Breaking News
Trending Tags

Fadia Arafiq Tersangka, Perusahaan Keluarga Raup Rp46 Miliar

  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews — Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, sebagai tersangka tunggal dalam perkara dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

‎Penetapan tersangka diumumkan KPK setelah mengungkap dugaan praktik pengondisian proyek outsourcing melalui perusahaan keluarga, PT Raja Nusantara Berjaya (RNB).

‎Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebut PT RNB aktif menjadi penyedia jasa di sejumlah satuan kerja perangkat daerah.

‎“PT RNB merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan jasa, yang turut aktif menjadi vendor dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Pekalongan,” ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (4/3/2026).

‎Menurut Asep, Fadia diduga menjadi pihak yang menikmati hasil dari operasional perusahaan tersebut. Ia disebut mengarahkan kepala dinas hingga pejabat daerah untuk memenangkan PT RNB dalam proyek outsourcing.

‎“Para perangkat daerah diharuskan untuk memenangkan ‘perusahaan ibu’, sehingga hal itu berpotensi dapat menimbulkan kerugian keuangan negara,” kata Asep.

‎KPK menduga intervensi dilakukan dengan meminta perangkat daerah menyerahkan harga perkiraan sendiri (HPS) kepada PT RNB sejak awal proses. Perusahaan kemudian menyesuaikan nilai penawaran dengan angka tersebut.

‎“Hal itu melanggar prosedur dalam proses pengadaan barang dan jasa,” ucap Asep.

‎Dalam kurun 2023 hingga 2026, PT RNB tercatat memperoleh proyek di 17 perangkat daerah, tiga rumah sakit umum daerah, dan satu kecamatan. Total nilai proyek mencapai Rp46 miliar.

‎Dari jumlah tersebut, sekitar Rp22 miliar digunakan untuk membayar gaji pegawai outsourcing. Sisanya, sekitar Rp19 miliar, diduga mengalir ke Fadia dan keluarganya.

‎KPK mengungkap Fadia menerima Rp5,5 miliar. Suaminya, Mukhtaruddin Ashraff Abu, diduga menerima Rp1,1 miliar. Uang juga disebut mengalir kepada orang kepercayaan Fadia, Rul Bayatun, sebesar Rp2,3 miliar, serta dua anaknya dengan nilai miliaran rupiah.

‎Penyidik menemukan sebagian dana ditarik secara tunai hingga Rp3 miliar. Distribusi uang disebut diatur langsung oleh Fadia, termasuk melalui komunikasi dalam grup WhatsApp.

‎Meski sejumlah pihak turut diamankan dalam operasi penindakan di Semarang, Jawa Tengah, KPK menetapkan Fadia sebagai satu-satunya tersangka dalam perkara ini. Ia ditahan untuk 20 hari pertama guna kepentingan penyidikan. (RN-07)

‎

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Satgas PRR Targetkan Pengungsi Sumatra Tinggalkan Tenda Sebelum Lebaran

    Satgas PRR Targetkan Pengungsi Sumatra Tinggalkan Tenda Sebelum Lebaran

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, StartNews – Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Muhammad Tito Karnavian menginstruksikan agar seluruh warga yang masih bertahan di tenda darurat di Aceh dan Sumatera Utara segera direlokasi ke hunian yang lebih layak sebelum perayaan Idulfitri 2026. Dengan begitu, masyarakat terdampak bencana dapat merayakan hari raya dengan kondisi tempat tinggal yang […]

  • Ali Larijani. (Foto: Reuters/Thaier Al Sudani)

    Kematian Larijani Tak Goyahkan Iran, Ini Alasannya

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Teheran, ReportaseNews – Pemerintah Iran menegaskan kematian Ali Larijani tidak akan melemahkan struktur kekuasaan negara tersebut. ‎Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyebut sistem pemerintahan Iran tetap kokoh meski kehilangan sejumlah tokoh penting. ‎Dalam wawancara dengan Al Jazeera, Araghchi menilai Amerika Serikat dan Israel keliru jika menganggap Iran bergantung pada satu figur. ‎“Saya tidak tahu […]

  • Korban tewas tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur bertambah jadi 14 orang, 84 lainnya luka dan dirawat di sejumlah rumah sakit. (Ist)

    Update Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 14 Tewas, 84 Luka

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Jumlah korban tewas dalam kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur terus bertambah. Hingga Selasa (28/4/2026) pagi, total korban meninggal dunia tercatat mencapai 14 orang. ‎Selain korban jiwa, sebanyak 84 penumpang dilaporkan mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan di wilayah […]

  • Polda Metro Jaya bongkar laboratorium vape berisi etomidate di Tamansari, Jakarta Barat. Satu pelaku ditangkap, ratusan cartridge diamankan. (Foto: ReportaseNews/HO-Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)

    Polisi Bongkar Lab Vape Etomidate di Jakbar, Untung Ratusan Juta Rupiah

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap praktik produksi ilegal cartridge rokok elektrik yang mengandung narkotika jenis etomidate di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat. Dari pengungkapan ini, polisi menyebut perputaran uang bisnis terlarang tersebut mencapai ratusan juta rupiah. ‎Seorang pria berinisial S ditangkap di sebuah rumah kos yang dijadikan lokasi produksi. Polisi […]

  • Bareskrim Polri memastikan blackout massal di Sumatera bukan akibat sabotase. Gangguan diduga dipicu faktor teknis dan cuaca ekstrem. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Fakta Baru Blackout Sumatera, Bareskrim Sebut Tidak Ada Sabotase

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Bareskrim Polri memastikan insiden mati listrik massal atau blackout yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera tidak berkaitan dengan aksi sabotase maupun unsur kesengajaan. ‎Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Irjen Pol. Nunung Syaifuddin, mengatakan hasil pendalaman sementara belum menemukan indikasi tindak pidana dalam gangguan kelistrikan tersebut. ‎”Sampai dengan saat ini bisa kami […]

  • Cegah Kenakalan Remaja, Siswa SIP Angkatan 55 Sindikat 59 Beri Penyuluhan Bahaya Tawuran di Sukabumi

    Cegah Kenakalan Remaja, Siswa SIP Angkatan 55 Sindikat 59 Beri Penyuluhan Bahaya Tawuran di Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Sukabumi, ReportaseNews — Siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 55 dari Sindikat 59 menggelar kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) mengenai bahaya tawuran pelajar di SMK Ar-Rahmah, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Kegiatan yang dipimpin oleh Perwira Pendidik AKP Febry Marcus Sahumena ini merupakan bagian dari rangkaian penugasan materi Pembinaan Masyarakat (Binmas) sekaligus […]

expand_less