Banjir Kepung Empat Kecamatan di Tapteng
- calendar_month 9 jam yang lalu
- print Cetak

Bhabinkamtibmas Polsek Pandan mengevakuasi seorang lansia bernama Mei Br. Sihite yang terjebak banjir di Kecamatan Tukka, Sabtu (18/7/2026) malam. (FOTO: ISTIMEWA)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tapteng, ReportaseNews – Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) bersama TNI, Basarnas, dan Babinsa menerjunkan Regu III dan Regu IV untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir di empat kecamatan setelah hujan deras memicu jebolnya tanggul dan luapan sungai pada Sabtu (18/7/2026).
Petugas gabungan fokus pada keselamatan jiwa masyarakat, terutama setelah tanggul Aek Siaili di Kelurahan Bonalumban jebol dan merendam pemukiman hingga setinggi pinggang orang dewasa.
Petugas gabungan juga menyisir kawasan padang air dan mendatangi rumah-rumah warga satu per satu untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal di dalam rumah.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tapteng Erianto Tambunan mengatakan keselamatan warga menjadi prioritas di tengah situasi darurat yang melanda Kecamatan Tukka, Badiri, Pinangsori, dan Sarudik.
“Kami bersama seluruh unsur tim gabungan langsung mengevakuasi warga yang terdampak ke tempat yang lebih aman. Setelah evakuasi awal, petugas di lapangan juga menyisir rumah-rumah warga dari pintu ke pintu untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal atau terjebak banjir,” ujar Erianto Tambunan.
Hingga Sabtu (18/7/2026) malam, kerja keras tim gabungan di bawah koordinasi Plh. Kalaksa BPBD Ardiansyah Harahap mulai membuahkan hasil seiring air yang berangsur surut di sejumlah titik, termasuk jalur utama Kelurahan Lopian yang sempat lumpuh total.
Kendati situasi mulai kondusif dan genangan air di pemukiman mulai turun, personel gabungan tetap disiagakan di lokasi rawan guna mengantisipasi potensi cuaca buruk susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (RN-03)
- Penulis: RN-03




Saat ini belum ada komentar