Breaking News
Trending Tags

Dari Tokoh Pejuang hingga Jadi Kereta Andalan, Ini Sejarah KA Sawunggalih

  • calendar_month 11 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Nama Sawunggalih selama ini begitu lekat dengan perjalanan kereta api yang menghubungkan Kutoarjo, Jawa Tengah, dengan Jakarta. Namun, di balik nama yang tertera pada rangkaian kereta tersebut, tersimpan cerita panjang tentang seorang tokoh yang hidup pada masa pemerintahan Hamengku Buwono I.

Bagi masyarakat Banyumas, Kebumen, Purworejo dan wilayah Jawa Tengah bagian selatan, Kereta Api (KA) Sawunggalih bukan sekadar sarana transportasi. Kereta ini menjadi bagian dari mobilitas masyarakat yang bepergian antara daerah dan Jakarta, termasuk mereka yang bekerja di Ibu Kota dan rutin pulang ke kampung halaman pada akhir pekan.

Nama Sawunggalih sendiri dalam cerita rakyat merujuk pada seorang tokoh yang makamnya berada di belakang Masjid Semawung, wilayah Daleman, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo.

KA. Sawunggalih kelas bisnis era livery kesepakatan. (Foto: ReportaseNews/Tama)

KA. Sawunggalih kelas bisnis era livery kesepakatan. (Foto: ReportaseNews/Tama)

Sawunggalih disebut hidup pada masa pemerintahan Raja Yogyakarta Hamengku Buwono I, yang memerintah pada 1755-1792. Dalam kisah yang berkembang di masyarakat, Sawunggalih mendapat nama Tumenggung Kartowiyogo dari Hamengku Buwono I.

Ia juga dikisahkan menjadi salah satu adipati yang membantu perjuangan Hamengku Buwono I dalam peperangan yang kemudian berujung pada Perjanjian Giyanti 1755. Perjanjian tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Mataram Islam karena membagi kerajaan menjadi Kasultanan Yogyakarta Hadiningrat dan Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Ratusan tahun kemudian, nama Sawunggalih kembali hidup dalam bentuk yang berbeda. PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyematkan nama tersebut pada sebuah layanan kereta api yang pertama kali berdinas pada 31 Mei 1977.

Pada perjalanan perdananya, KA Sawunggalih menggunakan lokomotif BB 201 08 dan membawa rangkaian kelas campuran, yakni bisnis dan ekonomi.

Layanan tersebut kemudian mengalami berbagai perubahan. Pada 1984, Sawunggalih menjadi kereta dengan rangkaian kelas bisnis, sedangkan layanan ekonomi dilayani KA Kutojaya Ekonomi.

Namun, cikal bakal perjalanan kereta yang kemudian dikenal sebagai Sawunggalih sebenarnya telah muncul jauh sebelumnya. Pada 1964 terdapat layanan Fajar/Senja JKA400 yang melayani perjalanan Jakarta Kota menuju Purwokerto, Kroya, Gombong hingga Karanganyar.

Memasuki era 1990-an, perkembangan pelayanan kereta api turut membawa perubahan pada Sawunggalih. Pada 31 Mei 1996, diluncurkan KA Sawunggalih Plus dengan relasi Gambir-Kutoarjo.

KA. Sawunggalih era kelas bisnis masih digunakan. (Foto: ReportaseNews/Tama)

KA. Sawunggalih era kelas bisnis masih digunakan. (Foto: ReportaseNews/Tama)

Sawunggalih Plus membawa lima kereta kelas bisnis plus dan empat kereta kelas eksekutif. Kereta tersebut juga menggunakan lokomotif CC 203. Kelas bisnis plus pada saat itu telah dilengkapi pendingin udara atau AC.

Namun, perjalanan Sawunggalih Plus tidak berlangsung lama. Krisis moneter 1998 yang berdampak terhadap daya beli masyarakat membuat satu rangkaian Sawunggalih Plus akhirnya dihentikan pada 1999.

Perjalanan Sawunggalih kemudian kembali berkembang pada 2001. Saat itu terdapat dua rangkaian, yakni Sawunggalih Utama yang membawa satu hingga dua kereta eksekutif dan tujuh kereta bisnis, serta Kutojaya Bisnis yang menggunakan rangkaian kelas bisnis.

Dalam perkembangannya, rangkaian Kutojaya Bisnis kemudian dilebur menjadi KA Sawunggalih Utama. Pada 2012, rangkaian bisnis Sawunggalih Utama juga mulai mendapatkan tambahan pendingin udara.

Perubahan besar terjadi pada 2018 ketika rangkaian KA Sawunggalih Utama diganti menggunakan rangkaian stainless steel buatan PT INKA tahun 2018. Formasinya terdiri atas dua kereta kelas eksekutif dan enam kereta kelas ekonomi premium.

Perjalanan Sawunggalih terus berkembang. Mulai 19 Juni 2022, kereta tersebut menambah pemberhentian di Stasiun Cikarang.

KA. Sawunggalih saat ini. (Foto: ReportaseNews/Tama)

KA. Sawunggalih saat ini. (Foto: ReportaseNews/Tama)

Kini, KA Sawunggalih melayani perjalanan relasi Kutoarjo-Pasar Senen dan sebaliknya. Untuk keberangkatan pagi dari Kutoarjo, tersedia kelas ekonomi premium dan eksekutif. Sementara perjalanan malam dari Kutoarjo melayani kelas ekonomi premium.

Sejumlah stasiun yang menjadi bagian dari perjalanan KA Sawunggalih antara lain Kutoarjo, Kebumen, Karanganyar, Gombong, Kroya, Purwokerto, Bumiayu, Cirebon, Cikarang, Bekasi, Jatinegara hingga Pasar Senen.

Keberadaan KA Sawunggalih juga tidak lepas dari kebiasaan masyarakat yang bekerja di Jakarta tetapi tetap mempertahankan hubungan dengan kampung halaman. Kereta ini menjadi salah satu pilihan perjalanan bagi masyarakat yang pulang pada Jumat dan kembali ke Jakarta pada Minggu atau Senin.

Untuk tarif, tiket KA Sawunggalih kelas ekonomi premium disebut mulai sekitar Rp250 ribu, sedangkan kelas eksekutif mulai sekitar Rp380 ribu. Harga tersebut dapat berubah bergantung pada jadwal, tanggal keberangkatan dan ketersediaan tiket.

Lebih dari empat dekade sejak pertama kali berdinas, nama Sawunggalih kini tidak hanya menjadi bagian dari sejarah perkeretaapian Indonesia. Nama tersebut juga menjadi penghubung antara sejarah Kutoarjo, mobilitas masyarakat Jawa Tengah bagian selatan dan kehidupan warga yang setiap pekan menempuh perjalanan menuju Jakarta.

 

(RN-07) 

 

 

 

  • Penulis: Tama

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • BGN Akan Verifikas Dugaan Pelanggaran SPPG Gunakan Bangunan Madrasah

    BGN Akan Verifikas Dugaan Pelanggaran SPPG Gunakan Bangunan Madrasah

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Probolinggo, Reportasenews — Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menerima dan akan menindaklanjuti laporan yang disampaikan Laskar Advokasi Siliwangi terkait dugaan ketidaksesuaian penggunaan bangunan sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Melalui surat elektronik yang dikirimkan pada Rabu (9/9/2026), BGN menyatakan dokumen lengkap beserta bukti […]

  • Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermantl. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    8 Orang Hilang Saat Liputan Anak Krakatau, Polda Metro Gelar Doa Bersama

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Polda Metro Jaya menggelar doa bersama untuk mendoakan keselamatan lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak saat hendak melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau. Doa bersama digelar di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jumat siang. Sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya turut mengikuti kegiatan tersebut. Kabid Humas […]

  • Pesanan Parcel Banyumas Meledak Jelang Lebaran

    Pesanan Parcel Banyumas Meledak Jelang Lebaran

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kus
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews — Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, permintaan parcel Lebaran di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, melonjak tajam. Kenaikan ini bahkan mencapai empat kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan pesanan tersebut dirasakan langsung oleh pelaku usaha lokal, salah satunya Oemah Parcel milik Nurin Amalia di Ajibarang Kulon. Usaha ini kini harus bekerja ekstra untuk memenuhi […]

  • Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran ganja seberat 3.066 gram yang dikirim melalui jasa ekspedisi di Tangerang. Dua tersangka ditangkap beserta barang bukti. (Foto: ReportaseNews/HO-Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)

    Gagal Edarkan 3 Kg Ganja via Ekspedisi, 2 Pria Dibekuk Polda Metro Jaya di Tangerang

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polda Metro Jaya kembali mengungkap praktik peredaran narkotika yang memanfaatkan jasa ekspedisi sebagai jalur distribusi. Dalam operasi yang digelar di wilayah Larangan, Kota Tangerang, polisi menyita lebih dari tiga kilogram ganja siap edar dan menangkap dua pria yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut. ‎Kasus ini bermula dari laporan masyarakat mengenai sebuah paket […]

  • Gunung Semeru kembali erupsi pada Minggu pagi dengan kolom abu mencapai 1.300 meter di atas puncak. Status gunung berada pada Level III atau Siaga. (Antara)

    Gunung Semeru Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 1,3 Km

    • calendar_month 12 jam yang lalu
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Lumajang, ReportaseNews — Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali erupsi pada Minggu pagi. Kolom abu letusan teramati mencapai sekitar 1.300 meter di atas puncak Mahameru atau 4.976 meter di atas permukaan laut (mdpl). Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, mengatakan erupsi terjadi pada pukul 05.55 WIB. Kolom abu berwarna putih […]

  • Ilustrasi kebakaran. (Ist)

    Kebakaran Pulogadung Tewaskan 3 Orang, Polisi Selidiki Penyebab

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran yang melanda sebuah rumah, toko kelontong, dan warung makan di kawasan permukiman padat di Pulogadung, Jakarta Timur, pada Minggu (12/7/2026) dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan satu warga mengalami luka-luka. ‎Kapolsek Pulogadung Kompol Gomos Simamora mengatakan hingga kini penyidik masih melakukan penyelidikan untuk […]

expand_less