mengutuk serangan tersebut.

‎Menurut UNIFIL, serangan yang menyasar personel militer Lebanon merupakan pelanggaran berat terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon serta bertentangan dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 1701.

‎Tidak lama setelah serangan yang menewaskan jenderal Lebanon, rentetan serangan Israel kembali terjadi di sejumlah wilayah Lebanon selatan.

‎Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan enam orang tewas dan empat lainnya terluka akibat serangan udara Israel di Desa Saksakiyah, Distrik Sidon.

‎Korban jiwa juga dilaporkan muncul dalam serangan drone yang menyasar sebuah mobil di Deir al-Zahrani, Distrik Nabatieh.

‎Pada hari yang sama, satu orang tewas dalam serangan drone di jalan raya Zifta-Nabatieh. Korban lainnya juga dilaporkan meninggal akibat serangan udara terpisah di wilayah Habboush.

‎Militer Israel turut memperbarui perintah evakuasi bagi warga di sejumlah desa Lebanon selatan, termasuk Armati, Mashgara, Kafr Huna, Sajad, dan Ansariya. Penduduk diminta mengungsi ke wilayah utara Sungai Zahrani.

‎Militer Israel menyatakan telah menggempur sekitar 150 target Hizbullah di Lebanon selatan dalam dua hari terakhir.

‎”Selama akhir pekan, kami menyerang fasilitas penyimpanan senjata, pusat komando, peluncur roket, serta berbagai infrastruktur Hizbullah lainnya,” demikian pernyataan militer Israel.

‎Israel mengklaim lokasi-lokasi tersebut digunakan untuk merencanakan dan melancarkan serangan terhadap pasukannya.

‎Di pihak lain, Hizbullah mengaku berhasil menyerang sebuah tank Merkava Israel di pos militer Blat, wilayah Bint Jbeil, menggunakan drone Ababil.

‎Kelompok itu mengklaim serangan tersebut berhasil mengenai sasaran.

‎Militer Israel juga mengumumkan dua tentaranya tewas di Lebanon selatan. Salah satu korban meninggal setelah sebelumnya mengalami luka berat, sementara korban lainnya tewas saat menjalankan operasi militer.

‎Konflik antara Israel dan Hizbullah terus berlangsung meski kedua pihak telah beberapa kali mengumumkan gencatan senjata.

‎Kesepakatan yang mulai berlaku pada 17 April lalu gagal menghentikan pertempuran sepenuhnya. Israel dan Hizbullah saling menuduh melakukan pelanggaran dan menggunakan tuduhan tersebut untuk membenarkan serangan masing-masing.

‎Pekan ini, utusan Lebanon dan Israel kembali mengumumkan gencatan senjata bersyarat di Washington. Namun, pemimpin Hizbullah, Naim Qassem menolak kesepakatan tersebut karena tidak melibatkan kelompoknya dan tidak memuat penarikan pasukan Israel dari Lebanon selatan.

‎Sejak konflik kembali memanas pada 2 Maret 2026, Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat sedikitnya 3.593 orang tewas dan 10.990 lainnya terluka akibat serangan Israel di berbagai wilayah negara tersebut. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Emas Haram di Rimba Tapanuli, 12 Ekskavator Disita Polisi

    Emas Haram di Rimba Tapanuli, 12 Ekskavator Disita Polisi

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar
  • Pedagang Ditemukan Tewas Mengenaskan di TPU Sialogo Tapsel

    Pedagang Ditemukan Tewas Mengenaskan di TPU Sialogo Tapsel

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapsel, ReportaseNews – Anggota Polsek Batangtoru masih menyelidiki penemuan mayat pedagang berinisial AMS (42) yang ditemukan dengan kondisi mengenaskan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sialogo, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) pada Senin (6/4/2026). Mayat itu kali pertama ditemukan oleh seorang warga yang hendak mengambil buah kelapa di sekitar area pemakaman. Saat ditemukan, […]

  • Pandji Pragiwaksono bertemu pelapor kasus dugaan penistaan agama di Polda Metro Jaya. Dialog berlangsung tertutup, disertai penjelasan dan permintaan maaf. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Pandji Pragiwaksono Temui Pelapor, Dialog Kasus Dugaan Penistaan Agama

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Komika Pandji Pragiwaksono bertemu dengan para pelapor dalam kasus dugaan penistaan agama terkait materi stand up comedy “Mens Rea” di Polda Metro Jaya. Pertemuan tersebut difasilitasi penyidik dan berlangsung secara tertutup dengan agenda dialog serta penyampaian klarifikasi. ‎Pandji hadir didampingi kuasa hukumnya, Haris Azhar. Dalam mediasi itu, para pelapor menyampaikan keberatan atas […]

  • SP3 kasus tudingan ijazah Jokowi diklaim telah final. Kuasa hukum Rismon menyebut tinggal menunggu pengumuman resmi dari Polda Metro Jaya. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    SP3 Kasus Ijazah Jokowi Diklaim Final, Tinggal Diumumkan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Proses penghentian penyidikan kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, diklaim telah mencapai tahap finalisasi. Pihak Rismon Hasiholan Sianipar menyebut Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) tinggal menunggu pengumuman resmi dari kepolisian. ‎Pernyataan tersebut disampaikan kuasa hukum Rismon saat mendampingi kliennya di Polda Metro Jaya, Rabu (15/4/2026). ‎Kuasa hukum Rismon, Jahmada […]

  • Polda Metro Jaya mengungkap gudang berisi 1.494 motor diduga hasil kejahatan di Jakarta Selatan. Kendaraan disebut hendak dikirim ke Tahiti dan Togo. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Gudang 1.494 Motor Curian di Jaksel Digerebek, Diduga Akan Dikirim ke Afrika

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polda Metro Jaya membongkar penampungan 1.494 sepeda motor yang diduga berasal dari tindak pidana kriminal di kawasan Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Ribuan kendaraan tersebut diduga akan diselundupkan ke luar negeri. ‎Gudang penyimpanan motor itu berada di Jalan Kemandoran, Grogol Utara. Polisi menemukan ratusan motor dalam kondisi utuh dan sebagian lainnya […]

  • Bau dan Jorok, Ada Kolam Hijau Diduga Limbah SPPG Bangun Muda Asahan di Padangsidimpuan

    Bau dan Jorok, Ada Kolam Hijau Diduga Limbah SPPG Bangun Muda Asahan di Padangsidimpuan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, ReportaseNews – Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kota Padangsidimpuan bakal turun ke lapangan untuk mengecek operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bangun Muda Asahan di Desa Manunggang Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara. Pengecekan bakal dilakukan menyusul adanya temuan kolam kecil berisi air hijau pekat dan tumpukan sampah yang diduga saluran pembuangan limbah cair […]

expand_less