Breaking News
Trending Tags

Ledakan Pipa Gas di Grand Polonia Medan, Empat Orang Terjebak Reruntuhan

  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Medan, ReportaseNews – Ledakan dahsyat yang diduga berasal dari kebocoran pipa gas bawah tanah meluluhlantakkan sebuah rumah bertingkat di Kompleks Grand Polonia Nomor 3-B, Jalan Perhubungan, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Senin (20/7/2027) sore. Empat orang masih berjuang untuk dievakuasi dari balik timbunan puing beton bangunan.

Peristiwa yang memecah keheningan kompleks permukiman tersebut pada pukul 15.30 WIB seolah menjadi pengingat ancaman tak kasat mata yang bisa bersembunyi di bawah tanah.

Rumah milik warga bernama Kris Hasan hancur tak bersisa akibat tekanan ledakan yang luar biasa. Material bangunan yang terpental merusak kaca serta kanopi dari enam hingga tujuh rumah di sekitarnya hingga radius lima puluh meter. Dampak kerusakan juga terlihat dari sebuah balkon yang roboh dan menghimpit tiga unit mobil yang tengah terparkir di depan bangunan.

Aparat kepolisian bersama tim Penjinak Bahan Peledak (Gegana) langsung mengisolasi lokasi kejadian dan memberlakukan pengalihan arus lalu lintas di depan jalan kompleks. Demi alasan keselamatan serta sterilisasi area dari potensi konsentrasi gas susulan yang mematikan, awak jurnalis pada awalnya dilarang mendekat ke titik episentrum ledakan.

Memasuki pukul 18.00 WIB, suasana evakuasi semakin berpacu dengan waktu tatkala dua unit alat berat mulai didatangkan untuk membongkar material bangunan yang menggunung.

Camat Medan Polonia Noor Alfi Pane mengungkapkan skala kerusakan akibat insiden tersebut. Dia menjelaskan, selain meratakan satu bangunan utama, daya kejut ledakan tersebut merambat ke hunian di sekelilingnya.

“Kalau ledakannya satu rumah. Untuk kiri, kanan, dan belakang yang terdampak diperkirakan sekitar lima rumah. Penyebab ledakan diduga gas. Saat ini masih didalami oleh Pak Kapolrestabes. Belum tahu pasti, diduga terkait gas di kompleks,” kata Noor Alfi.

Lebih jauh, prioritas utama tim gabungan di lapangan saat ini adalah penyelamatan nyawa korban. Berdasarkan pendataan awal, terdapat enam orang di dalam rumah nahas tersebut saat struktur bangunan ambruk seketika.

Hingga petang, tim penyelamat baru berhasil mengevakuasi dua orang dari dalam rumah, yakni seorang pria dewasa dan seorang balita, yang langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Insiden ini juga melukai seorang kurir ojek daring yang kebetulan berada di sekitar lokasi.

Di tengah kepanikan, upaya pencarian difokuskan pada empat penghuni lainnya yang diyakini masih terperangkap hidup-hidup di dasar reruntuhan.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak. (FOTO: ANTARA)

Di garis depan evakuasi, Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak memimpin proses investigasi awal. Fokus penyelidikan mengarah pada kelayakan infrastruktur pipa gas tanam yang berada di bawah bangunan.

Dengan menggunakan alat pendeteksi gas khusus, tim gabungan yang terdiri dari kepolisian, Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Pemadam Kebakaran menyisir setiap celah reruntuhan untuk mencari tanda-tanda kehidupan, sekaligus mengamankan barang bukti.

“Kami sudah masuk ke lokasi dengan menggunakan alat pendeteksi gas. Namun demikian, ini masih dugaan. Ada beberapa rumah yang terdampak akibat pecahan serpihan kaca. Mari kita berdoa bersama semoga proses evakuasi yang sedang dilaksanakan dapat membuahkan hasil. Kami mohon doanya,” ujar Jean Calvijn.

Tragedi di Grand Polonia ini bukan sekadar insiden kecelakaan biasa, melainkan peringatan serius mengenai pentingnya audit keselamatan infrastruktur bawah tanah yang terintegrasi di kawasan perumahan.

Sembari menanti hasil penyelidikan pasti dari Pusat Laboratorium Forensik, tim gabungan terus berjibaku melawan gelapnya malam dan tebalnya beton untuk menyelamatkan empat nyawa yang masih terkurung dalam reruntuhan tersebut. (RN-03)

  • Penulis: RN-03

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Polisi menangkap pengedar sabu dan tembakau sintetis di Cipayung, Jakarta Timur. Pelaku memakai modus stiker Sedot WC untuk memasarkan narkoba dan menyimpan lebih dari 100 gram sabu. (Foto: ReportaseNews/HO-Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)

    Polisi Bongkar Modus Stiker Sedot WC Untuk Edarkan Narkoba di Jaktim

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Fira
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial RRM (24) yang diduga menjadi pengedar sabu dan tembakau sintetis di kawasan Cipayung, Jakarta Timur. Pelaku ditangkap pada Minggu (7/6/2026) malam setelah masuk dalam target operasi kepolisian. ‎Kasus ini menarik perhatian karena pelaku diduga menggunakan cara tidak biasa untuk menawarkan narkotika kepada […]

  • Tokoh dan Perantau Tabagsel Desak Pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara

    Tokoh dan Perantau Tabagsel Desak Pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Ribuan tokoh dan perantau asal Tapanuli bagian selatan (Tabagsel) Kembali menyerukan percepatan pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara dalam acara halal bihalal lintas organisasi yang digelar di Sekolah Al-Jannah, Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (19/4/2026). Momentum konsolidasi yang dihadiri sekitar 1.500 warga ini menjadi wadah penyatuan visi empat organisasi besar, yakni FORMAT, IKAMATABAGSEL, PSBB, dan […]

  • Praktisi Hukum Sarankan Kades yang Diperas Melapor ke Polres Madina

    Praktisi Hukum Sarankan Kades yang Diperas Melapor ke Polres Madina

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Praktisi hukum Muhammad Nuh menyarankan para kepala desa dan pendamping desa di Kecamatan Siabu yang menjadi korban dugaan pemerasan oleh oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) agar segera melaporkan kasus itu ke Polres Mandailing Natal (Madina). Kasus dugaan pemerasan berbekal dokumen rahasia itu santer beredar di publik dan dikabarkan telah merugikan sejumlah kepala […]

  • Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Terungkap! Taksi Green SM Yang Tertabrak KRL di Bekasi Timur Ternyata Belum Diservis

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kasus kecelakaan maut yang melibatkan taksi online Green SM dengan kereta rel listrik (KRL) di perlintasan sebidang Bekasi Timur memasuki babak baru. Polisi menemukan fakta bahwa kendaraan listrik tersebut belum menjalani perawatan berkala meski jarak tempuhnya telah melampaui 24 ribu kilometer. ‎Temuan itu diperoleh dari hasil pendalaman Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro […]

  • Industri Minuman Kemasan Hadapi Tantangan Struktur Ekonomi, ASRIM Dorong Kebijakan Adaptif

    Industri Minuman Kemasan Hadapi Tantangan Struktur Ekonomi, ASRIM Dorong Kebijakan Adaptif

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, masih menunjukkan resiliensi sebagai salah satu tulang punggung manufaktur sekaligus penopang utama konsumsi domestik di tengah tekanan ekonomi global, pelemahan nilai tukar rupiah, serta ketidakpastian geopolitik dunia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dicatat Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menunjukkan, ekonomi […]

  • OMPA TAPAL, PWI DKI Jakarta, dan PT Prima Mustika Candra menanam 5.000 pohon di Bogor. Kegiatan ini menjadi langkah nyata menjaga lingkungan dan meningkatkan kesadaran konservasi. (Foto: ReportaseNews/Budi)

    Kolaborasi Mahasiswa, Wartawan, dan Swasta Tanam 5.000 Pohon di Bogor

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Bogor, ReportaseNews – Upaya pelestarian lingkungan terus digencarkan melalui berbagai kegiatan kolaboratif. Salah satunya diwujudkan lewat Aksi Tanam 5.000 Pohon 2026 yang digelar Organisasi Mahasiswa Pecinta Alam (OMPA) TAPAL bersama PWI DKI Jakarta dan PT Prima Mustika Candra (PMC) di kawasan Wrung Lowa Ciapus, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (20/6/2026). ‎Mengusung tema “Hijau Kujaga – […]

expand_less