Breaking News
Trending Tags

Kasus Kripto Timothy Ronald Disorot, Korban Tuntut Pemeriksaan

  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews — Dugaan penipuan berkedok trading kripto yang menyeret nama influencer Timothy Ronald memasuki babak baru. Kuasa hukum korban mendatangi Polda Metro Jaya dan mendesak penyidik segera memanggil pihak terlapor untuk dimintai keterangan.

‎Pengacara korban, Jajang, menyatakan proses hukum telah berjalan selama empat bulan. Ia menilai langkah penyidik sejauh ini berjalan sesuai prosedur, termasuk koordinasi lintas lembaga terkait.

‎”Saat ini proses sudah berjalan empat bulan di Polda Metro Jaya. Kami mengapresiasi kinerja penyidik yang sejauh ini masih profesional. Pemeriksaan telah dilakukan ke berbagai instansi, seperti OJK, Kominfo, Bappebti, dan PPATK,” ujar Jajang di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2026).

‎Meski demikian, ia menegaskan pentingnya percepatan penanganan perkara. Menurut dia, pemanggilan terhadap terlapor harus segera dilakukan dalam waktu dekat.

‎”Dalam waktu satu minggu ke depan, harus ada pemanggilan resmi terhadap terlapor,” kata dia.

‎Jajang mengungkapkan jumlah korban dalam perkara ini mencapai ribuan orang. Kerugian yang telah terdata ditaksir ratusan miliar rupiah, dengan potensi lebih besar jika seluruh korban melapor.

‎”Kerugian yang sudah terdata saat ini mencapai sekitar Rp 300–400 miliar. Bahkan potensi kerugian yang belum tervalidasi bisa mencapai triliunan rupiah. Banyak korban yang belum berani bersuara karena takut atau merasa tidak akan menang,” ujarnya.

‎Selain itu, ia menyoroti legalitas platform edukasi yang ditawarkan. Menurutnya, kelas Akademi Kripto yang dikaitkan dengan Timothy Ronald tidak memiliki izin resmi maupun pengawasan lembaga berwenang.

‎”Terlapor tidak memiliki sertifikasi sebagai penasihat investasi. Padahal hal tersebut merupakan kewajiban sesuai ketentuan OJK. Tanpa sertifikasi, nasihat atau arahan yang diberikan tidak memiliki standar etika dan berpotensi menyesatkan,” ucap Jajang.

‎Kasus ini bermula dari laporan seorang korban bernama Younger. Ia mengaku tertarik terjun ke dunia kripto setelah melihat gaya hidup mewah yang ditampilkan sang influencer di media sosial.

‎”Si TR ini merupakan satu influencer yang sangat terkenal. Saya melihat dia dari Instagram, dari cara dia flexing, kaya dari kripto cepat, bisa beli mobil mewah dalam usia muda. Itu yang membuat saya tergiur,” kata Younger, Selasa (13/1/2026).

‎Younger kemudian bergabung dalam program Akademi Kripto dengan membayar biaya keanggotaan hingga puluhan juta rupiah.

‎”Member-nya itu bukanlah harga murah. Saya beli awal Rp9 juta, lalu ditawari paket lifetime Rp39 juta. Total sekitar Rp50 juta lebih,” ujarnya.

‎Ia juga mengklaim adanya janji keuntungan tinggi yang disampaikan, bahkan disebut mencapai ratusan persen dari modal awal. Namun, alih-alih untung, Younger mengaku mengalami kerugian besar hingga miliaran rupiah.

‎Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan laporan tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Penyidik tengah mengumpulkan keterangan serta menganalisis barang bukti yang telah diserahkan pelapor.

‎”Penyelidik akan mendalami laporan tersebut dengan mengundang klarifikasi pelapor dan menganalisis barang buktinya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto (12/1/2026).

‎Hingga kini, kasus dugaan penipuan trading kripto tersebut masih terus didalami. Polisi belum menetapkan tersangka dan membuka kemungkinan adanya perkembangan baru seiring bertambahnya bukti dan keterangan saksi. (RN-07)

‎

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Inkonsistensi Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Jadi Sorotan

    Inkonsistensi Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menuai kritik tajam netizen setelah potongan video babak final yang menunjukkan ketidakkonsistenan penilaian viral di media sosial. Dalam tayangan tersebut, juri memberikan poin sempurna kepada satu peserta, tetapi memberikan nilai penalti kepada peserta lain, meski keduanya melontarkan […]

  • Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, amblas hingga sedalam tiga meter. Polisi belum memberlakukan rekayasa lalu lintas karena kendaraan masih bisa melintas satu jalur arah Depok. (Ist)

    Viral Jalan Ambles di Lenteng Agung, Kendaraan Hanya Bisa Lewat Bergantian

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, mengalami ambles pada Jumat (29/5/2026). Meski kondisi jalan rusak cukup parah, arus kendaraan masih tetap dibuka dengan sistem bergantian di satu jalur menuju arah Depok. ‎Petugas kepolisian hingga kini belum menerapkan pengalihan arus maupun rekayasa lalu lintas di lokasi kejadian. Kendaraan roda dua dan roda […]

  • KAI Daop 1 Jakarta menyediakan 226.225 tiket selama libur Paskah 2-6 April 2026. Lebih dari 126 ribu tiket telah terjual, dengan tambahan 17 perjalanan kereta api. (Foto: RN/Tama)

    Puncak Arus Balik Idul Adha, 41 Ribu Penumpang KA Tiba di Jakarta

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang yang tiba di Jakarta pada Senin (1/6/2026), bertepatan dengan puncak arus balik libur panjang Idul Adha 1447 Hijriah. ‎Sebanyak 41.534 pelanggan kereta api tercatat tiba di sejumlah stasiun wilayah Daop 1 Jakarta. Angka tersebut melampaui jumlah penumpang […]

  • Polisi menangkap tiga pelaku jambret HP milik WN Jerman di Sawah Besar, Jakarta Pusat. Dua pelaku utama dan satu penadah kini ditahan. (Ist)

    Jambret HP WN Jerman Dibekuk, 3 Pelaku Ditangkap

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat berhasil mengungkap kasus penjambretan telepon genggam milik seorang warga negara Jerman di kawasan Sawah Besar. Tiga orang pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut telah diamankan, terdiri dari dua eksekutor dan satu penadah. ‎Aksi kejahatan itu terjadi di Jalan Pasar Baru, Sawah Besar, pada Minggu (19/4/2026) sore. Saat […]

  • Bareskrim Polri mengungkap sindikat phishing lintas negara dengan keuntungan Rp25 miliar. Dua tersangka ditangkap, aset miliaran rupiah disita. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Bareskrim Polri Bongkar Phishing Internasional, Raup Cuan Besar Hingga Rp25 M

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Bareskrim Polri mengungkap praktik kejahatan siber lintas negara berupa penjualan perangkat phishing yang telah menghasilkan keuntungan hingga Rp25 miliar. Dua pelaku berinisial GWL dan FYTP diamankan di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Kamis (9/4/2026). ‎Pengungkapan kasus ini berawal dari patroli siber yang menemukan aktivitas mencurigakan berupa penjualan script phishing melalui sebuah situs […]

  • Polda Sumut Tangkap 433 Tersangka Narkoba dalam Sepekan

    Polda Sumut Tangkap 433 Tersangka Narkoba dalam Sepekan

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Polda Sumatera Utara (Sumut) bersama polres jajaran menghancurkan 30 barak dan gubuk yang menjadi basis operasi jaringan narkotika sebagai bagian dari strategi memutus ruang gerak peredaran gelap yang menghasilkan penangkapan 433 tersangka dalam kurun waktu sepekan terakhir. Langkah represif penutupan lokasi-lokasi persembunyian itu berjalan selaras dengan operasi senyap sejak 13 Mei hingga […]

expand_less