Breaking News
Trending Tags

Peran Sentral Gus Alex di Kasus Kuota Haji

  • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Ishfah Abidal Aziz atau Gus Alex pada Selasa (17/3/2026). Mantan staf khusus Yaqut Cholil Qoumas itu diduga menjadi aktor kunci dalam perkara dugaan korupsi kuota haji.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut peran Gus Alex tidak sekadar administratif. Ia diduga menjadi simpul penting dalam jalur kebijakan sekaligus aliran dana di lingkungan Kementerian Agama.

“Adapun saudara IAA dalam perkara kuota haji ini mempunyai peran yang sentral, yaitu sebagai jembatan alur perintah dan juga jembatan alur penerimaan uang oleh saudara YCQ yang saat itu sebagai Menteri Agama periode 2020-2024,” kata Budi, Selasa (17/3/2026).

Tak hanya itu, penyidik juga menemukan dugaan praktik percepatan keberangkatan haji melalui pembayaran sejumlah fee. Skema ini memungkinkan calon jemaah yang baru mendaftar bisa langsung berangkat tanpa antre.

“Kemudian IAA juga cukup aktif berkaitan dengan pengumpulan fee percepatan atau T0 atau TX bagi para calon jemaah yang tidak perlu mengantre. Jadi mendaftar, membayar harga itu, kemudian bisa berangkat haji saat itu juga,” ujar Budi.

Peran tersebut disebut tidak berhenti pada penyelenggaraan haji 2023. Pada 2024, Gus Alex juga diduga terlibat dalam komunikasi dengan pihak Arab Saudi terkait pembagian kuota tambahan.

Menurut KPK, ia aktif memfasilitasi pertemuan antara Menteri Agama Indonesia dan otoritas Arab Saudi untuk membahas mekanisme pembagian kuota haji tambahan.

“Sehingga tersangka IAA ini juga aktif berkomunikasi dengan pihak-pihak di Arab Saudi, termasuk juga menyiapkan pertemuan antara Menteri Agama Indonesia dengan Menteri Agama Arab Saudi untuk membahas bagaimana proses-proses ataupun mekanisme termasuk administrasinya berkaitan dengan pembagian kuota haji tambahan ini menjadi 50 persen-50 persen,” jelas Budi.

Sementara itu, Gus Alex membantah tudingan bahwa dirinya menjalankan perintah dari Yaqut Cholil Qoumas dalam kasus tersebut.

“Tidak ada, tidak ada perintah apa pun dari Gus Yaqut,” ujar Ishfah di Gedung KPK.

Ia enggan memberikan penjelasan lebih lanjut dan menyatakan telah menyampaikan keterangan kepada penyidik.

Sebelumnya, pada 11 Maret 2026, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak permohonan praperadilan Yaqut.

Lalu, pada 12 Maret 2026, KPK menahan Yaqut di Rumah Tahanan Negara Cabang Gedung Merah Putih KPK. (RN-06)

  • Penulis: RN-06
  • Editor: Djung

Reportase Pilihan

  • Polisi menangkap tiga pelaku jambret HP milik WN Jerman di Sawah Besar, Jakarta Pusat. Dua pelaku utama dan satu penadah kini ditahan. (Ist)

    Jambret HP WN Jerman Dibekuk, 3 Pelaku Ditangkap

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat berhasil mengungkap kasus penjambretan telepon genggam milik seorang warga negara Jerman di kawasan Sawah Besar. Tiga orang pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut telah diamankan, terdiri dari dua eksekutor dan satu penadah. ‎Aksi kejahatan itu terjadi di Jalan Pasar Baru, Sawah Besar, pada Minggu (19/4/2026) sore. Saat […]

  • Korban tewas kecelakaan beruntun di Jalur Pantura Lohbener, Indramayu, bertambah menjadi 12 orang. Polisi mengungkap kronologi tabrakan yang melibatkan tiga kendaraan. (Ist)

    Gran Max Berisi Rombongan Hajatan Ringsek Dihantam Dua Truk, 12 Orang Tewas di Pantura Indramayu

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Indramayu, ReportaseNews — Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan di Jalur Pantai Utara (Pantura), Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, bertambah menjadi 12 orang. Sebagian besar korban meninggal setelah sempat menjalani perawatan medis di rumah sakit. ‎Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Indramayu AKP Undang Syarif mengatakan, semula terdapat tiga korban […]

  • Pakar PBB Francesca Albanese. (Foto: REUTERS/Pierre Albouy)

    Pakar PBB: Israel Disebut Lakukan Penyiksaan Sistematis Palestina

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Pakar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menuding adanya praktik penyiksaan sistematis terhadap warga Palestina oleh Israel sejak Oktober 2023. Temuan tersebut disampaikan oleh Francesca Albanese, pelapor khusus yang ditunjuk oleh PBB untuk memantau situasi hak asasi manusia di wilayah Palestina yang diduduki. ‎Dalam laporan yang dirilis Jumat, Albanese menyatakan warga Palestina yang berada dalam […]

  • PBHI Sebut Militerisasi Ruang Sipil Mulai Hidupkan Rezim Otoritarian

    PBHI Sebut Militerisasi Ruang Sipil Mulai Hidupkan Rezim Otoritarian

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) mengecam keras meluasnya praktik militerisasi ruang sipil oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang dinilai mulai menghidupkan kembali pola-pola intimidasi khas rezim otoritarian. PBHI melihat fenomena pengawasan terhadap warga sipil yang kritis, intimidasi ekspresi publik, hingga pengerahan batalyon tempur Kodam Jaya untuk mengatasi begal […]

  • Brimob Sterilisasi SMA Cahaya Sakti Jatinegara Usai Ancaman Bom di Media Sosial

    Brimob Sterilisasi SMA Cahaya Sakti Jatinegara Usai Ancaman Bom di Media Sosial

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Aparat Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Metro Jaya langsung merespons isu ancaman bom yang menyasar SMA Cahaya Sakti, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (24/2/2026). Unit Penjinak Bom (Jibom) serta Unit Kimia, Biologi, dan Radioaktif (KBR) dikerahkan untuk menyisir setiap sudut bangunan sekolah. Tim Gegana melakukan prosedur pemeriksaan yang sistematis setelah mendapatkan laporan mengenai […]

  • SMA Negeri 1 Purwokerto memperkuat kualitas pendidikan dan ikatan alumni di tengah memudarnya istilah sekolah favorit akibat kebijakan PPDB terbaru. (Foto: RN/Kus)

    Label Sekolah Favorit Pudar, SMAN 1 Purwokerto Bergerak

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Kus
    • 0Komentar

    Purwokerto, ReportaseNews – Perubahan kebijakan pendidikan nasional mulai menggeser istilah “sekolah favorit”. Di tengah situasi itu, SMA Negeri 1 Purwokerto memilih fokus menjaga mutu pembelajaran sekaligus mempererat jaringan alumni lintas generasi. ‎Di Purwokerto, sekolah ini menilai kualitas pendidikan tidak lagi bergantung pada label, tetapi pada konsistensi pembinaan akademik dan karakter siswa. Sistem Penerimaan Peserta Didik […]

expand_less