Breaking News
Trending Tags

Krisis Kepercayaan Mengintai? BI Didesak Jelaskan Dugaan “Bank dalam Bank”

  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Reportasenews— Isu sensitif kembali menghampiri sektor keuangan nasional. Dugaan praktik “bank dalam bank” di Bank Indonesia (BI) pernah mencuat pada era penyaluran BLBI kini kembali disorot setelah Andri Tedjadharma, pemegang saham Bank Centris International menjadi korban dalam melakukan perjalanan jual beli promes disertai penyerahan dengan Bank Indonesia. Andri menyampaikan peringatan soal potensi risiko terhadap stabilitas moneter.

Dalam pernyataannya, Andri menilai praktik tersebut dapat memicu hilangnya kepercayaan antarbank dan bahkan mempengaruhi posisi Surat Berharga Negara (SBN) yang kini menjadi salah satu jangkar pembiayaan fiskal Indonesia.

“Kalau praktik seperti ini masih terjadi, dampaknya bisa sistemik. Bank-bank bisa dipaksa mencairkan SBN mereka, dan efek berantainya mengarah langsung ke Bank Indonesia,” ujar Andri.

Potensi Rush Rp5.000 Triliun?

Andri memperkirakan bahwa bila kepanikan terjadi, nilai SBN yang berpotensi dicairkan dapat mencapai Rp5.000 triliun, atau sekitar separuh dari total SBN yang beredar saat ini. Ia menyebut skenario tersebut dapat terjadi bila kepercayaan antarbank runtuh akibat dugaan aktivitas di internal BI.

“Ini bukan rush ke bank-bank umum, tapi rush ke bank sentralnya. Kalau kepercayaan hilang, imbasnya bukan hanya ke Indonesia, tapi juga persepsi global terhadap bank sentral,” kata Andri.

Hingga kini, Bank Indonesia belum merespons secara resmi mengenai pernyataan tersebut.

Dugaan Bank dalam Bank di BI Kembali Mengemuka

Isu “bank dalam bank” pernah menjadi sorotan publik pada masa krisis akhir 1990-an ketika audit BPK terhadap BLBI memunculkan sejumlah kejanggalan. Andri menyebut bahwa pola serupa berpotensi masih ada.

“Dulu, kejatuhan rezim terjadi karena persoalan seperti ini. Jangan sampai sejarah berulang,” ujarnya mengaitkan isu tersebut dengan dinamika politik dan ekonomi pada masa lalu.

Desak Presiden Bentuk Tim Audit Independen

Andri mendesak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan langkah cepat dengan membentuk audit independen terhadap sistem pengawasan dan operasional Bank Indonesia.

“Saya minta Presiden membentuk tim audit independen, melibatkan BPK dan akademisi. Kalau BI bersih, audit akan memperkuat kepercayaan. Kalau ada masalah, rakyat berhak tahu,” tegasnya.

Ia menilai keterbukaan sebagai satu-satunya jalan untuk memastikan stabilitas keuangan tetap terjaga.

Tantangan Kepercayaan di Era Ketidakpastian

Para ekonom menilai bahwa dalam situasi global yang tidak stabil, kepercayaan adalah modal terpenting bank sentral. SBN menjadi instrumen utama bank dan lembaga keuangan dalam mengatur likuiditas mereka. Gangguan kecil sekalipun pada persepsi pasar dapat berdampak luas.

Hingga berita ini diturunkan, Bank Indonesia belum memberikan tanggapan atas seruan audit tersebut.(rn)

  • Penulis: Admin Situs

Reportase Pilihan

  • Festival Paralayang dan Trabas di Bukit Watu Kumpul Digelar Awal April 2026

    Festival Paralayang dan Trabas di Bukit Watu Kumpul Digelar Awal April 2026

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews – Pemerintah Desa Petahunan menargetkan pemulihan ekonomi masyarakat melalui penyelenggaraan Festival Paralayang dan Trabas yang akan memacu adrenalin di kawasan wisata Bukit Watu Kumpul pada 4–5 April 2026. Perhelatan olahraga ekstrem itu bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan strategi untuk memberdayakan pelaku UMKM lokal yang sempat terdampak pandemi. Dengan mendatangkan ratusan atlet dan pengunjung, […]

  • Mendalami Sistem Keberkelanjutan Kopi Bersama Divisi Teknik dan teknologi Agroindustri IPB

    Mendalami Sistem Keberkelanjutan Kopi Bersama Divisi Teknik dan teknologi Agroindustri IPB

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Bogor, ReportaseNews – Divisi teknik dan teknologi agroindustri, Institut Pertanian Bogor bekerjasama dengan Universitas Gunadarma Depok, mengadakan kursus tentang sistem keberlanjutan kopi di kampus IPB, Bogor dan Technopark Universitas Gunadarma, Cianjur, baik online maupun offline dari tanggal 1 sampai 19 Juli 2026. Ketua pelaksana kegiatan Dr. Ir. Elisa Anggraeni, mengapresiasi kegiatan yang mengusung tema “Summer […]

  • Longsoran Batu Besar Masih Tutupi Jalur Utama Trenggalek – Ponorogo 

    Longsoran Batu Besar Masih Tutupi Jalur Utama Trenggalek – Ponorogo 

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Trenggalek, ReportaseNews – Batu raksasa sebesar Poskamling yang kemarin, Selasa (03/03/2026), longsor berikut material lainnya, di Dusun Pacar, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Trenggalek, Jawa Timur, belum berhasil disingkirkan para petugas kompeten di lapangan. Batu gunung itu hingga Rabu (04/03/2026) pukul 13.19 masih menyumbat rapat jalur utama penghubung Kabupaten Trenggalek menuju Kabupaten Ponorogo. Praktis jalur di […]

  • Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Polisi Tetapkan Pembawa Bom Molotov di Aksi DPR sebagai Tersangka

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polda Metro Jaya menetapkan seorang pria berinisial ANH (24) sebagai tersangka setelah diduga membawa botol berisi cairan berbahaya yang dilengkapi sumbu pembakar saat aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026). ‎Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, ANH diamankan petugas di Jalan Gatot […]

  • Bareskrim Polri menetapkan lima tersangka kasus TPPU narkoba di Bima, termasuk eks Kapolres. Simak kronologi dan pernyataan resmi penyidik. (Kolase: ReportaseNews)

    Eks Kapolres Bima Jadi Tersangka TPPU Narkoba

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tindak pidana asal narkotika. Salah satu yang ditetapkan adalah mantan Kapolres Bima Kota. ‎Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menggelar perkara pada Rabu (29/4/2026). Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan aparat penegak hukum aktif […]

  • Polisi tetapkan 13 tersangka kasus kekerasan daycare Little Aresha di Yogyakarta. Puluhan anak diduga jadi korban, tempat penitipan disebut tak berizin. (Ist)

    KPAI Kritik Lemahnya Pengawasan, Kasus 53 Anak di Daycare Yogyakarta Jadi Bukti

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai kasus dugaan kekerasan terhadap puluhan anak di sebuah daycare di Yogyakarta mencerminkan lemahnya sistem pengawasan serta regulasi lembaga penitipan anak di tingkat daerah. ‎Wakil Ketua KPAI Jasra Putra mengatakan, banyak daycare beroperasi tanpa izin resmi dan tidak memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang jelas dalam pengasuhan […]

expand_less