Breaking News
Trending Tags

KPK OTT Bupati Pekalongan, Kantor Disegel

  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

‎Jakarta, ReportaseNews – Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, tim penindakan mengamankan Bupati Pekalongan, Fatia Arafiq, bersama sejumlah pihak lainnya.

‎Pemeriksaan dilakukan secara tertutup di Aula Wicaksana Laghawa, Polres Pekalongan Kota, Selasa (3/3/2026). Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Pekalongan turut dimintai klarifikasi dalam ruangan yang sama oleh tim penyidik.

‎Pelaksana Sementara Kepala Seksi Humas Polres Pekalongan Kota, Iptu Purno Utomo, membenarkan bahwa aula tersebut digunakan oleh KPK.

‎“Benar, aula kami dipakai untuk pemeriksaan pejabat dari lingkup Kabupaten Pekalongan. Kami hanya menyediakan tempat,” ujar Purno, Selasa (3/3/2026).

‎Ia menegaskan, pihak kepolisian tidak terlibat dalam proses pemeriksaan. Seluruh rangkaian kegiatan menjadi kewenangan penuh KPK.

‎Dalam operasi ini, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) disebut ikut terseret pemeriksaan, antara lain BKPSDM, Dinas Perdagangan dan UKM, Prokompim, Dinperkim-LH, hingga DPUTARU.

‎Tak hanya memeriksa pejabat, KPK juga menyegel ruang kerja Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan. Pada pintu ruangan terpasang segel bertuliskan “Dalam Pengawasan KPK” tertanggal 3 Maret 2026. Beberapa ruang dinas lainnya turut disegel.

‎Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan OTT tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Pekalongan.

‎”Dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus kali ini adalah berkaitan dengan pengadaan di wilayah Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

‎Saat ditanya apakah proyek pengadaan itu berkaitan dengan dinas-dinas yang ruangannya disegel, Budi menyebut proses pendalaman masih berlangsung.

‎”Terkait dengan pengadaannya ini masih terus didalami karena saat ini sedang berlangsung permintaan keterangan kepada sejumlah pihak di Pekalongan,” ujarnya.

‎Sesuai ketentuan KUHAP, KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Angkat Sisi Kemanusiaan di Tengah Kerusuhan Poso, Duet Rudi Soedjarwo & Denny Siregar Rilis “Tanah Runtuh”

    Angkat Sisi Kemanusiaan di Tengah Kerusuhan Poso, Duet Rudi Soedjarwo & Denny Siregar Rilis “Tanah Runtuh”

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Denny Siregar Production kembali menghadirkan karya berani yang relevan secara sosial. Bekerja sama dengan sutradara kawakan Rudi Soedjarwo, mereka merilis film epik berdurasi nyaris tiga jam bertajuk Tanah Runtuh. Berlatar peristiwa kerusuhan di Poso, Sulawesi Tengah, Rudi Soedjarwo menolak menjadikan tragedi berdarah tersebut sebagai jualan utama. Alih-alih berfokus pada skala kehancurannya, Rudi […]

  • Ilustrasi bus ALS. (Foto: Wikipedia/Mujiono M)

    Cerita Mudik di Bus ALS Dipenuhi Asap Rokok, Balita Sesak Napas

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Perjalanan mudik Lebaran kerap menyisakan cerita beragam. Selain kemacetan panjang, pengalaman tidak menyenangkan juga dialami seorang ibu yang bepergian menggunakan bus antarkota antarprovinsi (AKAP). ‎Curhatan tersebut viral setelah diunggah melalui akun Instagram @nurohmahkd pada Rabu (25/3/2026). Video yang beredar memperlihatkan kondisi di dalam bus ber-AC yang dipenuhi asap rokok. Sejumlah penumpang, termasuk […]

  • Polisi ungkap motif pembunuhan Nus Kei di Bandara Karel Sadsuitubun dipicu dendam lama terkait kasus pembunuhan di Bekasi. (Humas Polres Maluku Tenggara)

    Motif Dendam Lama, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Maluku Tenggara, ReportaseNews — Kepolisian mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora alias Nus Kei (59). Aksi pelaku dipicu dendam pribadi yang telah berlangsung lama. ‎Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi menjelaskan, konflik antara pelaku dan korban sudah terjadi sejak keduanya berada di Jakarta. ‎”Motifnya adalah dendam (pribadi). Permasalahan sebelumnya antara pelaku dengan […]

  • Polres Padangsidimpuan Musnahkan Sabu dan Ganja Hasil Operasi Pekat

    Polres Padangsidimpuan Musnahkan Sabu dan Ganja Hasil Operasi Pekat

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, ReportaseNews – Polres Padangsidimpuan bersama unsur Forkopimda memusnahkan ribuan barang bukti narkotika, minuman keras, dan knalpot brong hasil operasi pemberantasan penyakit masyarakat (Pekat) di halaman Mapolres Padangsidimpuan, Selasa (7/4/2026). Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna merinci, barang bukti yang dimusnahkan tersebut meliputi sabu seberat 41,75 kilogram, ganja sebanyak 36 kilogram, 150 botol minuman keras, serta […]

  • Dude Harlino dan Alyssa Soebandono diperiksa Bareskrim terkait dugaan penipuan PT Dana Syariah Indonesia senilai Rp2,4 triliun dengan korban lebih dari 15.000 orang. (Foto: RN/Tama)

    Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Dude Harlino-Alyssa Soebandono Dipanggil Bareskrim

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Pasangan artis Dude Harlino dan Alyssa Soebandono memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri pada Kamis (2/4/2026). Keduanya tiba di Gedung Bareskrim sekitar pukul 09.10 WIB untuk memberikan keterangan terkait kasus dugaan penipuan PT Dana Syariah Indonesia (DSI). ‎Pemeriksaan dilakukan dalam kapasitas keduanya sebagai saksi. Mereka sebelumnya diketahui pernah mempromosikan perusahaan tersebut sebagai Brand […]

  • Patuan Mandailing Klarifikasi Video Viral Pengantin Masuk Rumah Lewat Jendela

    Patuan Mandailing Klarifikasi Video Viral Pengantin Masuk Rumah Lewat Jendela

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews –Raja Panusunan Mandailing Godang H. Hasanul Arifin Nasution, SSos. gelar Patuan Mandailing mengklarifikasi polemik yang muncul setelah beredarnya video pasangan pengantin mengenakan busana bernuansa Mandailing yang memasuki rumah melalui postingan akun Tiktok @Butet Tikkal. Tokoh adat yang juga menjabat Ketua Forum Pelestarian dan Pengembangan Adat Budaya (FPPAB) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) itu mengajak […]

expand_less