Breaking News
Trending Tags

KPAI Kritik Lemahnya Pengawasan, Kasus 53 Anak di Daycare Yogyakarta Jadi Bukti

  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews — Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai kasus dugaan kekerasan terhadap puluhan anak di sebuah daycare di Yogyakarta mencerminkan lemahnya sistem pengawasan serta regulasi lembaga penitipan anak di tingkat daerah.

‎Wakil Ketua KPAI Jasra Putra mengatakan, banyak daycare beroperasi tanpa izin resmi dan tidak memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang jelas dalam pengasuhan anak.

‎”Kasus ini menunjukkan lemahnya pengawasan dan regulasi daycare di tingkat daerah. Banyak lembaga beroperasi tanpa izin resmi, tidak memiliki standar operasional prosedur (SOP) pengasuhan, dan luput dari pantauan dinas terkait,” ujar Jasra, seperti dikutip Antara, Selasa (29/4/2026).

‎Ia menambahkan, tidak adanya sistem rujukan dan asesmen yang terintegrasi turut memperparah kondisi tersebut, sehingga potensi kekerasan tidak terdeteksi sejak dini.

‎”Sehingga, membuat lemahnya pengawasan berjenjang dan rujukan yang terputus,” kata dia.

‎KPAI juga menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras dugaan kekerasan yang dialami anak-anak di daycare tersebut. Temuan kondisi korban dinilai sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap hak anak.

‎”Penemuan anak-anak dalam kondisi kaki dan tangan terikat, serta mulut tersumpal kain agar tidak menangis adalah sebuah tragedi kemanusiaan yang menampar wajah perlindungan anak di Indonesia,” ujar Jasra.

‎Kasus ini bermula dari laporan terhadap Daycare Little Aresha di Yogyakarta terkait dugaan kekerasan dan penelantaran anak. Aparat kepolisian kemudian melakukan penggerebekan pada Jumat (24/4/2026).

‎Dari hasil penyelidikan awal, sedikitnya 53 anak diduga mengalami kekerasan, diskriminasi, dan penelantaran dari total 103 anak yang dititipkan di fasilitas tersebut.

‎Polresta Yogyakarta telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka. Dua di antaranya adalah DK (51) selaku ketua yayasan dan AP (42) sebagai kepala sekolah, sementara sebelas tersangka lainnya merupakan pengasuh daycare.

‎Kasus ini menjadi sorotan publik dan mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem perizinan serta pengawasan daycare di berbagai daerah. (RN-07)

‎

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Perkuat Penyerapan Alumni, LPDP Jajaki Kerjasama dengan Danantara

    Perkuat Penyerapan Alumni, LPDP Jajaki Kerjasama dengan Danantara

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menjajaki peluang kerja sama dengan BPI Danantara guna memperkuat ekosistem talenta nasional. Kolaborasi ini bertujuan mengoptimalkan penyerapan para alumni penerima beasiswa agar dapat berkontribusi langsung di sektor-sektor industri prioritas. Direktur LPDP Sudarto menyatakan pihaknya sedang melakukan diskusi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Danantara dan sektor perbankan. […]

  • Mantan debt collector di Banyumas sukses ternak gurame dari lahan sempit. Modal Rp5 juta berkembang hingga omzet mencapai Rp50 juta. (Foto: ReportaseNews/Kus)

    Eks Debt Collector Banyumas Raup Rp50 Juta dari Gurame

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews — Perubahan drastis dialami seorang mantan debt collector di Kabupaten Banyumas yang kini sukses membudidayakan ikan gurame. Berawal dari lahan terbatas di belakang rumah, usaha tersebut berkembang hingga menghasilkan omzet puluhan juta rupiah. ‎Pria bernama Andes Sudrajat memutuskan meninggalkan pekerjaannya setelah lebih dari dua dekade berkecimpung sebagai penagih utang. Ia kemudian mencoba peruntungan […]

  • Tito Karnavian Ungkap Alasan Pengembalian TKD Sumut yang Paling Besar

    Tito Karnavian Ungkap Alasan Pengembalian TKD Sumut yang Paling Besar

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kasatgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Tito Karnavian mengungkapkan besarnya nilai pengembalian dana Transfer ke Daerah (TKD) tahun anggaran 2026 untuk Provinsi Sumatera Utara (Sumut) disebabkan besaran pemotongan anggaran yang dialami wilayah tersebut pada masa penyesuaian sebelumnya. Langkah pengembalian dana fiskal itu menjadi komitmen pemerintah pusat untuk memulihkan kapasitas anggaran daerah-daerah yang […]

  • Panen Berlimpah, Masyarakat Malaka Gelar Upacara Adat Tebe Beimau Sali

    Panen Berlimpah, Masyarakat Malaka Gelar Upacara Adat Tebe Beimau Sali

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Kupang, ReportaseNews – Kapolres Malaka, AKBP. Riki Ganjar Gumilar mengikuti upacara adat  Tebe Beimau Sali di Desa Kamanasa, Kecamatan Malaka Tengah, Malaka, Nusa Tenggara Timur, Selasa (14/4). Upacara adat Tebe Beimau Sali adalah acara adat tahunan masyarakat setempat sebagai  tanda syukur atas panen raya yang dihasilkan oleh warga di Suku Lia Nain. “Acara adat Tebe […]

  • Ratusan Warga Kompleks DPR Tertibkan Rumah Kos di Padangsidimpuan, 43 Orang Diamankan

    Ratusan Warga Kompleks DPR Tertibkan Rumah Kos di Padangsidimpuan, 43 Orang Diamankan

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, ReportaseNews – Ratusan warga Kompleks DPR, Lingkungan V, Kelurahan Wek VI, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Bersama TNI-Polri menertibkan rumah kos pada Rabu (29/7/2026) malam hingga Kamis (30/7/2026) dini hari. Penertiban yang melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat kelurahan, serta aparat keamanan ini sebagai upaya meredam keresahan warga akibat maraknya aktivitas tamu tidak dikenal hingga larut […]

  • Kasus dokter magang meninggal di Jambi masih menunggu hasil investigasi Kemenkes. Polisi siap proses hukum jika ditemukan pelanggaran. (Ist)

    Dokter Magang di Jambi Meninggal, Polisi Tunggu Hasil Kemenkes

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jambi, ReportaseNews — Kepolisian Daerah Jambi masih menunggu hasil investigasi Kementerian Kesehatan terkait meninggalnya seorang dokter magang (internship) Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya yang bertugas di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. ‎Kepala Bidang Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, hingga kini belum ada laporan resmi yang diterima dari pihak […]

expand_less