Breaking News
Trending Tags

‎34 Polisi Tertipu di Padangsidimpuan, Gaji Dipotong hingga Rp300 Ribu

  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Padangsidimpuan, ReportaseNews – Sebagian keluarga anggota kepolisian di Padangsidimpuan menghadapi tekanan ekonomi berat setelah terungkap kasus dugaan penipuan dan penggelapan pinjaman bank. Sedikitnya 34 personel menjadi korban dalam skema kredit dengan jaminan surat keputusan (SK) yang berujung pemotongan gaji.

‎Penyidik Polres Padangsidimpuan telah menetapkan dua tersangka, yakni mantan personel kepolisian setempat Risdianto Lubis dan istrinya, Saripah Hanum Lubis, yang diketahui menjabat anggota DPRD dari PDI Perjuangan.

‎Dampak kasus ini dirasakan langsung oleh para istri anggota. Mereka mengaku pendapatan keluarga menurun drastis karena gaji suami dipotong untuk pembayaran pinjaman yang tidak pernah mereka nikmati sepenuhnya.

‎“Sebelumnya saya terima gaji sekitar Rp3 juta lebih. Setelah permasalahan ini yang saya terima cuma Rp300 ribu per bulan. Sudah setahun lebih saya alami,” ujar Mariana Malau, Selasa (7/4/2026).

‎Ia mengatakan kondisi tersebut memaksanya mencari cara agar kebutuhan keluarga tetap terpenuhi, termasuk biaya pendidikan anak-anaknya yang kuliah di Medan.

‎“Anak saya dua kuliah di Medan. Dulu sudah saya bilang ke beliau, yang kerja cuma suami. Jangan gara-gara ini nanti ada masalah. Dijawab tenang, aman. Itulah iming-imingnya. Kami merasa tertipu,” tuturnya.

‎Mariana berharap hak keluarga korban dapat dipulihkan. “Kami cuma mengharapkan hak, gaji, hasil kerja suami dikembalikan. Memang ini kebodohan kami sebagai suami istri, tapi sudah terjadi, termakan bujuk rayu hingga tertipu,” katanya.

‎Korban lain, Norma Siahaan, mengungkapkan pinjaman dilakukan suaminya tanpa sepengetahuannya. Ia menyebut suaminya dibujuk untuk menggadaikan SK demi memperoleh pinjaman cepat.

‎“Suami saya dibujuk, datang ke rumah langsung kilat. Dibawa ke bank, tanda tangan langsung bawa uang Rp500 juta. Kini saya kecewa dengan keputusan suami. Anak-anak terlantar,” ujarnya.

‎Ia menuturkan kondisi ekonomi keluarga memburuk hingga anak-anaknya harus ikut membantu mencari nafkah.

“Anak saya yang kecil nomor dua ikut jadi cuci-gosok di rumah orang. Semua anak-anak terlantar pendidikannya,” katanya.

‎Sebelum kasus ini, ia menerima gaji sekitar Rp5 juta. Kini pendapatan keluarga tinggal Rp700 ribu per bulan. “Dengan kondisi begini, sudah pasti tidak mencukupi biaya sekolah anak. Jadi saya berharap, gaji kami dinormalkan kembali. Jujur kami tidak menginginkan ini terjadi,” ujarnya.

‎Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna menjelaskan praktik tersebut berlangsung sejak 2021 hingga 2025 dan melibatkan pinjaman di Bank BRI Cabang Padangsidimpuan.

‎“Kasus ini sudah lama terjadi, mulai tahun 2021 hingga 2025, dan berkaitan dengan pinjaman di Bank BRI Cabang Padangsidimpuan,” ungkap Wira, Senin (6/4/2026).

‎Menurut dia, korban diminta menggadaikan SK sebagai jaminan kredit dengan iming-iming imbalan Rp30 juta. “Imbalan bagi personel pemilik SK, diiming-imingi fee sebesar Rp30 juta per orang. Istri terduga pelaku juga diduga terlibat dalam kasus ini dan sudah diproses,” katanya.

‎Kasus terungkap setelah seorang anggota bernama Rajo melapor. Ia mengaku ditawari skema pinjaman menggunakan SK sebagai jaminan kredit hingga Rp 470 juta.

‎“Kemudian tersangka menjanjikan pinjaman tersebut akan dilunasi dalam waktu tiga bulan. Selain itu, korban juga dijanjikan imbalan atau fee sebesar Rp30 juta,” jelas Kapolres.

‎Namun, setelah tenggat waktu berlalu, SK tidak dikembalikan dan fee tak pernah diberikan. Laporan tersebut kemudian berkembang dan mengungkap adanya puluhan korban lain dengan modus serupa.

‎Polisi saat ini masih mendalami aliran dana serta kemungkinan adanya korban tambahan. “Kami pastikan proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku. Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran hukum, siapa pun pelakunya,” tegas Wira. (Angga)

‎

  • Penulis: Angga
  • Editor: Ullifna Tamama

Reportase Pilihan

  • Kapolda NTT Nonaktifkan Direktur Reserse Narkoba, Diduga Peras Tersangka

    Kapolda NTT Nonaktifkan Direktur Reserse Narkoba, Diduga Peras Tersangka

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Kupang, ReportaseNews – Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol. Rudi Darmoko, menonaktifkan Direktur Reserse Narkoba, Kombes Pol. ATB dan enam anggota Diresnarkoba lainnya dalam kasus dugaan pemerasan dan menyalahgunakan kewenangan. Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Hemry Novika Chandra yang dikonfirmasi Sabtu (14/3) membenarkan penonaktifan Diresnarkoba, Kombes Pol. ATB. “Iya, dinonaktifkan bersama enam anggotanya” kata […]

  • Agrinas Palma Gandeng Uncen Kembangkan Perkebunan dan Pangan Papua Selatan

    Agrinas Palma Gandeng Uncen Kembangkan Perkebunan dan Pangan Papua Selatan

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Jayapura, ReportaseNews – Agrinas Palma Nusantara (Persero) menggandeng Universitas Cenderawasih (Uncen) dalam kajian, penelitian, dan pengembangan akademik untuk mendukung sektor perkebunan dan pangan di Papua Selatan. Kerja sama tersebut diarahkan untuk menyediakan dasar ilmiah dalam menyusun rencana pengembangan yang mempertimbangkan kondisi lahan, lingkungan, serta karakteristik sosial dan budaya masyarakat setempat. Ruang lingkup kerja sama meliputi […]

  • LBH Medan Desak Polda Sumut Usut Kematian Winda Lorenza

    LBH Medan Desak Polda Sumut Usut Kematian Winda Lorenza

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan mendesak Polda Sumatera Utara (Sumut) segera mengusut tuntas kematian mantan istri anggota Polri, Winda Lorenza Gowasa. LBH Medan menilai kesimpulan awal kepolisian yang menyebut korban meninggal dunia karena bunuh diri terbilang prematur lantaran belum didasarkan pada penyelidikan komprehensif berprinsip Scientific Crime Investigation. Direktur LBH Medan Irvan Saputra […]

  • Polda Metro Jaya mengungkap peredaran etomidate dan ekstasi yang disembunyikan dalam kemasan beras basmati asal India. Dua tersangka ditangkap di Jakarta Pusat. (Foto: RN/HO-Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)

    Pengiriman Narkoba Berkedok Beras India Terbongkar, Dua Pria Ditangkap di Paseban

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar praktik peredaran narkotika jenis etomidate dan ekstasi yang disamarkan di dalam kemasan beras basmati asal India. Dalam kasus ini, polisi menangkap dua pria berinisial T (26) dan Y (29) di kawasan Paseban, Jakarta Pusat. ‎Pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran narkotika […]

  • Seorang ABK yang terjun dari KM Naga Mas II di Sungai Kapuas, Pontianak Barat, ditemukan meninggal dunia setelah Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dan penyelaman. (Ist)

    ‎ABK Terjun ke Sungai Kapuas Ditemukan Tewas

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Pontianak, ReportaseNews – Seorang anak buah kapal (ABK) yang dilaporkan terjun dari KM Naga Mas II di perairan Sungai Kapuas, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, ditemukan meninggal dunia setelah Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian, Sabtu (27/6/2026). ‎Korban diketahui bernama Madi (27), warga Dusun Dara Itam IV RT 006/RW 003, Desa Dara Itam I, Kecamatan […]

  • Suasana pemudik yang menggunakan KA. Commuter Lokal Merak. (Foto: RN/Tama)

    Penumpang Kereta Lebaran Tembus 2,8 Juta, Okupansi Melonjak

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Mobilitas masyarakat selama masa angkutan Lebaran 1447 Hijriah melonjak signifikan. PT Kereta Api Indonesia mencatat total 2.820.174 pelanggan menggunakan layanan kereta api jarak jauh dan lokal pada periode 11–23 Maret 2026. ‎Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan jumlah tersebut berasal dari 2.378.680 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dan 441.494 […]

expand_less