Breaking News
Trending Tags

Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Peradi Bersatu Protes Keras

  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews — Keputusan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan yang tidak menahan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menuai sorotan. Peradi Bersatu menilai langkah tersebut berpotensi menimbulkan polemik dan berencana melaporkannya ke Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung.

‎Roy Suryo dan Dokter Tifa merupakan terdakwa dalam perkara dugaan penyerangan kehormatan dan pencemaran nama baik. Meski tidak ditahan, keduanya tetap diwajibkan menjalani wajib lapor setiap pekan kepada pihak kejaksaan.

‎Sekretaris Jenderal Peradi Bersatu, Ade Darmawan, mempertanyakan pertimbangan yang digunakan jaksa dalam mengabulkan permohonan penangguhan penahanan tersebut.

‎”Ditangguhkan ini sangat berbahaya artinya kejaksaan tidak boleh bermain-main dalam hal ini,” kata Ade Darmawan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (22/6/2026).

‎Menurut Ade, proses hukum yang berjalan selama ini telah didasarkan pada alat bukti yang dinilai memadai. Karena itu, ia menilai keputusan tidak melakukan penahanan perlu mendapatkan perhatian khusus.

‎Ia bahkan menyatakan akan membawa persoalan tersebut ke tingkat yang lebih tinggi apabila ditemukan indikasi penyimpangan dalam proses pengambilan keputusan.

‎”Saya pasti laporkan ke Kejagung ini, Jaksa Agung. Ini enggak boleh menggunakan abuse of power untuk bermain-main dalam teknikal hukum yang sudah berjalan sesuai alat bukti,” ujarnya.

‎Selain Jaksa Agung, Ade juga menegaskan akan melaporkan persoalan tersebut kepada Jamwas Kejaksaan Agung guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

‎”Saya akan melaporkan ke Jamwas (Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan) Kejagung juga,” tegasnya.

‎Meski mengkritik keputusan penangguhan penahanan, Ade tetap memberikan apresiasi kepada jajaran Kejaksaan Tinggi yang selama ini menangani perkara tersebut. Ia berharap proses hukum tetap berlangsung secara independen tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun.

‎”Tapi saya apresiasi buat Kejati. Kejati jangan mau mendengarkan siapapun. Kejati on the track,” katanya.

‎Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Marcelo Bellah, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada Senin pagi.

‎Dua tersangka yang dilimpahkan yakni RS dan TT. Bersamaan dengan itu, jaksa menerima 714 barang bukti yang terdiri atas dokumen, buku, telepon genggam, hingga flashdisk yang berisi tautan dan video terkait perkara.

‎”Barang bukti yang turut diserahkan pada hari ini ada sejumlah 714 item yang terdiri dari beberapa jenis yang didominasi sejumlah dokumen, buku, handphone, dan flashdisk yang berisi tautan maupun video-video yang ada hubungannya dengan perkara ini,” ujar Marcelo.

‎Marcelo menuturkan, keputusan tidak melakukan penahanan diambil setelah tim Jaksa Penuntut Umum mempertimbangkan permohonan dari kuasa hukum dan keluarga kedua terdakwa.

‎Selain itu, keluarga bersedia menjadi penjamin serta siap menanggung konsekuensi apabila para terdakwa tidak memenuhi kewajibannya selama proses persidangan berlangsung.

‎Jaksa juga mempertimbangkan surat pernyataan dari Roy Suryo dan Dokter Tifa yang menyatakan akan bersikap kooperatif, mematuhi seluruh aturan hukum, serta tidak mengulangi perbuatan yang dipersoalkan dalam kasus tersebut.

‎”Berdasarkan pendapat tim Jaksa Penuntut Umum terhadap permohonan kuasa hukum dan keluarga para tersangka untuk tidak dilakukan penahanan, mempertimbangkan keluarga sebagai penjamin yang bersedia menerima risiko apabila tersangka tidak hadir dalam persidangan, serta surat pernyataan dari para tersangka yang akan senantiasa kooperatif memenuhi segala kewajiban dan aturan yang berlaku, maka sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku terhadap para tersangka tidak dilakukan penahanan,” jelas Marcelo.

‎Kendati demikian, Roy Suryo dan Dokter Tifa tetap diwajibkan melakukan wajib lapor satu kali dalam sepekan.

‎Kejaksaan menegaskan perkara tersebut menjadi perhatian publik sehingga perlu segera memperoleh kepastian hukum. Untuk itu, berkas perkara beserta surat dakwaan akan segera dilimpahkan ke pengadilan agar proses persidangan dapat segera dimulai.

‎

‎(RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Usaha sapu lidi Rini di Kebumen bertahan sejak 2003, produksi hingga 5.000 per bulan dan dipasarkan ke berbagai daerah. (Foto: Facebook/Rini Jaya Mandiri)

    Kisah Bu Rini Warga Kebumen, 2 Dekade Menyapu Rezeki Dari Sapu Lidi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Kebumen, ReportaseNews — Di tengah arus produk modern, usaha berbasis kerajinan tradisional masih menunjukkan daya tahannya. Hal ini terlihat dari usaha sapu lidi yang dijalankan Rini (41), warga Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, yang tetap eksis sejak 2003. ‎Usaha yang berlokasi di sepanjang jalur Ayah–Karangbolong itu terus beroperasi secara konsisten. Sebelum menetap di Ayah, Rini sempat […]

  • Polda Metro Jaya menyelidiki beredarnya surat permintaan THR yang mengatasnamakan Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Polisi memastikan dokumen tersebut bukan dikeluarkan resmi oleh kepolisian. (Ist)

    Surat Permintaan THR Catut Polres Tanjung Priok Diselidiki

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Polda Metro Jaya menyelidiki beredarnya surat permintaan bantuan Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 1447 Hijriah yang mencatut nama Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Surat tersebut sebelumnya beredar luas di media sosial dan ditujukan kepada sejumlah perusahaan. ‎Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan dokumen itu bukan berasal dari […]

  • Kapolda NTT Tinjau Langsung Pengamanan Prosesi Semana Santa Di Flores Timur

    Kapolda NTT Tinjau Langsung Pengamanan Prosesi Semana Santa Di Flores Timur

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Larantuka, Reportasenews.com –  Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko, melakukan pengecekan langsung pelayanan dan pengamanan prosesi Paskah Semana Santa di Larantuka Kamis (2/4). Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra melalui keterangan tertulis mengatakan pengecekan pelayanan dan pengamanan oleh Kapolda NTT di Larantuka tersebut sebagai bentuk keseriusan Polda NTT dalam memastikan seluruh rangkaian […]

  • Erupsi Anak Krakatau Batalkan 18 Penerbangan Palembang

    Erupsi Anak Krakatau Batalkan 18 Penerbangan Palembang

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Don
    • 0Komentar

    Palembang, ReportaseNews — Erupsi Anak Gunung Krakatau berdampak langsung terhadap konektivitas penerbangan dari dan menuju Palembang. Sebanyak 18 penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II atau Bandara SMB II dibatalkan pada Minggu (6/9/2026). Pembatalan tersebut terjadi setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, ditutup sementara akibat terdampak sebaran abu vulkanik dari erupsi Anak Gunung Krakatau. Dari […]

  • Kebakaran Rumah di Paluta, Lansia 77 Tahun Tewas Terpanggang

    Kebakaran Rumah di Paluta, Lansia 77 Tahun Tewas Terpanggang

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Paluta, ReportaseNews – Satu unit rumah semi-permanen di Desa Batang Pane II, Kecamatan Halongonan Timur, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), Sumatera Utara, ludes dilahap Si Jago Merah pada Senin (20/4/2026) dini hari. Seorang perempuan lanjut usia (lansia) bernama Ani (77) tewas terpanggang di dalam rumahnya. Kasi Humas Polres Tapanuli Selatan Iptu Agam Parlindungan mengatakan berdasarkan hasil […]

  • Ikuti Misi Kemanusiaan di Siprus, Pewarta Foto Republika Thoudy Badai Dilaporkan Hilang Kontak

    Ikuti Misi Kemanusiaan di Siprus, Pewarta Foto Republika Thoudy Badai Dilaporkan Hilang Kontak

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kabar mengejutkan datang dari dunia jurnalistik tanah air. Pewarta foto dari media Republika, Thoudy Badai, dilaporkan hilang kontak saat sedang menjalankan tugas mulia dalam pelayaran misi kemanusiaan di perairan Mediterania Timur, Siprus. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada hari ini, Senin (18/5/2026). Thoudy diketahui berada di kawasan tersebut untuk meliput sekaligus mengikuti pelayaran […]

expand_less