Breaking News
Trending Tags

Perjuangan Supriyono Mengangkat “Mie Ayam Yangkung” Hingga Diserbu Pelanggan

  • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banyumas, ReportaseNews – Persaingan kuliner di berbagai daerah tak menyurutkan langkah pelaku usaha kecil untuk bertahan, bahkan berkembang. Di tengah deretan penjual mie ayam di kawasan Jalan Raya depan Lapangan Diong Pandansari, Ajibarang, sebuah warung sederhana justru mencuri perhatian.

Adalah Mie Ayam Yangkung, usaha milik Supriyono, mantan pekerja hotel yang kini sukses membangun nama di tengah ketatnya kompetisi.

Berbekal pengalaman di dunia perhotelan, Supriyono tidak sekadar berjualan mie ayam biasa. Ia membawa standar dapur hotel ke dalam warung rakyat yang ia rintis dari nol.

Sentuhan profesional itu dipadukan dengan cita rasa rumahan, menciptakan sajian yang sederhana namun berkesan bagi pelanggan.

“Saya belajar langsung dari chef di hotel, lalu saya coba di rumah.

Ternyata keluarga suka, terutama cucu saya. Dari situ saya yakin untuk membuka usaha sendiri,” tutur Supriyono.

Nama “Yangkung” yang ia sematkan bukan tanpa makna. Sebutan tersebut mencerminkan identitas dirinya sebagai seorang kakek, sekaligus menjadi simbol kehangatan keluarga yang ingin ia hadirkan dalam setiap sajian.

Tak hanya mengandalkan rasa, Supriyono juga dikenal sangat selektif dalam memilih bahan. Ia menegaskan hanya menggunakan bahan berkualitas tinggi dan menghindari penggunaan zat kimia berlebihan dalam proses memasak.

“Anak saya seorang dokter, jadi saya sering diingatkan soal kesehatan. Saya ingin makanan yang saya jual aman dan berkualitas,” ujarnya.

Menu yang ditawarkan memang sederhana – mie ayam dengan pilihan topping seperti bakso, pangsit, dan ceker. Namun, detail kecil menjadi pembeda. Supriyono memilih menggunakan daging ayam bagian dada tanpa tulang demi kenyamanan pelanggan saat menikmati hidangan.

Dengan harga mulai dari Rp12.000 per porsi, Mie Ayam Yangkung tetap terjangkau bagi berbagai kalangan. Pilihan minuman seperti es teh, es jeruk, hingga “kopolari” – racikan kelapa muda dan lemon – menjadi pelengkap yang menambah daya tarik.

Tak disangka, respons masyarakat melampaui ekspektasi. Dari target awal 10–12 kilogram per hari, kini Supriyon mampu menjual hingga 20 kilogram bahan. Bahkan, dagangannya kerap habis jauh sebelum waktu tutup.

“Sering jam tiga atau empat sore sudah habis. Kalau jam istirahat kantor, pelanggan membludak,” katanya.

Kapasitas warung yang hanya sekitar 20 orang tak jarang membuat pelanggan meluber hingga ke teras rumah. Namun demikian, kenyamanan tetap dijaga, terutama dari sisi kebersihan yang menjadi prinsip utama Supriyon.

“Saya percaya, orang makan itu bukan cuma soal rasa, tapi juga kenyamanan tempat,” tegasnya.

Salah satu pelanggan, Teguh Suprianto, mengaku menjadi pelanggan tetap karena kualitas rasa yang konsisten.

“Mie-nya lembut, kuahnya gurih, dagingnya empuk. Tempatnya juga bersih dan harganya terjangkau,” ujarnya.

Menariknya, meski berada di kawasan dengan lebih dari sepuluh penjual mi ayam, Supriyon tetap optimistis. Ia tidak melihat kompetitor sebagai ancaman, melainkan bagian dari dinamika usaha.

“Setiap orang punya rezekinya masing-masing,” katanya dengan tenang.

Kisah Mie Ayam Yangkung menjadi gambaran nyata bahwa ketekunan, pengalaman, dan komitmen terhadap kualitas mampu mengangkat usaha kecil menjadi kekuatan baru di tengah persaingan.

Dari dapur hotel hingga warung sederhana, Supriyono membuktikan bahwa cita rasa dan ketulusan tetap menjadi kunci utama menaklukkan hati pelanggan.(Kus/RN-04).

  • Penulis: Didik

Reportase Pilihan

  • Presiden Prabowo Tinjau TPA BLE Banyumas, Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis Ekonomi Sirkular

    Presiden Prabowo Tinjau TPA BLE Banyumas, Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis Ekonomi Sirkular

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews — Presiden Prabowo Subianto meninjau Tempat Pemrosesan Akhir Berbasis Lingkungan dan Edukasi (TPA BLE) Kaliori, Kalibagor, Banyumas, Selasa (28/4/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sistem pengelolaan sampah terpadu yang berkelanjutan sekaligus bernilai ekonomi bagi masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, Presiden didampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Bupati Banyumas Sadewo Tri […]

  • Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Ajibarang, Aiptu Isdianto. (Foto: RN/Kus)

    Kendaraan Mogok di Ajibarang, Polisi Cegah Macet Arus Balik

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Kus
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews — Arus balik Lebaran 2026 di kawasan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, sempat mengalami perlambatan akibat sebuah kendaraan pemudik yang mogok di jalur utama, Senin (23/3/2026) malam. Kejadian tersebut terjadi di Jalan Lingkar dekat SPBU Ajibarang, titik yang kerap padat saat musim mudik maupun arus balik. ‎Kendaraan milik pemudik asal Purworejo itu berhenti mendadak di […]

  • Polda Metro Jaya membongkar home industri vape etomidate di Puri Mansion, Jakarta Barat. Dua tersangka ditangkap bersama ratusan cartridge siap edar. (Foto: ReportaseNews/HO-Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)

    Polda Metro Bongkar Pabrik Vape Etomidate di Kawasan Perumahan Mewah Jakbar

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar dugaan pabrik rumahan narkotika jenis etomidate yang beroperasi di kawasan Puri Mansion, Jakarta Barat. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua tersangka berinisial FG dan W serta menyita ratusan cartridge vape yang diduga mengandung narkotika golongan II. ‎Kasus ini terungkap setelah petugas lebih dulu menangkap kedua […]

  • Tambang Pasir Ilegal Marak di Bintan, APH Jangan Tutup Mata

    Tambang Pasir Ilegal Marak di Bintan, APH Jangan Tutup Mata

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Bintan, ReportaseNews – Aparat Penegak Hukum (APH) di Kabupaten Bintan didesak agar tidak menutup mata terhadap maraknya aktivitas pertambangan pasir ilegal yang telah merusak ratusan hektare lahan dan diduga merugikan negara hingga puluhan miliar rupiah. Kerusakan lingkungan yang cukup parah dan memprihatinkan itu terpantau di sejumlah titik, mulai dari kawasan Kawal, sepanjang Pantai Trikora, hingga […]

  • Polisi Gagalkan Perdagangan Organ Satwa Langka di Sipirok

    Polisi Gagalkan Perdagangan Organ Satwa Langka di Sipirok

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapsel, ReportaseNews – Anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) menggagalkan praktik perdagangan organ tubuh satwa dilindungi dengan menangkap seorang pria berinisial RUN (33) di Kelurahan Pasar Sipirok, Kecamatan Sipirok, Tapsel, Jumat (1/5/2026) sore. Tersangka yang merupakan warga Desa Roncitan, Kecamatan Arse, ditangkap oleh polisi saat hendak transaksi jual-beli sisik trenggiling dan organ hewan […]

  • SPKT Polda Metro Jaya Responsif Tangani Laporan Warga 

    SPKT Polda Metro Jaya Responsif Tangani Laporan Warga 

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Pelayanan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya kembali mendapat respons positif dari masyarakat. Seorang warga, Amiati, yang membuat laporan kehilangan STNK dan dokumen kendaraan lainnya pada Rabu (18/2/2026), mengaku puas dengan proses pelayanan yang diterimanya. “Saya Amiati, tadi membuat surat kehilangan STNK dan surat-surat lainnya. Pelayanannya mantap, baik. Terima […]

expand_less