Breaking News
Trending Tags

PMI Diduga Jadi Korban Penempatan Nonprosedural di Arab Saudi, LBH Somasi PT A.A

  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Indonesia diduga menjadi korban penempatan nonprosedural di Arab Saudi. Korban bernama Yeni Yahya binti Yatin mengaku mengalami penderitaan dan kondisi kesehatan yang memburuk setelah bekerja di negara tersebut.

Kasus ini kini mendapat pendampingan dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Keadilan Bersama atau YLBH-GKB. Lembaga tersebut telah melayangkan somasi kepada perusahaan penyalur berinisial PT A.A pada 21 Mei 2026.

Dalam keterangannya, Yeni mengungkapkan dirinya dijemput oleh seseorang bernama H. Iyus sebelum dibawa ke sejumlah tempat penampungan dan pelatihan kerja.

“Saya berangkat dari rumah dijemput sama Pak Haji I, terus diantar ke Apida. Dari Apida lanjut ke LPK Bekasi, lalu dipindahkan lagi ke Condet,” ujar Yeni.

Ia kemudian diberangkatkan melalui Bandara Juanda Surabaya dengan transit di Singapura dan Qatar sebelum tiba di Dammam, Arab Saudi. Setelah itu, Yeni kembali dipindahkan ke Riyadh hingga Jeddah sambil menunggu penempatan kerja.

“Dari kantor Dammam saya dioper ke Riyadh, lalu ke Jeddah. Itu pun belum langsung dapat majikan, masih menunggu beberapa minggu,” katanya.

Namun, kondisi kesehatan Yeni mulai menurun setelah bekerja sebagai asisten rumah tangga. Ia mengaku mengalami sakit pada bagian kaki hingga kesulitan berjalan.

“Baru seminggu kerja saya sakit. Tumit kaki saya sakit kalau buat jalan, tulang kaki bunyi. Bekas suntikan infus juga masih sakit dan keluar cairan yang baunya tidak sedap,” ungkapnya.

Kuasa hukum YLBH-GKB, Samsirin, mengatakan korban sebelumnya dijanjikan bekerja di sektor formal. Akan tetapi, setibanya di Arab Saudi, korban justru ditempatkan sebagai asisten rumah tangga.

“Korban awalnya dijanjikan bekerja di sektor formal, tetapi setelah sampai di Arab Saudi malah dipekerjakan sebagai ART,” ujar Samsirin, Minggu (24/5/2026).

Menurut Samsirin, pekerjaan yang dijalani korban sangat berat dengan durasi kerja yang melebihi batas kewajaran.

“Sebagai ART di sana hampir semua pekerjaan rumah ditangani sendiri. Jam kerja bisa mencapai sekitar 18 jam sehari,” katanya.

YLBH-GKB menilai perusahaan penyalur kurang bertanggung jawab terhadap kondisi PMI yang diberangkatkan. Hingga saat ini, somasi yang dikirimkan belum mendapat respons memadai.

“Somasi sudah kami layangkan tiga hari lalu. Namun sampai hari ini belum ada respons positif terkait pemulangan korban,” tegas Samsirin.

Dalam dokumen somasi bernomor 0069/YLBH-GKB/V/2026 tertanggal 21 Mei 2026, YLBH-GKB menyebut adanya dugaan pelanggaran Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, terutama terkait penempatan nonprosedural dan perlindungan PMI.

Selain itu, pihak LBH juga menyoroti dugaan unsur Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007.

YLBH-GKB meminta PT A.A memberikan klarifikasi, memfasilitasi pemulangan korban tanpa biaya, serta menjamin keselamatan dan kesehatan korban hingga kembali ke Indonesia. Pihak LBH memberikan tenggat waktu tujuh hari untuk memberikan tanggapan sebelum menempuh jalur hukum pidana, perdata, maupun administratif.

  • Penulis: Ferdy Ferdy

Reportase Pilihan

  • BMKG menyiapkan operasi modifikasi cuaca pada awal Oktober untuk mengantisipasi kekeringan akibat El Nino. Langkah ini dilakukan guna menjaga pasokan air, mendukung pertanian, dan mencegah kebakaran hutan. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    BMKG Siapkan Modifikasi Cuaca Hadapi Puncak Kekeringan El Nino

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyiapkan operasi modifikasi cuaca (OMC) pada awal Oktober 2026 sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan meningkat akibat fenomena El Nino dan musim kemarau yang lebih panas serta kering. ‎Operasi tersebut dirancang untuk meningkatkan peluang terjadinya hujan sehingga cadangan air di sejumlah waduk tetap terjaga. […]

  • PWI Pusat mendesak Hotman Paris memberikan klarifikasi dan meminta maaf kepada wartawan setelah pernyataannya dinilai merendahkan profesi pers dan mengganggu kemerdekaan pers. (Ist)

    PWI Desak Hotman Paris Minta Maaf ke Wartawan

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyayangkan pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea yang disampaikan kepada wartawan saat memberikan keterangan di lingkungan Kejaksaan Agung. Organisasi profesi tersebut menilai ucapan itu berpotensi merendahkan martabat wartawan sekaligus mencederai semangat kebebasan pers yang dijamin undang-undang. ‎Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengatakan, kegiatan bertanya kepada narasumber merupakan […]

  • Brimob Polda Sumut Bantu Padamkan Kebakaran Tiga Rumah Warga di Pematangsiantar

    Brimob Polda Sumut Bantu Padamkan Kebakaran Tiga Rumah Warga di Pematangsiantar

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Pematangsiantar, ReportaseNews – Personel Kompi 2 Batalyon B Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) bergerak cepat membantu proses pemadaman api yang menghanguskan tiga unit rumah milik warga di Jalan Pendeta Justin Sihombing, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Pematangsiantar, Jumat (27/3/2025). Kedatangan pasukan elite Polri ini di lokasi kejadian bertujuan mempercepat evakuasi serta memastikan api […]

  • Niat Awal Mencuri, Pria di Tapteng Malah Cabuli Anak di Bawah Umur

    Niat Awal Mencuri, Pria di Tapteng Malah Cabuli Anak di Bawah Umur

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapteng, ReportaseNews – Aparat Satuan Reserse Kriminal Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) menangkap seorang pria berinisial WS (35) setelah aksi kriminalnya yang semula berniat mencuri berubah menjadi pencabulan terhadap anak di bawah umur. Pelaku diringkus pada Kamis (7/5/2026), tak lama setelah melancarkan aksinya di salah satu rumah warga di Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapteng. Insiden itu bermula […]

  • BGN meluncurkan aplikasi Reviu Menu MBG untuk mengawasi kualitas makanan Program Makan Bergizi Gratis. Sebanyak 99,88 persen laporan menyatakan makanan layak konsumsi. (Foto: ReportaseNews/HO-BGN)

    BGN Luncurkan Aplikasi Pengawas Menu MBG

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan meluncurkan aplikasi Reviu Menu MBG berbasis organoleptik. Sistem ini dirancang untuk memastikan kualitas makanan yang diterima penerima manfaat tetap terjaga. ‎Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya mengatakan aplikasi tersebut menjadi instrumen baru dalam meningkatkan pengawasan distribusi dan mutu makanan […]

  • Bareskrim Polri mengungkap sindikat pencurian 600 modul BTS 5G senilai Rp60 miliar yang diduga dikendalikan jaringan internasional asal China. Polisi memburu tiga WNA. (Foto: ReportaseNews/Sat Resmob Bareskrim Polri)

    Bareskrim Bongkar Sindikat Curi Modul BTS 5G Senilai Rp60 Miliar

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Sat Resmob Bareskrim Polri membongkar sindikat pencurian modul Base Transceiver Station (BTS) jaringan seluler 5G yang menyebabkan kerugian materiil hingga Rp60 miliar. Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menangkap 12 tersangka yang diduga merupakan bagian dari jaringan internasional yang dikendalikan warga negara asing (WNA) asal China. ‎Para pelaku diduga mencuri sedikitnya 600 modul […]

expand_less