Breaking News
Trending Tags

dr. Syafran Enggan Tanggapi Kasus Dugaan Malapraktik Pasien di RS Permata Madina

  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Madina, ReportaseNews – Dokter Syafran Halim Harahap, Sp.PD FINASIM, memilih bungkam dan enggan menanggapi kasus dugaan malapraktik yang menimpa pasien berinisial RSH. Padahal, dia tercatat sebagai dokter penanggung jawab yang menangani perawatan pertama pasien tersebut pada 17 hingga 19 Oktober 2025. Keluhan awal pasien berupa sakit lambung, tetapi  berujung pada pembengkakan parah hingga lengan kiri pasien terpaksa diamputasi.

Sikap enggan menanggapi ini terlihat saat redaksi berupaya meminta konfirmasi terkait substansi somasi dari Kantor Hukum Nur Miswari, SH & Rekan. Saat dimintai penjelasan rinci mengenai standar prosedur pemasangan infus di Instalasi Gawat Darurat (IGD) serta korelasi medis antara keluhan lambung dan komplikasi pembengkakan, dr. Syafran menolak memberikan klarifikasi dan justru mengarahkan persoalan tersebut kepada jajaran manajemen.

“Saya rasa bapak langsung saja ketemu pihak manajemen dan Humas RS Permata Madina,” kata dr. Syafran melalui aplikasi percakapan WhatsApp, Selasa (2/6/2026).

Upaya jurnalistik untuk menyajikan keberimbangan berita terus dilakukan redaksi dengan mengingatkan bahwa pihak manajemen sebelumnya telah menyatakan kasus dugaan kelalaian medis ini merupakan bagian dari tanggung jawab dokter penanggung jawab.

Redaksi juga mendesak penjelasan mengenai jenis penyakit yang mengharuskan amputasi serta menginformasikan adanya rencana pelaporan ke Polres Madina oleh penasihat hukum keluarga pasien dalam waktu dekat.

Namun, dr. Syafran tetap tidak memberikan jawaban apapun meski pesan konfirmasi lanjutan tersebut telah dibaca.

Keengganan dr. Syafran untuk memberikan keterangan ini berbanding terbalik dengan langkah serius Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.

Saat ini, Kemenkes tengah melakukan investigasi terhadap dugaan kelalaian medis di RS Permata Madina tersebut, karena penanganan yang dinilai tidak sesuai prosedur sehingga berdampak fatal bagi pasien.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), dr. Fransiska Lubis, mengatakan Kemenkes telah menggelar dua kali rapat daring bersama Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan RSUP M. Djamil Padang selaku rumah sakit rujukan. Dia menegaskan pihaknya telah mengambil langkah responsif sejak somasi pertama dilayangkan oleh pihak keluarga pasien pada awal April 2026.

“Tanggal 6 April kami langsung menyurati RS Permata Madina, sorenya kami turun ke rumah sakit untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut, tanggal 7 kami juga turun,” kata dr. Fransiska memberikan penjelasan.

Lebih lanjut, Fransiska menyampaikan bahwa Kemenkes telah mempertegas instruksi agar pihak RS Permata Madina menyerahkan laporan medis secara menyeluruh. Laporan detail tersebut dibutuhkan untuk membandingkan data penanganan medis pasien RSH dengan laporan dari RSUP M. Djamil Padang. Terkait kewenangan penjatuhan sanksi, ia menyatakan hal tersebut sepenuhnya berada di tangan Kemenkes, sementara Dinkes Mandailing Natal berfokus menjalankan fungsi pengawasan di daerah.

Secara terpisah, Direktur RS Permata Madina Evan Doni mengakui adanya proses investigasi yang sedang berjalan serta membenarkan adanya permintaan laporan mendetail dari otoritas kesehatan.

“Ya, benar,” jawab Doni singkat saat dikonfirmasi mengenai surat permintaan keterangan dari Dinkes Mandailing Natal dan keterlibatan Kemenkes.

Kasus amputasi lengan pasien RSH ini terus memicu sorotan publik. Beban manajemen RS Permata Madina juga kian bertambah menyusul adanya kasus terpisah dari pasien asal Kecamatan Panyabungan yang turut melayangkan somasi.

Pasien tersebut diduga menjalani operasi usus buntu tanpa prosedur penunjang ultrasonografi (USG) yang pada akhirnya memicu infeksi serius dan operasi berulang. (RN-03)

  • Penulis: RN-03

Reportase Pilihan

  • 2.400 Jamaah Calon Haji Depok Ikuti Manasik Haji di Masjid Duyufurrahman

    2.400 Jamaah Calon Haji Depok Ikuti Manasik Haji di Masjid Duyufurrahman

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Depok, ReportaseNews – Sebanyak 2.400 jamaah haji Kota Depok mengikuti Manasik Haji Tingkat Kota Depok 2026 di Masjid Duyufurrahman, Jatijajar, Minggu (5/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan jamaah sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. Direktur Pengawasan Haji Reguler Kementerian Haji dan Umrah RI Rudy Ambary menegaskan, ibadah haji merupakan ibadah harta dan fisik  yang […]

  • Dukung Ketahanan Pangan, Polda Metro Jaya Tebar  Benih Bandeng dan  Udang  di Muaragembong

    Dukung Ketahanan Pangan, Polda Metro Jaya Tebar  Benih Bandeng dan  Udang  di Muaragembong

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Bekasi, ReportaseNews  – Polda Metro Jaya melalui Ditpolairud menebar 15.000 ekor benih ikan bandeng dan 150.000 ekor benih udang vaname di kawasan tambak Muaragembong, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus menyiapkan rantai pasok bahan baku SPPG Polda Metro Jaya. Kegiatan yang berlangsung di Kampung Bagedor, Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muaragembong, […]

  • Bareskrim Polri menetapkan lima tersangka kasus TPPU narkoba di Bima, termasuk eks Kapolres. Simak kronologi dan pernyataan resmi penyidik. (Kolase: ReportaseNews)

    Eks Kapolres Bima Jadi Tersangka TPPU Narkoba

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tindak pidana asal narkotika. Salah satu yang ditetapkan adalah mantan Kapolres Bima Kota. ‎Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menggelar perkara pada Rabu (29/4/2026). Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan aparat penegak hukum aktif […]

  • Sapi kurban seberat 350 kilogram terjeblos ke gorong-gorong di Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur. Damkar mengevakuasi sapi selama hampir satu jam. (Ist)

    Sapi Kurban Seberat 350 Kg Nyemplung Gorong-gorong di Jaktim

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Seekor sapi kurban berbobot 350 kilogram terperosok ke dalam gorong-gorong di kawasan Pulomas Utara 3, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (27/5/2026). Peristiwa itu membuat warga sekitar panik sekaligus menjadi tontonan warga. ‎Sapi milik warga bernama Suardi itu dilaporkan jatuh ke saluran air saat hendak disembelih untuk kurban. Hewan tersebut […]

  • Kesaksian Petugas SPBU di Madina Terkait Kebakaran Mobil Tangki Siluman Saat Isi BBM

    Kesaksian Petugas SPBU di Madina Terkait Kebakaran Mobil Tangki Siluman Saat Isi BBM

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Saba Purba, Irsan Batubara, mengungkap detik-detik menegangkan saat mobil yang diduga menggunakan tangki modifikasi mendadak meledak dan terbakar di area SPBU. Insiden itu terjadi cepat ketika nosel BBM masih menyalurkan bahan bakar senilai tiga ratus ribu rupiah ke dalam tangki kendaraan. Sementara mesin mobil tersebut […]

  • ‎Sopir bajaj mengamuk dan mematahkan wiper bus TransJakarta koridor 2 setelah diduga tersenggol. Penumpang dievakuasi, belum ada keterangan resmi TransJakarta. (Foto: Tangkapan Layar)

    Sopir Bajaj Ngamuk, Wiper TransJakarta Dipatahkan

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Sebuah video yang memperlihatkan seorang sopir bajaj mengamuk di jalur TransJakarta koridor 2 beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, pria tersebut terlihat merusak wiper bus hingga patah setelah diduga kendaraannya tersenggol. ‎Peristiwa itu pertama kali diunggah akun TikTok kgulugulu pada Jumat (27/2/2026). Dalam keterangan video, pemilik akun menuliskan, “Chaos banget […]

expand_less