Breaking News
Trending Tags

Bikin Konten yang Dianggap Menghina Disabilitas, Xander Berujung Minta Maaf

  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Selebgram sekaligus kreator konten Tiktok @Violettaxandrea atau yang dikenal dengan nama Xander akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada publik setelah video yang diunggahnya memicu gelombang kritik di media sosial.

‎Konten tersebut menjadi sorotan karena dianggap menirukan kondisi penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus. Aksi dalam video itu dinilai tidak memiliki empati serta menjadikan kelompok disabilitas sebagai bahan hiburan.

‎Kecaman pun bermunculan dari warganet. Banyak pengguna media sosial menilai konten tersebut tidak pantas dipublikasikan karena berpotensi melukai perasaan penyandang disabilitas dan keluarganya.

‎“Sama sekali enggak ada lucunya, dan mereka penyandang disabilitas bukan sebagai bahan candaan,” tulis seorang warganet.

‎“Teman-teman disabilitas bukan dibuat bercanda,” komentar netizen lainnya.

‎Setelah menuai reaksi negatif yang luas, Xander akhirnya buka suara dan menyampaikan permintaan maaf melalui akun media sosial pribadinya. Ia mengakui telah melakukan kesalahan dalam proses pembuatan konten tersebut.

‎“Aku meminta maaf atas sikap aku yang tidak bisa dalam membuat konten. Konten yang aku buat menyinggung penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus,” kata Xander, seperti dicuplik, Senin (8/6/2026).

‎Dalam pernyataannya, ia mengakui konten tersebut tidak layak dijadikan contoh dan menyatakan penyesalan mendalam atas tindakannya.

‎“Aku memohon maaf dan benar-benar sangat menyesal atas apa yang aku lakukan,” ujarnya.

‎Xander juga memastikan tidak akan kembali membuat konten serupa di masa mendatang. Menurut dia, kejadian ini menjadi pelajaran penting untuk lebih berhati-hati dalam menentukan ide dan konsep konten yang diunggah ke publik.

‎Meski demikian, ia menjelaskan masih terdapat beberapa video yang belum dapat dihapus karena terikat kontrak kerja sama dengan pihak tertentu.

‎“Mohon maaf kalau ada beberapa video yang tidak bisa dihapus karena masih ada kontrak kerja sama dengan brand yang tidak bisa aku hapus secara sepihak,” tuturnya.

‎Sebagai penutup, Xander menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap dirinya dan berupaya menjadi kreator yang lebih bijak dalam berkarya.

‎“Izinkan aku untuk berbenah diri agar menjadi pribadi yang lebih baik. Sekali lagi, aku meminta maaf atas apa yang aku lakukan. Terima kasih,” tutupnya. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Polisi menangkap tiga pelaku jambret HP milik WN Jerman di Sawah Besar, Jakarta Pusat. Dua pelaku utama dan satu penadah kini ditahan. (Ist)

    Jambret HP WN Jerman Dibekuk, 3 Pelaku Ditangkap

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat berhasil mengungkap kasus penjambretan telepon genggam milik seorang warga negara Jerman di kawasan Sawah Besar. Tiga orang pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut telah diamankan, terdiri dari dua eksekutor dan satu penadah. ‎Aksi kejahatan itu terjadi di Jalan Pasar Baru, Sawah Besar, pada Minggu (19/4/2026) sore. Saat […]

  • Sekretaris Jenderal Peradi Bersatu, Ade Darmawan. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Peradi Bersatu Protes Keras

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Keputusan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan yang tidak menahan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menuai sorotan. Peradi Bersatu menilai langkah tersebut berpotensi menimbulkan polemik dan berencana melaporkannya ke Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung. ‎Roy Suryo dan Dokter Tifa merupakan terdakwa dalam perkara dugaan penyerangan kehormatan dan pencemaran […]

  • Ir. Rully Chairul Azwar: Akhiri Polemik Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

    Ir. Rully Chairul Azwar: Akhiri Polemik Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Admin Situs
    • 0Komentar

    Jakarta, Reportasenews — Politisi senior Partai Golkar Ir. Rully Chairul Azwar, M.Si menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah atas keputusan menetapkan Presiden ke-2 Republik Indonesia, H. M. Soeharto, sebagai Pahlawan Nasional. Menurutnya, keputusan ini sudah sangat tepat dan memenuhi seluruh kriteria kepahlawanan, karena Soeharto telah memberikan jasa besar yang nyata bagi bangsa Indonesia, baik dalam […]

  • 47.834 Jamaah Haji RI telah Diberangkatkan ke Tanah Suci

    47.834 Jamaah Haji RI telah Diberangkatkan ke Tanah Suci

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI Moh. Hasan Afandi mengatakan sebanyak 47.834 jamaah haji Indonesia yang tergabung dalam 122 Kloter telah diberangkatkan ke Tanah Suci hingga hari kesembilan operasional haji 1447 H/2026 M. Berdasarkan data per 28 April 2026, sebanyak 113 Kloter atau 44.315 jamaah telah tiba di Madinah […]

  • Polda Metro Jaya mengungkap peredaran etomidate dan ekstasi yang disembunyikan dalam kemasan beras basmati asal India. Dua tersangka ditangkap di Jakarta Pusat. (Foto: RN/HO-Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)

    Pengiriman Narkoba Berkedok Beras India Terbongkar, Dua Pria Ditangkap di Paseban

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar praktik peredaran narkotika jenis etomidate dan ekstasi yang disamarkan di dalam kemasan beras basmati asal India. Dalam kasus ini, polisi menangkap dua pria berinisial T (26) dan Y (29) di kawasan Paseban, Jakarta Pusat. ‎Pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran narkotika […]

  • Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    273 Orang Dipulangkan, 49 Jadi Tersangka Kerusuhan DPR

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Polda Metro Jaya memulangkan 273 orang yang sebelumnya diamankan dalam kerusuhan saat demonstrasi di kawasan Gedung DPR/MPR RI pada 27 Agustus 2026. Pemulangan dilakukan setelah penyidik melakukan pemeriksaan, verifikasi, dan sinkronisasi data terhadap seluruh orang yang diamankan dalam peristiwa tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, dari 322 […]

expand_less