Breaking News
Trending Tags

Agus Kuncoro Merasa Malu pada Diri Sendiri Usai Bertemu Anak-Anak Film Istimewa

  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportertaseNews – Aktor senior Agus Kuncoro mendapatkan pengalaman yang jauh lebih dalam dari sekadar menjalankan peran saat terlibat dalam film Istimewa. Interaksinya dengan anak-anak yang menjadi bagian dari film tersebut membuat Agus melakukan introspeksi terhadap cara dirinya menjalani kehidupan.

Film Istimewa dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 17 September 2026. Namun, sebelum film tersebut hadir di layar lebar, proses produksinya sudah memberikan pengalaman emosional bagi para pemain.

Agus Kuncoro mengaku merasa malu setelah melihat bagaimana anak-anak tersebut menjalani kehidupan dengan penuh semangat dan rasa syukur.

Menurut Agus, dirinya yang secara fisik merasa memiliki kondisi sempurna justru masih sering mengeluhkan berbagai persoalan dalam kehidupan.

Sementara itu, anak-anak yang menghadapi keterbatasan tetap mampu menunjukkan senyum dan rasa syukur dalam keseharian mereka.

“Ini menyembuhkan saya dalam memandang hidup. Di mana di tubuh yang merasa sempurna ini tapi masih banyak keluhan. Sedangkan aktor-aktor ini dengan keterbatasannya masih tetap tersenyum dan bersyukur,” ungkap Agus Kuncoro di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026).

Agus Kuncoro Mendapat Perspektif Baru

Pengalaman selama produksi Istimewa membuat Agus Kuncoro melihat kehidupan dari perspektif berbeda.

Ia tidak hanya menjalankan tanggung jawab sebagai aktor, tetapi juga belajar mengenai ketulusan, rasa syukur, serta cara menghadapi berbagai keadaan tanpa terus-menerus mengeluh.

Bagi Agus, pertemuan dengan anak-anak tersebut justru menjadi pengalaman personal yang membekas.

Kehadiran mereka membuat Agus menyadari bahwa keterbatasan tidak selalu menjadi penghalang seseorang untuk menikmati kehidupan dan memberikan energi positif kepada orang lain.

Ruben Adrian Pilih Pendekatan Hati

Pengalaman emosional juga dirasakan sutradara Ruben Adrian selama menggarap film Istimewa.

Ruben mengatakan dirinya tidak ingin terlalu terpaku pada formula teknis dalam mengarahkan para pemain. Ia justru memilih pendekatan personal agar seluruh pemain dapat membangun kedekatan secara alami.

Ruben berusaha menciptakan suasana seperti sebuah keluarga selama proses produksi berlangsung.

“Saya saat jadi sutradara sudah tidak pakai teknis. Formula segala macam, tapi saya pakai hati. Semua yang kalian lihat itu adalah adik-adik saya yang membanggakan,” ujar Ruben Adrian.

Menurut Ruben, hubungan yang terbangun selama proses produksi turut memberikan warna terhadap film Istimewa.

Ia merasakan adanya ketulusan dari para pemain yang kemudian mengalir ke dalam cerita.

“Ketika saya jadi sutradara dan ada di film ini, saya rasakan energi ketulusan dari semua pemain dan itu membentuk film Istimewa. Buat saya belajar saling mengasihi dan menguatkan. Mudah-mudahan itu sampai ke penonton,” lanjutnya.

Mathias Muchus Soroti Hubungan Tanpa Sekat

Aktor senior Mathias Muchus juga merasakan hal serupa. Ia menilai interaksi dalam film Istimewa dibangun berdasarkan hubungan antarmanusia yang sederhana dan tulus.

Menurutnya, film tersebut berusaha menghadirkan kasih sayang tanpa menjadikan kondisi anak-anak sebagai objek eksploitasi.

“Di situ kita memunculkan cinta, interaksi sesama manusia dan sangat manusiawi. Jadi tidak ada embel-embel menjual sesuatu. Hubungan antara hati ke hati,” kata Mathias Muchus.

Ia menilai hubungan yang terbangun di antara para pemain menjadi salah satu kekuatan dalam film tersebut.

Produser Targetkan Rumah Istimewa di Berbagai Daerah

Sementara itu, produser Abdullah Mansuri membawa visi yang lebih luas melalui film Istimewa.

Ia ingin film tersebut ikut membuka kesempatan bagi anak-anak yang selama ini masih kerap dipandang sebelah mata.

Abdullah juga memilih menggunakan istilah “anak-anak istimewa” untuk menggambarkan para pemain yang terlibat dalam film tersebut.

“Kalau ditanya bangga, sejak saya umumkan, saya dengan lantang menyatakan mereka bukan disabilitas tapi istimewa. Anak-anak saya yang jumlahnya ribuan, sangat mampu menunjukkan kemampuan mereka. Saya sangat bangga,” ujar Abdullah.

Tak berhenti pada film, Abdullah bahkan menyiapkan rencana untuk membangun Rumah Istimewa di berbagai daerah di Indonesia.

Rencana tersebut akan ia jalankan apabila Istimewa berhasil mencapai satu juta penonton.

“Kalau Tuhan mengizinkan ini menembus satu juta, saya ingin bikin Rumah Istimewa di seluruh daerah di Indonesia,” ungkapnya.

  • Penulis: Ferdy Ferdy

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Langkah Baru Brigjen Pol. Hendra Wirawan sebagai Karobinkar SSDM Polri

    Langkah Baru Brigjen Pol. Hendra Wirawan sebagai Karobinkar SSDM Polri

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Gerbong mutasi di tubuh Polri kembali bergerak. Dalam putaran penugasan terbaru ini, Brigjen Pol. Hendra Wirawan mendapat kepercayaan untuk mengisi jabatan sebagai Kepala Biro Pembinaan Karier (Karobinkar) Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri. Ia menggantikan posisi Brigjen Pol. Langgeng Purnomo yang kini mengemban tugas sebagai Perancang Peraturan Kepolisian Utama TK. I Divkum […]

  • Polri menangkap kurir sabu di Makassar dengan barang bukti lebih dari 5 kilogram senilai Rp9 miliar. Jaringan dikendalikan dua DPO, polisi terus mengembangkan kasus. (Foto: ReportaseNews/HO-Dittipidnarkoba Bareskrim Polri)

    Kurir Sabu Bernilai Rp9 Miliar Dibekuk Polisi di Makassar

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Makassar, ReportaseNews — Aparat gabungan dari Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri bersama Satgas Narcotic Investigation Center (NIC) mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Seorang pria yang diduga sebagai kurir ditangkap dengan barang bukti sabu seberat lebih dari lima kilogram. ‎Kompol Reza Pahlevi, Kanit 3 Subdit 4 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, menjelaskan […]

  • Pemkab Madina Memikat Investor via PRSU Medan

    Pemkab Madina Memikat Investor via PRSU Medan

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) memfokuskan keikutsertaannya dalam Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) untuk memikat investor guna menggarap potensi kekayaan alam dan investasi di Bumi Gordang Sambilan. Bupati Madina H. Saipullah Nasution mengatakan ajang tahunan yang berlangsung di Medan ini dirancang bukan sekadar arena hiburan rakyat, melainkan ruang pertemuan untuk peluang […]

  • Mantan Wakapolri Komjen (Purn) Pol Oegroseno memenuhi undangan klarifikasi Kortas Tipidkor Polri terkait penyelidikan dugaan korupsi pengadaan lahan Sepolwan tahun 2011. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Klarifikasi Kasus Lahan Sepolwan, Oegroseno Penuhi Panggilan Kortas Tipidkor Polri

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Mantan Wakapolri Komjen (Purn) Pol Oegroseno mendatangi Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (30/7/2026), untuk memenuhi undangan klarifikasi dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri. Klarifikasi tersebut berkaitan dengan penyelidikan dugaan korupsi dalam pengadaan lahan Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) serta pengadaan lahan pengganti di Sespim Polri pada 2011. ‎Kehadiran Oegroseno merupakan […]

  • Strategi Tito Karnavian Pastikan Nasib Penyintas Bencana Sumatera Terjamin di Huntara

    Strategi Tito Karnavian Pastikan Nasib Penyintas Bencana Sumatera Terjamin di Huntara

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Menteri Dalam Negeri yang juga menjabat Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Muhammad Tito Karnavian memperketat pengawasan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas bencana. Tito mengambil langkah itu untuk memastikan masyarakat yang kehilangan tempat tinggal di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tidak terabaikan selama masa […]

  • Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menangkap daftar pencarian orang (DPO) kasus narkotika, Supriadi alias Adi T, di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. (Foto: Ist)

    Pengendali Heroin Jaringan Internasional Ditangkap di Kualanamu

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, Reportasenews – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menangkap daftar pencarian orang (DPO) kasus narkotika, Supriadi alias Adi T, di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. ‎Supriadi diduga sebagai pengendali jaringan peredaran narkotika lintas negara. Ia diamankan pada Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. ‎Penangkapan dilakukan tim gabungan Subdirektorat IV […]

expand_less