Breaking News
Trending Tags

15 Ribu Anak Tak Sekolah, Dindik Banyumas Jemput Bola

  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banyumas, ReportaseNews — Pemerintah Kabupaten Banyumas mempercepat penanganan anak tidak sekolah (ATS) yang jumlahnya mencapai sekitar 15 ribu anak. Upaya ini menjadi bagian dari prioritas program “Pasti Sekolah” yang digulirkan pemerintah daerah.

‎Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Amrin Ma’aruf, mengatakan data awal tersebut bersumber dari Dapodik dan masih memerlukan verifikasi di lapangan. Tim khusus pun dibentuk hingga tingkat kecamatan untuk memastikan validitas jumlah ATS.

‎“Data awal memang sekitar 15 ribu, tapi setelah diverifikasi, jumlah riil bisa berbeda. Contohnya di Kecamatan Tambak, dari sekitar 400 data ATS, ternyata yang benar-benar tidak sekolah hanya sekitar 170 anak,” kata Amrin, Jumat (10/4/2026).

‎Verifikasi lapangan menunjukkan beberapa wilayah memiliki konsentrasi ATS cukup tinggi. Salah satunya Desa Watuagung dengan jumlah sekitar 120 anak. Untuk mengatasi kondisi tersebut, Dinas Pendidikan menggandeng lembaga pendidikan non-formal dan sekolah swasta sebagai alternatif layanan belajar.

‎Pendekatan yang diterapkan juga tidak lagi menunggu siswa datang ke sekolah. Pemerintah daerah mengedepankan metode “jemput bola” dengan menghadirkan tutor atau guru langsung ke lokasi anak-anak yang kesulitan mengakses pendidikan.

‎“Permasalahan utama ATS itu jarak dan kondisi sosial ekonomi. Banyak anak lebih memilih membantu orang tua bekerja daripada sekolah. Maka solusinya, kita yang mendatangi mereka,” tegasnya.

‎Program tersebut mencakup berbagai model pembelajaran, seperti kelas jarak jauh, homeschooling, serta pendidikan kesetaraan melalui PKBM. Anak yang sempat berhenti sekolah diarahkan melanjutkan jenjang terakhir, sedangkan yang belum pernah bersekolah difasilitasi melalui pendidikan non-formal.

‎Selain itu, Dinas Pendidikan juga melibatkan aparat TNI dan kepolisian di tingkat kecamatan untuk membantu pendataan anak tidak sekolah, terutama di wilayah terpencil. Kolaborasi lintas sektor diharapkan mempercepat penanganan sekaligus memastikan tidak ada anak yang terlewat.

‎Perhatian serupa juga diberikan kepada warga binaan lembaga pemasyarakatan. Ketua Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan Jawa Tengah, Djoko Susanto, menilai pendidikan penting untuk mendukung proses pembinaan.

‎“Mereka ini sedang menghadapi masalah hukum, jadi perlu pendekatan motivasi dulu. Pendidikan menjadi bagian penting dari proses perbaikan diri mereka,” ujarnya.

‎Ke depan, pemerintah daerah berencana memperluas keberadaan PKBM di setiap kecamatan serta menambah tenaga tutor. Langkah ini dilakukan agar layanan pendidikan non-formal semakin mudah dijangkau masyarakat.

‎Amrin optimistis upaya tersebut dapat menekan angka ATS secara bertahap. Ia menegaskan seluruh anak tetap harus memperoleh akses pendidikan melalui jalur apa pun.

‎“Prinsipnya, semua anak harus punya ijazah. Apapun jalurnya, baik formal maupun non-formal, yang penting mereka tetap mendapatkan hak pendidikan,” pungkasnya. (Kus)

  • Penulis: Kusworo
  • Editor: Ullifna Tamama

Reportase Pilihan

  • Mantan debt collector di Banyumas sukses ternak gurame dari lahan sempit. Modal Rp5 juta berkembang hingga omzet mencapai Rp50 juta. (Foto: ReportaseNews/Kus)

    Eks Debt Collector Banyumas Raup Rp50 Juta dari Gurame

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews — Perubahan drastis dialami seorang mantan debt collector di Kabupaten Banyumas yang kini sukses membudidayakan ikan gurame. Berawal dari lahan terbatas di belakang rumah, usaha tersebut berkembang hingga menghasilkan omzet puluhan juta rupiah. ‎Pria bernama Andes Sudrajat memutuskan meninggalkan pekerjaannya setelah lebih dari dua dekade berkecimpung sebagai penagih utang. Ia kemudian mencoba peruntungan […]

  • Tega! Seorang Tulang di Tapteng Cabuli Bere dan Lecehkan Kakak Kandungnya

    Tega! Seorang Tulang di Tapteng Cabuli Bere dan Lecehkan Kakak Kandungnya

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapteng, ReportaseNews – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) menangkap pria berinisial FS (27) yang diduga mencabuli bere (keponakan) sendiri di Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapteng. Tersangka yang merupakan saudara kandung dari ibu korban ini diringkus polisi setelah ayah korban melapor ke polisi pada 10 Mei 2026. Kapolres Tapteng melalui Kasat Reskrim Iptu […]

  • Warga Kritik Kinerja BPN Bogor 1 yang Enggan Selesaikan Persoalan Tanah di Babakan Madang

    Warga Kritik Kinerja BPN Bogor 1 yang Enggan Selesaikan Persoalan Tanah di Babakan Madang

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Bogor, ReportaseNews – Ketua Koperasi Merah Putih Cakung Timur Syahril Harahap menilai kinerja Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor 1 plin-plan, karena membatalkan secara sepihak rencana survei lapangan dan mitigasi lahan milik almarhum M. Enoh di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Bogor, Rabu (8/4/2026). Padahal, agenda tersebut sangat penting untuk melakukan pencarian fakta […]

  • SPKT Polda Metro Jaya Responsif Tangani Laporan Warga 

    SPKT Polda Metro Jaya Responsif Tangani Laporan Warga 

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Pelayanan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya kembali mendapat respons positif dari masyarakat. Seorang warga, Amiati, yang membuat laporan kehilangan STNK dan dokumen kendaraan lainnya pada Rabu (18/2/2026), mengaku puas dengan proses pelayanan yang diterimanya. “Saya Amiati, tadi membuat surat kehilangan STNK dan surat-surat lainnya. Pelayanannya mantap, baik. Terima […]

  • Timnas Indonesia U-17 gagal meraih kemenangan usai ditahan Vietnam 0-0 di Piala AFF U-17 2026. Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto soroti lemahnya serangan balik. (Foto: Antara/Rizal Hanafi)

    Timnas U-17 Mandek Usai Lawan Vietnam, Pelatih Soroti Serangan Balik

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Sidoarjo, ReportaseNews – Timnas Indonesia U-17 harus puas dengan hasil imbang tanpa gol saat menghadapi Vietnam dalam lanjutan Piala AFF U-17 2026. Hasil tersebut menjadi perhatian serius tim pelatih untuk pembenahan menjelang turnamen berikutnya. ‎Pelatih Timnas U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, mengakui strategi yang diterapkan belum berjalan optimal, terutama saat transisi menyerang. ‎“Kami menyiapkan game plan […]

  • Buntut Mobil Terbakar di SPBU Saba Purba, Pengelola Terancam Pidana Berlapis

    Buntut Mobil Terbakar di SPBU Saba Purba, Pengelola Terancam Pidana Berlapis

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Ancaman sanksi pidana berat menanti pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang nekat melayani atau membiarkan praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM). Sanksi pidana ini kembali menjadi sorotan menyusul insiden terbakarnya minibus Suzuki Carry yang diduga menggunakan tangki siluman saat mengisi bahan bakar di area SPBU Saba Purba, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, […]

expand_less