Kesehatan Tak Memadai, Tiga Calon Haji Asal Tapsel Tunda Keberangkatan
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan, ReportaseNews – Tiga calon haji asal Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) terpaksa menunda keberangkatan mereka ke Tanah Suci, karena kondisi kesehatan yang dinyatakan belum memadai saat proses pemberangkatan di Asrama Haji Medan. Penundaan ini menyebabkan jumlah jamaah yang berangkat berkurang dari rencana semula.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Tapsel Firmansyah Pasaribu menjelaskan, tiga orang yang tertunda tersebut terdiri dari dua jamaah laki-laki dan satu perempuan.
“Awalnya Calhaj kita sebanyak 130 orang. Namun, karena tiga orang tunda berangkat, jadinya yang kita berangkatkan sebanyak 127 jamaah yang terdiri dari 38 laki-laki dan 89 perempuan,” kata Firmansyah Pasaribu di sela-sela prosesi pemberangkatan di Asrama Haji Medan pada Minggu (26/4/2026) malam.
Jamaah yang tertunda keberangkatannya masuk dalam kategori lanjut usia, yakni Basro Nasution (77) asal Desa Sipange, Abdul Hasyim (80) asal Situmba, serta istrinya Nur Hasanah Gultom (62).
Firmansyah menjelaskan faktor kesehatan menjadi alasan utama bagi Basro dan Abdul Hasyim. Sementara Nur Hasanah memilih menunda, karena kondisi suaminya.
“Untuk Basro Nasution dan Abdul Hasyim ini karena faktor kesehatan. Sedangkan Nur Hasanah Gultom, ikut tunda karena suaminya Abdul Hasyim sakit. Kita akan terus memantau kondisi mereka, bila sudah memungkinkan akan segera diberangkatkan,” kata Firmansyah.
Sebanyak 127 calon haji asal Tapsel dan Kota Medan yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 5 tersebut diberangkatkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara. Mereka dilepas dari Asrama Haji Medan menuju Bandara Kualanamu untuk bertolak ke Kota Madinah.
Prosesi pemberangkatan secara simbolis ditandai dengan penyerahan pataka merah putih oleh Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu kepada ketua kloter. Rombongan ini disertai oleh petugas kloter yang dipimpin oleh Rahmadsyah Harahap, pembimbing ibadah Anwar Budi Nasution, tim medis yang terdiri dari Dokter Rusydy Saleh Siregar dan Paramedis Listianti Siregar, serta sejumlah petugas pendamping lainnya. (Lily)
- Penulis: RN-03



Saat ini belum ada komentar