Breaking News
Trending Tags

322 Peserta Didik Polri Dikerahkan, Strategi Karhutla Bakal Dievaluasi

  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Polri mengerahkan 322 peserta didik Sespimti, Sespimmen, dan SPPK ke enam wilayah kepolisian daerah untuk mengevaluasi strategi pencegahan kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla.

Pengerahan tersebut menjadi bagian dari Satgas Edukasi Karhutla Gelombang Kedua. Para peserta didik diberangkatkan usai mengikuti pembekalan dan apel di Gedung Bhadawa Lantai 2 STIK-PTIK, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Mereka akan menjalankan tugas selama 10 hari melalui program Kuliah Kerja Dalam Negeri atau KKDN serta praktik kerja lapangan. Selain memberikan edukasi kepada masyarakat, para peserta didik ditugaskan mengidentifikasi persoalan Karhutla secara langsung di wilayah penempatan.

Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Panca Putra S. mengatakan, keterlibatan peserta didik diarahkan untuk menghasilkan evaluasi yang dapat memperbaiki strategi pencegahan Karhutla.

“Karena mereka sudah menduduki pada eselon manajerial tingkat puncak, Sespimti, menengah untuk Sespimmen, dan SPPK, kita harapkan tidak hanya sekadar melakukan edukasi, tapi melakukan evaluasi dan mempelajari apa permasalahan-permasalahan yang dihadapi di masing-masing wilayah sebagai upaya untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujar Panca di Jakarta, Senin (7/9/2026).

Menurut Panca, evaluasi lapangan diperlukan untuk mengetahui efektivitas strategi manajemen operasi yang selama ini diterapkan. Temuan dari masing-masing wilayah nantinya dapat disesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan daerah.

“Mereka nanti akan melakukan evaluasi bagaimana upaya dalam strategi manajemen operasi terkait dengan upaya pencegahan kebakaran hutan ini melalui pendekatan operasi,” katanya.

Hasil penugasan juga akan diarahkan untuk menyusun konsep operasi dan prosedur penanganan Karhutla. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan Polri menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di masa mendatang.

“Mereka ke depan diharapkan nanti di lapangan bisa menyusun sebuah konsep operasi, khususnya dalam rangka mengantisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan yang kemungkinan nanti mereka akan hadapi di lapangan,” ujar Panca.

Dari total 322 personel yang diterjunkan, sebanyak 64 merupakan peserta Sespimti, 207 peserta Sespimmen, 29 peserta SPPK, serta 22 pendamping. Seluruhnya akan ditempatkan di enam Polda dengan pembagian tugas yang menyesuaikan kondisi wilayah.

Setelah penugasan selesai, para peserta didik akan menyampaikan hasil evaluasi dan rekomendasi kepada Polri. Masukan tersebut juga diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

“Kelak setelah nanti mereka kembali, mereka akan memberikan masukan secara intensif dari pendekatan keilmuan dan pendekatan konsep operasi yang diharapkan nanti menjadi masukan kita juga, baik ke Polri maupun kepada pemerintah daerah dan pusat,” jelas Panca.

Sementara itu, Astamaops Kapolri Komjen Pol. Roycke Harry Langie mengatakan, Satgas Edukasi Karhutla juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi peserta didik sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Dalam penanganan Karhutla, Polri menerapkan Operasi Amanusa II yang dikhususkan untuk penanganan bencana alam. Operasi tersebut sebelumnya telah diterapkan oleh sejumlah Polda, baik secara kewilayahan maupun terpusat.

“Dalam komposisi penanganan Karhutla, Kepolisian Negara Republik Indonesia memberlakukan dengan Operasi Amanusa II. Operasi Amanusa II ini dikhususkan kepada penanganan bencana alam. Karhutla ini kan termasuk juga bencana alam,” ujar Roycke.

Polri juga membuka kemungkinan memperkuat penggelaran Operasi Amanusa II secara terpusat apabila eskalasi Karhutla meningkat. Penggelaran tersebut akan melibatkan seluruh satuan fungsi kepolisian.

“Ketika melihat eskalasi yang ada maka sesuai perintah Bapak Kapolri, kita akan melakukan penggelaran Operasi Amanusa II secara terpusat dengan melibatkan seluruh satuan fungsi yang ada di Kepolisian,” tegasnya.

Melalui Satgas Edukasi Karhutla Gelombang Kedua, Polri menempatkan evaluasi lapangan sebagai bagian penting dalam pencegahan. Data dan temuan dari enam wilayah diharapkan dapat menjadi dasar untuk memperbaiki konsep operasi, manajemen penanganan, serta kesiapsiagaan menghadapi Karhutla berikutnya.

 

(RN-07) 

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Sindir Penggeledahan KPK, Purbaya Rombak 40 Pejabat Pajak Demi Organisasi yang ‘Lurus’

    Sindir Penggeledahan KPK, Purbaya Rombak 40 Pejabat Pajak Demi Organisasi yang ‘Lurus’

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah drastis dengan merombak struktur pimpinan di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) pada Jumat (6/2/2026). Pelantikan 40 pejabat baru ini menjadi sinyal kuat upaya pembersihan internal di tengah sorotan tajam publik terhadap integritas pegawai Kemenkeu. Dalam prosesi pelantikan yang berlangsung di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Purbaya […]

  • Terpidana penembakan siswa SMKN 4 Semarang, Robig Zaenudin, positif narkoba saat di lapas dan dipindah ke Nusakambangan. (Ist)

    Robig, Mantan Polisi Pembunuh Siswa di Semarang Positif Narkoba di Lapas

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Semarang, ReportaseNews — Terpidana kasus penembakan yang menewaskan siswa SMKN 4 Semarang, Robig Zaenudin, diketahui positif mengonsumsi narkoba saat menjalani masa hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Semarang. ‎Temuan tersebut muncul setelah Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah melakukan pemeriksaan di dalam lapas pada Januari 2026. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan dan […]

  • Baru Kerja sebagai Pelayan Kafe di Tapteng, Wanita Asal Sidimpuan Ditemukan Meninggal

    Baru Kerja sebagai Pelayan Kafe di Tapteng, Wanita Asal Sidimpuan Ditemukan Meninggal

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapteng, ReportaseNews – Seorang wanita berinisial FAL (42), warga Jalan Damar Raya, Padangsidimpuan, ditemukan meninggal dunia di sebuah kafe milik warga di Kelurahan Binasi, Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Korban yang baru beberapa hari tiba di lokasi untuk mencari kerja sebagai pelayan kafe tersebut ditemukan tidak sadarkan […]

  • Polda Kepri mengungkap dugaan peredaran ekstasi di sejumlah lokasi di Batam. Sebanyak 17 orang diamankan dan 66 butir ekstasi disita. (Humas Polda Kepri)

    Polda Kepri Amankan 17 Orang dalam Kasus Ekstasi di Batam

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Batam, ReportaseNews – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Riau mengamankan 17 orang dalam pengungkapan dugaan peredaran dan penyalahgunaan narkotika jenis ekstasi di sejumlah tempat hiburan malam dan tempat tinggal di Kota Batam. Penindakan yang berlangsung pada Minggu malam hingga Senin pagi, 18–19 Oktober 2026, itu menjadi bagian dari upaya kepolisian menelusuri jalur distribusi narkotika hingga […]

  • Ratusan massa berunjuk rasa di Mapolda DIY memprotes kematian pelajar di Maluku yang diduga dianiaya oknum Brimob. Pagar kantor polisi roboh dan tembok dicoret. (Foto: Tangkapan Layar)

    Demo Kematian Pelajar Maluku, Pagar Polda DIY Roboh

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Yogyakarta, ReportaseNews – Ratusan orang dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Markas Polda DIY, Selasa (24/2/2026) malam. Aksi ini dipicu kabar meninggalnya seorang pelajar di Maluku yang diduga menjadi korban penganiayaan oknum Brimob. ‎Berdasarkan video yang beredar di media sosial, massa memadati depan kantor kepolisian tersebut sambil melontarkan kecaman terhadap institusi Polri. […]

  • Polisi meningkatkan kasus teror tetangga di Pancoran Mas, Depok, ke tahap penyidikan. Terduga pelaku akan menjalani tes psikologi untuk mendalami kondisi kejiwaannya. (Tangkapan Layar)

    Polisi Selidiki Teror Tetangga di Depok, Pelaku Jalani Tes Psikologi

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Depok, ReportaseNews – Polres Metro Depok meningkatkan penanganan kasus dugaan teror yang dialami seorang warga di Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, ke tahap penyidikan. Seiring perkembangan perkara tersebut, penyidik akan melakukan pemeriksaan psikologi terhadap terduga pelaku untuk mendalami kondisi kejiwaannya. ‎Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra Kurniawan mengatakan penyidik saat ini masih […]

expand_less