4 Rumah Panggung di OKI Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp1 Miliar
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Kebakaran menghanguskan empat rumah panggung di Kecamatan Jejawi, OKI. Polda Sumsel bergerak cepat menangani peristiwa tersebut. Kerugian diperkirakan mencapai Rp1 miliar tanpa korban jiwa. (Foto: ReportaseNews/Don)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Palembang, ReportaseNews – Kebakaran hebat menghanguskan empat rumah panggung di Dusun II, Desa Bubusan, Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Kamis (6/8/2026). Meski tidak menimbulkan korban jiwa, musibah tersebut mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp1 miliar.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Berdasarkan hasil pendataan awal, api diduga berasal dari korsleting listrik di rumah milik Iwan bin Donggok. Kobaran api kemudian dengan cepat menjalar ke tiga rumah lain milik Say bin Maliki, Ari bin Temen, dan Haru bin Cikhun karena seluruh bangunan didominasi material kayu.
Menerima laporan dari warga, personel Polsek Jejawi yang dipimpin Kapolsek Jejawi Iptu Adhy Usman langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas segera membantu proses evakuasi warga, mengamankan area sekitar, sekaligus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk mempercepat upaya pemadaman.
Penanganan dilakukan secara terpadu bersama personel TNI, petugas Pemadam Kebakaran Kecamatan Jejawi, pemerintah desa, serta masyarakat setempat. Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.30 WIB sehingga tidak meluas ke permukiman lainnya.
Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto mengatakan respons cepat aparat menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat saat menghadapi situasi darurat.
”Begitu menerima informasi, personel kami langsung bergerak ke lokasi untuk membantu proses evakuasi, pengamanan, serta berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait dalam penanganan kebakaran. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan situasi dapat segera dikendalikan berkat sinergi seluruh pihak,” ujar Eko, Kamis (6/8/2026).
Menurutnya, kolaborasi seluruh unsur di lapangan menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan sehingga kobaran api tidak meluas dan kondisi di lokasi dapat segera dipulihkan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa kehadiran jajaran kepolisian dalam setiap peristiwa darurat merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat.
”Kami memastikan seluruh jajaran Polda Sumsel hadir secara cepat dalam setiap situasi yang membutuhkan penanganan kepolisian, termasuk bencana kebakaran. Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak musibah serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” kata Nandang.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh gangguan instalasi listrik. Pemeriksaan instalasi secara berkala dinilai penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar.
Hingga proses penanganan selesai, situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif. Aparat bersama pihak terkait masih melakukan pendataan terhadap dampak kebakaran serta memastikan kebutuhan para korban dapat segera ditangani.
(Don)
- Penulis: Don
- Editor: Tama



Saat ini belum ada komentar