Breaking News
Trending Tags

PWI Desak Hotman Paris Minta Maaf ke Wartawan

  • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyayangkan pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea yang disampaikan kepada wartawan saat memberikan keterangan di lingkungan Kejaksaan Agung. Organisasi profesi tersebut menilai ucapan itu berpotensi merendahkan martabat wartawan sekaligus mencederai semangat kebebasan pers yang dijamin undang-undang.

‎Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengatakan, kegiatan bertanya kepada narasumber merupakan bagian dari tugas jurnalistik untuk memenuhi hak publik memperoleh informasi. Karena itu, setiap narasumber berhak memberikan jawaban maupun menolak menjawab, tetapi tetap harus menghormati profesi wartawan.

‎”Setiap orang berhak menyampaikan pendapat, menjawab atau menolak menjawab pertanyaan wartawan. Namun tidak ada alasan untuk merendahkan martabat profesi wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik. Wartawan bekerja untuk kepentingan publik dan dilindungi oleh Undang-Undang Pers,” ujar Akhmad Munir di Jakarta, Sabtu (18/7/2026).

‎Munir menegaskan, PWI tidak mencampuri perkara hukum yang sedang ditangani maupun langkah pembelaan yang dilakukan seorang advokat terhadap kliennya. Namun, menurut dia, pembelaan tersebut tidak seharusnya disampaikan dengan cara yang merendahkan profesi lain atau mengintimidasi wartawan yang tengah menjalankan tugas.

‎”PWI Pusat tidak sedang memasuki substansi perkara hukum yang sedang menjadi perhatian publik. Sikap kami murni untuk menjaga marwah profesi wartawan dan memastikan setiap insan pers dapat menjalankan tugas jurnalistik secara bebas, profesional, dan bermartabat tanpa intimidasi verbal dari siapa pun,” tegasnya.

‎PWI menilai advokat dan wartawan memiliki fungsi yang sama penting dalam sistem demokrasi. Advokat menjalankan peran memberikan pembelaan hukum kepada klien, sedangkan wartawan bertugas menyampaikan informasi secara akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Oleh sebab itu, kedua profesi dinilai harus menjunjung etika dan saling menghormati dalam setiap interaksi.

‎Atas polemik tersebut, PWI Pusat meminta Hotman Paris menyampaikan klarifikasi kepada masyarakat sekaligus permohonan maaf kepada insan pers apabila pernyataannya menimbulkan kesan merendahkan profesi wartawan.

‎”Kami tidak mempersoalkan hak setiap advokat membela kliennya. Namun pembelaan itu harus tetap menghormati profesi lain. Kritik terhadap pertanyaan wartawan adalah hal yang wajar, tetapi penyampaiannya harus dilakukan secara santun, profesional, dan tidak merendahkan martabat insan pers,” kata Akhmad Munir.

‎Selain itu, PWI mengimbau seluruh wartawan di Indonesia agar tetap menjalankan tugas sesuai Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan sikap profesional, independen, akurat, dan berimbang. Organisasi tersebut juga menegaskan akan terus memberikan perlindungan kepada wartawan yang mengalami intimidasi, ancaman, maupun tindakan yang menghambat kerja jurnalistik.

‎Di sisi lain, PWI mengajak seluruh elemen, mulai dari organisasi profesi, aparat penegak hukum, pejabat publik, advokat, hingga narasumber, untuk membangun komunikasi yang saling menghargai. Menurut organisasi tersebut, penghormatan terhadap profesi wartawan menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga kebebasan pers dan hak masyarakat memperoleh informasi.

‎”Pers yang merdeka tidak lahir dari rasa takut, melainkan dari jaminan bahwa wartawan dapat bekerja secara profesional tanpa intimidasi. Menghormati wartawan berarti menghormati hak masyarakat untuk memperoleh informasi. Kami berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bersama agar hubungan antara insan pers dan semua narasumber tetap dilandasi sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi etika,” tutup Akhmad Munir.

‎Seperti diketahui, dalam konferensi pers Hotman Paris seusai mendampingi kliennya mantan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah sebagai tersangka korupsi, Jumat (17/7/2026). Dalam konferensi pers itu, Hotman Paris disebut melontarkan kalimat “lu punya otak nggak?” kepada seorang wartawan yang melontarkan pertanyaan di lokasi.

‎Hal tersebut dinilai merendahkan profesi wartawan yang sedang menggali informasi dalam hal tugasnya.

(RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Lepas Pengawasan Orang Tua, Balita Tewas Masuk Kubangan Galian C

    Lepas Pengawasan Orang Tua, Balita Tewas Masuk Kubangan Galian C

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Madiun, ReportaseNews – Seorang bocah berusia 4 tahun di Madiun ditemukan tewas di kubangan bekas galian C sedalam 3 meter, Selasa petang (14/04/2026). Sebelumnya ditemukan meninggal korban bernama Rizuka Putra Ramadhan sedang bermain gawai ditemani sang ibu di kamar rumahnya, Desa Tulung, Kecamatan Saradan. Namun, berselang 15 menit setelah ibunya, Suwarni, meninggalkan korban sedirian di […]

  • Brigjen Pol. Sonny Irawan Dimutasi dari Jabatan Wakapolda Sumut

    Brigjen Pol. Sonny Irawan Dimutasi dari Jabatan Wakapolda Sumut

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Brigjen Pol. Sonny Irawan dirotasi dari jabatannya sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Wakapolda Sumut) untuk mengemban amanah baru di lingkungan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kepolisian Republik Indonesia (Lemdiklat Polri). Pengalihan tugas mantan Wakapolda Sumut tersebut tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1584/VII/KEP./2026 yang diterbitkan pada Kamis, 30 Juli 2026. Melalui […]

  • Sebanyak 1.000 personel Brimob remaja yang baru menyelesaikan Pendidikan Dasar Brimob Tahun Anggaran 2026 mengikuti apel di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, Jumat (13/3/2026). (Foto: RN/Tama)

    1.000 Brimob Remaja Siap Perkuat Polda Metro Jaya

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Sebanyak 1.000 personel Brimob remaja yang baru menyelesaikan Pendidikan Dasar Brimob Tahun Anggaran 2026 mengikuti apel di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, Jumat (13/3/2026). ‎Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, yang sekaligus memberikan arahan kepada para personel muda itu. ‎Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 1.000 […]

  • Iran Tutup Wilayah Udara Usai Israel-AS Serang Teheran

    Iran Tutup Wilayah Udara Usai Israel-AS Serang Teheran

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Teheran, ReportaseNews – Eskalasi konflik di Timur Tengah mencapai titik kritis setelah otoritas Iran mengumumkan penutupan total wilayah udara di seluruh negeri pada Sabtu (28/2/2026). Langkah darurat ini diambil menyusul serangan udara besar-besaran yang diluncurkan Israel dan Amerika Serikat ke sejumlah titik strategis, termasuk ibu kota Teheran. Penutupan ruang udara ini berdampak pada rute penerbangan […]

  • Peran Sentral Gus Alex di Kasus Kuota Haji

    Peran Sentral Gus Alex di Kasus Kuota Haji

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle RN-06
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Ishfah Abidal Aziz atau Gus Alex pada Selasa (17/3/2026). Mantan staf khusus Yaqut Cholil Qoumas itu diduga menjadi aktor kunci dalam perkara dugaan korupsi kuota haji. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut peran Gus Alex tidak sekadar administratif. Ia diduga menjadi simpul penting dalam jalur kebijakan sekaligus […]

  • Namanya Disebut di Sidang Suap Bea Cukai, Raffi Ahmad Siap Buka-bukaan Besok

    Namanya Disebut di Sidang Suap Bea Cukai, Raffi Ahmad Siap Buka-bukaan Besok

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Raffi Ahmad, artis sekaligus Utusan Khusus Presiden, menggandeng pengacara senior Hotman Paris Hutapea setelah namanya mendadak muncul dalam persidangan kasus dugaan suap impor jasa pengiriman Blueray Cargo yang menjerat sejumlah pejabat Bea Cukai. Langkah suami Nagita Slavina itu untuk mematahkan tudingan yang beredar, sekaligus mempersiapkan ruang klarifikasi menyeluruh guna menjaga kredibilitasnya sebagai […]

expand_less