Breaking News
Trending Tags

Bapas Purwokerto Deklarasi Zero Halinar, Pelanggar Bakal Dipecat

  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Purwokerto, ReportaseNews — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas IIB Purwokerto menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik handphone ilegal, pungutan liar (pungli), dan narkoba atau yang dikenal dengan istilah Halinar di lingkungan kerja mereka.

‎Komitmen tersebut diteguhkan melalui Apel Ikrar Zero Halinar yang dipimpin langsung oleh Kepala Bapas Purwokerto, Bluri Wijaksono, pada Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program yang diinisiasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai upaya menciptakan tata kelola lembaga yang bersih dan berintegritas.

‎Bluri menegaskan, seluruh pegawai wajib mematuhi aturan yang berlaku tanpa pengecualian. Ia menyebut, setiap pelanggaran akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

‎“Setiap peraturan pasti ada sanksinya. Yang terendah berupa peringatan lisan atau tertulis. Jika pegawai dianggap berpotensi mengulangi pelanggaran, bisa ditarik ke Kantor Wilayah untuk pembinaan,” ujar Bluri.

‎Ia menambahkan, tindakan tegas akan diberlakukan bagi pelanggaran berat, termasuk kemungkinan pemecatan hingga proses hukum jika ditemukan unsur pidana.

‎“Sanksi tertinggi adalah pemecatan. Bahkan jika ditemukan unsur pidana, akan kami proses ke ranah hukum,” tegasnya.

‎Bluri juga mengklaim, selama masa kepemimpinannya hampir satu tahun terakhir, tidak ditemukan indikasi pelanggaran Halinar di lingkungan Bapas Purwokerto. Ia memastikan kondisi tersebut terus dipertahankan melalui pengawasan ketat dan langkah preventif.

‎“Alhamdulillah, selama saya memimpin, tidak ada indikasi penyalahgunaan Halinar. Saya jamin Bapas Purwokerto Zero Halinar,” ungkapnya.

‎Sebagai bagian dari upaya pencegahan, Bapas Purwokerto rutin melakukan tes urin secara acak kepada pegawai. Hasil pemeriksaan terakhir menunjukkan seluruh sampel negatif dari penyalahgunaan narkoba.

‎“Kami sudah melakukan tes urin secara sampling dan hasilnya semua negatif. Ini membuktikan tidak ada pemakai, apalagi pengedar, di lingkungan kami,” jelas Bluri.

‎Selain itu, perhatian juga diarahkan pada pemberantasan pungli dalam layanan publik. Bluri memastikan seluruh pelayanan diberikan secara transparan tanpa biaya ilegal.

‎“Saya sebagai pimpinan menjamin tidak ada pungli di Bapas. Semua layanan harus bersih dan transparan. Integritas ini harus kita jaga bersama,” pungkasnya.

‎Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan, sekaligus menjadi rujukan bagi unit kerja lain dalam menerapkan prinsip pemerintahan yang bersih dan akuntabel. (Kus)

  • Penulis: Kusworo
  • Editor: Ullifna Tamama

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Sidang Tuntutan Ditunda, Keluarga Terdakwa Tambang Ilegal Pancurendang Kecewa

    Sidang Tuntutan Ditunda, Keluarga Terdakwa Tambang Ilegal Pancurendang Kecewa

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Purwokerto, ReportaseNews — Suasana haru bercampur kekecewaan menyelimuti Pengadilan Negeri Purwokerto, Kamis (26/3/2026). Pasalnya, majelis hakim menunda sidang pembacaan tuntutan kasus tambang emas ilegal di Desa Pancurendang, Kabupaten Banyumas. Sidang yang semula dinantikan keluarga terdakwa untuk menentukan nasib tiga orang, yakni Slamet Marsono, Gito Zaenal, dan Yanto Susilo, urung digelar sesuai jadwal. Berdasarkan keterangan kuasa […]

  • Panit 2 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Fechy J Ataupah. (Foto: RN/Tama)

    Cemburu, WNA Irak Bunuh Cucu Mpok Nori

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kasus pembunuhan terhadap Dwintha Anggary mulai terungkap. Polda Metro Jaya menyebut aksi pelaku diduga dipicu rasa cemburu setelah korban diketahui dekat dengan pria lain. ‎Panit 2 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Fechy J Ataupah mengatakan, setelah membunuh, pelaku bahkan sempat berniat mengakhiri hidupnya, namun urung dilakukan. ‎Korban yang merupakan cucu […]

  • Kapolri Pastikan Bripda MS Dihukum Setimpal Usai Aniaya Siswa MTS Hingga Tewas

    Kapolri Pastikan Bripda MS Dihukum Setimpal Usai Aniaya Siswa MTS Hingga Tewas

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons kasus penganiayaan maut yang melibatkan anggota Brimob Polda Maluku, Bripda MS, terhadap seorang pelajar berinisial AT (14). Jenderal bintang empat ini menegaskan tindakan brutal yang mengakibatkan hilangnya nyawa warga sipil ini telah mencoreng kehormatan Korps Bhayangkara. Kemarahan Kapolri mencuat setelah Bripda MS ditetapkan sebagai tersangka oleh […]

  • Jaga Arah Ideologi, DPK GMNI Hukum Untag Surabaya Konsolidasi dengan Alumni

    Jaga Arah Ideologi, DPK GMNI Hukum Untag Surabaya Konsolidasi dengan Alumni

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Surabaya, ReportaseNews – Dewan Pengurus Komisariat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPK GMNI) Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar pertemuan bersama pimpinan dan alumni GMNI di Kampus Untag Surabaya, Kamis (26/2/2026). Pertemuan ini bentuk konsolidasi ideologis pada awal masa kepengurusan baru. Pertemuan itu dihadiri tokoh-tokoh senior seperti Ketua YPTA Kota Surabaya J. Subekti […]

  • Polri Lepas 4.009 Pemudik Gratis 2026, Menkes Sebut Angka Kecelakaan Turun Drastis

    Polri Lepas 4.009 Pemudik Gratis 2026, Menkes Sebut Angka Kecelakaan Turun Drastis

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polri resmi memberangkatkan 4.009 peserta dalam program “Mudik Gratis Polri Presisi 2026” di Jakarta, Rabu (18/3/2026). Mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, program ini menjadi bentuk pelayanan pemerintah untuk mendukung masyarakat merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah di kampung halaman. Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengatakan, tahun ini Polri memprioritaskan rute menuju Jawa Tengah […]

  • Menangis Ketika Shalat  Apakah Ibadahnya Batal?

    Menangis Ketika Shalat  Apakah Ibadahnya Batal?

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Handa
    • 0Komentar

      Jakarta, ReportaseNews.com – apakah menangis saat berdoa diwaktu solat dapat membatalkan ibadahnya? ini  penjelasan dari pandangan mayoritas ulama, seperti dilansir dari NU Online. Para ulama mazhab Syafi’i telah membahas secara terperinci persoalan menangis ketika shalat, di antaranya Imam Syamsuddin Ar-Ramli dalam kitab Nihayatul Muhtaj. Beliau menjelaskan, terdapat perbedaan pendapat di kalangan mazhab Syafi’i mengenai […]

expand_less