Breaking News
Trending Tags

Bareskrim Polri Bongkar Skincare Merkuri Ilegal di Cirebon

  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri membongkar praktik produksi skincare ilegal yang diduga mengandung bahan berbahaya merkuri di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan empat orang dan menyita ribuan produk kosmetik siap edar beserta bahan bakunya.

‎Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait peredaran kosmetik tanpa izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang diduga mengandung zat berbahaya.

‎Tim Subdit 3 Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri kemudian melakukan penyelidikan dan penggerebekan di sebuah jasa ekspedisi di Jalan Fatahillah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, pada Senin (18/5/2026) petang.

‎Di lokasi tersebut, petugas menemukan tiga orang berinisial RF, SH, dan RA yang diduga tengah menyiapkan pengiriman produk kosmetik ilegal kepada pembeli melalui lokapasar atau marketplace.

‎“Didapati tiga orang yakni Saudara RF, Saudara SH, dan Saudara RA yang hendak akan mengirimkan produk kosmetik merkuri merek Lavia Skincare, Fiana Store, Hetty Skincare, Lou Glow, Lyawzskin,” ujar Kanit 2 Subdit 3 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, AKBP Dede Suhatmi dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).

‎Dari hasil pemeriksaan awal, polisi kemudian mengembangkan kasus tersebut hingga menangkap seorang pria berinisial NS yang diduga berperan sebagai pemilik usaha sekaligus pengelola produksi kosmetik ilegal itu.

‎Polisi lalu menggerebek sebuah rumah produksi di Jalan Wijaya Kusuma, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Dari lokasi tersebut, petugas menemukan berbagai produk perawatan kulit atau skincare siap edar, bahan baku kosmetik, hingga perlengkapan produksi.

‎Sejumlah merek skincare yang ditemukan dalam kasus ini antara lain Lavia Skincare, Fiana Store, Hetty Skincare, Lou Glow, Lyawzskin. Produk-produk tersebut diduga dipasarkan secara daring melalui media sosial dan marketplace.

‎Selain itu, polisi turut menyita lebih dari 1.500 pot dan botol kosmetik berbagai merek, krim siang dan malam yang telah tercampur merkuri, ribuan kemasan kosong, label produk, serta sejumlah perangkat elektronik.

‎Menurut Dede, para pelaku memproduksi kosmetik secara mandiri dengan mempelajari proses pembuatan melalui media sosial dan membeli bahan baku secara daring.

‎“Dittipidnarkoba Bareskrim Polri telah menetapkan dua orang tersangka, yaitu Saudara NS dan Saudara SA selaku pemilik usaha sekaligus distributor produk kosmetik tanpa izin edar dari BPOM dan mengandung bahan berbahaya jenis merkuri,” kata Dede.

‎Ia menegaskan, kedua tersangka dijerat Pasal 435 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

‎“Ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun atau denda paling banyak Rp2 miliar,” ujarnya.

‎Saat ini penyidik masih melengkapi berkas perkara, memeriksa sejumlah saksi, serta melakukan uji laboratorium terhadap barang bukti kosmetik yang telah disita. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri Brigjen Pol Wibowo. (Foto: RN/HO-Korlantas Polri)

    Korlantas Genjot PNBP 2026, Layanan Regident Kendaraan Bakal Serba Digital

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, Reportasenews – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri tancap gas membenahi layanan registrasi dan identifikasi (regident) kendaraan bermotor. Langkah ini dilakukan usai analisis dan evaluasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun anggaran 2025. ‎Evaluasi tersebut dipimpin langsung Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri Brigjen Pol Wibowo di Gedung Korlantas Polri, Jakarta, Senin (9/2/2026). Hasilnya, […]

  • VIDEO: Warga Desa Sopobatu Demo Kantor Bupati Madina, Desak Kepala Desanya Dicopot

    VIDEO: Warga Desa Sopobatu Demo Kantor Bupati Madina, Desak Kepala Desanya Dicopot

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Panyabungan, ReportaseNews – Halaman Kantor Bupati Mandailing Natal (Madina) mendadak mencekam saat ratusan warga Desa Sopobatu ricuh dan terlibat aksi saling dorong dengan petugas keamanan pada Senin (11/5/2026) siang. Suasana yang semula penyampaian aspirasi berubah menjadi kacau ketika massa yang tersulut emosi mencoba merangsek masuk ke dalam gedung perkantoran demi bertemu langsung dengan pimpinan daerah. […]

  • Turnamen voli putri di Bukit Watu Kumpul, Banyumas, dimanfaatkan sebagai strategi promosi wisata Desa Petahunan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat lokal. (Foto: RN/Kus)

    Turnamen Voli Putri Dongkrak Wisata Bukit Watu Kumpul di Banyumas

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews — Pemerintah Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, memanfaatkan turnamen voli putri sebagai strategi promosi wisata di kawasan Bukit Watu Kumpul, Minggu (29/3/2026). Kegiatan ini diharapkan mampu menarik kunjungan sekaligus mengangkat potensi desa wisata. ‎Kepala Desa Petahunan, Rohmat Fadli, mengatakan turnamen tersebut dirancang bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi menjadi sarana memperkenalkan destinasi wisata […]

  • Angka Kematian Pemudik 2026 Turun Drastis, Kapolri Beri Apresiasi di Medan

    Angka Kematian Pemudik 2026 Turun Drastis, Kapolri Beri Apresiasi di Medan

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan penurunan signifikan pada angka fatalitas atau korban meninggal dunia sebesar 24,61 persen selama masa arus mudik Lebaran 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Kapolri mengungkap data tersebut saat meninjau pengamanan malam takbiran di Pos Terpadu Lapangan Merdeka Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Jumat (20/3/2026) malam. Selain penurunan angka kematian, […]

  • Harga Pakan Naik, Peternak Bebek di Banyumas Tertekan

    Harga Pakan Naik, Peternak Bebek di Banyumas Tertekan

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews – Kenaikan harga pakan menjadi salah satu kendala yang dihadapi peternak bebek di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Biaya produksi yang terus meningkat tidak sepenuhnya diimbangi dengan harga jual telur yang cenderung tertekan. Kondisi tersebut salah satunya dirasakan Noviawati, ibu rumah tangga di Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang, Banyumas. Selain mengurus keluarga, Noviawati menjalankan usaha […]

  • Polisi Razia 28 Karaoke di Padangsidimpuan, Pengunjung Wanita Positif Nyabu

    Polisi Razia 28 Karaoke di Padangsidimpuan, Pengunjung Wanita Positif Nyabu

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, ReportaseNews – Polres Padangsidimpuan mempersempit ruang gerak peredaran narkoba melalui operasi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) mendadak di 28 Karaoke & Bar pada Senin (1/6/2026) tengah malam. Polisi menjaring seorang pengunjung wanita karena positif mengonsumsi sabu. Razia yang dimulai pukul 23.40 WIB itu dipimpin oleh KBO Satres Narkoba Polres Padangsidimpuan Ipda Amun K. Siregar. […]

expand_less