Breaking News
Trending Tags

Kurir Sabu Bernilai Rp9 Miliar Dibekuk Polisi di Makassar

  • calendar_month 13 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Makassar, ReportaseNews — Aparat gabungan dari Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri bersama Satgas Narcotic Investigation Center (NIC) mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Seorang pria yang diduga sebagai kurir ditangkap dengan barang bukti sabu seberat lebih dari lima kilogram.

‎Kompol Reza Pahlevi, Kanit 3 Subdit 4 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, menjelaskan bahwa tersangka berperan sebagai kurir dalam jaringan yang lebih besar.

‎“Tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri bersama Satgas NIC berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis sabu jaringan Sulawesi Selatan dengan mengamankan satu tersangka atas nama Muhammad Yusran Aditya yang berperan sebagai kurir,” ujar Reza, Rabu (22/4/2026).

‎Penangkapan dilakukan di kawasan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, pada Minggu dini hari. Tersangka diketahui bernama Muhammad Yusran Aditya. Ia diamankan saat membawa narkotika yang diduga akan diedarkan di wilayah Makassar.

‎Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang mengarah pada peredaran narkoba. Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi target yang terlibat dalam jaringan tersebut.

‎Dari hasil pengembangan, petugas melanjutkan penggeledahan di lokasi lain di kawasan Cambaya, Kecamatan Ujung Tanah. Di lokasi tersebut, ditemukan satu kardus berisi lima paket kemasan teh hijau yang diduga berisi sabu.

‎Total barang bukti yang disita mencapai lebih dari lima kilogram. Nilai ekonominya diperkirakan melebihi Rp9 miliar. Selain itu, pengungkapan ini disebut berpotensi menyelamatkan puluhan ribu jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

‎“Dari pengungkapan ini diamankan barang bukti sabu seberat lebih kurang lima kilogram dengan potensi nilai sekitar Rp9 miliar serta menyelamatkan lebih dari 25.000 jiwa.”

‎Berdasarkan hasil penyelidikan, jaringan ini dikendalikan oleh dua orang yang kini berstatus daftar pencarian orang (DPO), masing-masing berinisial IN dan NS. Keduanya diduga berperan sebagai pengendali utama peredaran narkotika tersebut.

‎Modus operandi yang digunakan adalah mengambil barang dari luar kota, kemudian dibawa ke Makassar untuk dipecah dan diedarkan. Peredaran dilakukan melalui sistem tempel maupun penjualan eceran dengan kedok usaha laundry.

‎Polisi mengungkap, tersangka telah beberapa kali menjalankan peran sebagai kurir dengan imbalan mencapai puluhan juta rupiah per kilogram sabu yang diantar.

‎Saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan untuk membongkar jaringan yang lebih luas, termasuk menelusuri aliran dana serta dugaan tindak pidana pencucian uang.

‎“Penyidik masih melakukan pengembangan terhadap jaringan tersebut termasuk memburu dua DPO yang berperan sebagai pengendali dengan inisial IN dan NS,” kata Reza.

‎Ia menegaskan bahwa Polri akan terus menindak tegas pelaku peredaran narkoba. “Polri tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran gelap narkoba dan kepada masyarakat kami menghimbau untuk terlibat aktif memberikan informasi kepada Polri demi menyelamatkan generasi bangsa Indonesia,” ujarnya.

‎Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Bareskrim Polri untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Komnas HAM akan memanggil Panglima TNI terkait dugaan keterlibatan anggota dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. (Dok. Komnas HAM)

    Komnas HAM Bakal Panggil Panglima TNI Soal Kasus Air Keras

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) berencana memanggil Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, untuk meminta klarifikasi terkait dugaan keterlibatan anggota TNI dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. ‎Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah, menegaskan langkah tersebut akan segera dilakukan dalam waktu dekat sebagai bagian dari proses pendalaman […]

  • Seleksi Pusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara Resmi Dimulai Play Button

    Seleksi Pusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara Resmi Dimulai

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Admin Situs
    • 0Komentar
  • Anthony Lopes jadi sorotan usai menghentikan laga FC Nantes vs Le Havre demi memberi kesempatan rekan setim muslim berbuka puasa di Ligue 1 2025-2026. (Foto: RN/Olympique Lyonnais)

    Pura-pura Cedera, Anthony Lopes Hentikan Laga Demi Rekan Berbuka Puasa Tuai Pujian

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kisah solidaritas ditunjukkan kiper Anthony Lopes saat membela FC Nantes melawan Le Havre AC pada pekan ke-23 Ligue 1 musim 2025-2026. ‎Laga yang digelar di Stade de la Beaujoire, Minggu (22/2/2026), itu mendadak terhenti pada menit ke-74 setelah Lopes terjatuh sambil memegang paha kirinya. ‎Bukan karena penyelamatan gemilang, penjaga gawang veteran asal […]

  • Empat pemuda diduga hendak tawuran diamankan Tim Patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya di Kampung Mekarsari, Jakarta Timur. Polisi menyita 12 senjata tajam. (Foto: RN/HO-Humas Polda Metro Jaya)

    Hendak Tawuran, Empat Pemuda di Jakarta Timur Dibekuk Polisi

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Tim Patroli Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Metro Jaya mengamankan empat pemuda yang diduga akan melakukan aksi tawuran di kawasan Kampung Mekarsari, Jakarta Timur, Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 02.04 WIB. ‎Keempat pemuda itu diamankan saat petugas melakukan patroli rutin pada dini hari untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, khususnya tawuran dan kejahatan jalanan. […]

  • Tim SAR Temukan Satu Jenazah dari Dua Korban Terseret Arus Sungai Pangkal Titi Asahan

    Tim SAR Temukan Satu Jenazah dari Dua Korban Terseret Arus Sungai Pangkal Titi Asahan

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Asahan, ReportaseNews – Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah Bram Pasaribu (14) yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah terseret arus Sungai Pangkal Titi, Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Penemuan jenazah itu hasil penyisiran intensif setelah korban dilaporkan hilang bersama rekannya, Prabu Batara Dewi Pangga Siregar (13), saat sedang mandi di sungai tersebut pada Jumat (27/3/2026) […]

  • Kasus sabu dan ekstasi di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang memicu evaluasi internal. Menteri Imipas Agus Andrianto tegaskan pengusutan hingga ke akar jaringan narkoba. (Ist)

    Sabu dan Ekstasi di Lapas Tangerang, Menteri Imipas Murka

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Pengungkapan kasus sabu dan ekstasi di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang menuai reaksi tegas dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Ia memastikan penanganan perkara tidak berhenti pada pelaku yang telah diamankan. ‎Menurut Agus, kasus tersebut harus dibongkar hingga ke jaringan yang lebih luas, sekaligus menjadi momentum evaluasi menyeluruh di lingkungan pemasyarakatan. […]

expand_less