Breaking News
Trending Tags

Sidang Perdana Gugatan Andri Tedjadharma di PN Cibinong, KPKNL dan PUPN Mangkir

  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Cibinong, ReportaseNews – Perjuangan hukum Andri Tedjadharma untuk mempertahankan hak atas rumah pribadinya memasuki babak baru. Sidang perdana gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) yang diajukan terhadap Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN), dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta I di Pengadilan Negeri Cibinong, Rabu (5/8/2026), berlangsung tanpa kehadiran para tergugat.

Andri Tedjadharma, yang kini berusia 70 tahun dan mengaku tengah mengalami berbagai gangguan kesehatan, menggugat penyitaan serta rencana lelang rumah miliknya di kawasan Megamendung, Puncak, Bogor. Menurutnya, tindakan tersebut dilakukan dengan dasar tuduhan bahwa dirinya merupakan penerima dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), tuduhan yang terus dibantahnya.

Sidang perdana yang dijadwalkan untuk mempertemukan para pihak hanya dihadiri Andri bersama tim kuasa hukumnya. Sementara pihak DJKN Kementerian Keuangan, PUPN, dan KPKNL Jakarta I tidak hadir dalam persidangan.

Kuasa hukum Andri Tedjadharma, Edi Winarto, S.H., M.H., C.L.A., menyayangkan ketidakhadiran para tergugat. Menurutnya, absennya pihak yang digugat menimbulkan pertanyaan mengenai keseriusan mereka dalam menghadapi proses hukum.

“Ketidakhadiran mereka di sidang gugatan perbuatan melawan hukum ini menjadi bukti bahwa mereka tidak menghormati lembaga peradilan, khususnya Pengadilan Negeri Cibinong,” ujar Edi dalam keterangan tertulis.

Ia menambahkan, apabila seluruh tindakan penyitaan telah dilakukan sesuai prosedur hukum (due process of law), seharusnya para tergugat hadir untuk menjelaskan dasar hukum tindakan tersebut di hadapan majelis hakim.

Menurut Edi, proses persidangan merupakan forum yang tepat untuk menguji legalitas setiap tindakan negara, termasuk penyitaan aset warga negara.

Dalam gugatannya, Andri kembali menegaskan bahwa dirinya maupun Bank Centris Internasional bukan obligor BLBI dan tidak pernah menerima pencairan dana BLBI dari Bank Indonesia.

Ia menyatakan gugatan tersebut diajukan untuk memperoleh kepastian hukum sekaligus memulihkan hak atas aset pribadinya yang disita. Menurut Andri, penyitaan itu berangkat dari anggapan bahwa dirinya merupakan penanggung utang negara, sesuatu yang ia bantah sejak awal.

Andri juga mengacu pada sejumlah putusan pengadilan sebelumnya yang, menurutnya, menunjukkan bahwa dirinya dan Bank Centris Internasional bukan penerima dana BLBI maupun penanggung utang negara.

Dalam berbagai kesempatan, Andri menjelaskan bahwa hubungan Bank Centris Internasional dengan Bank Indonesia hanya tertuang dalam Akta Nomor 46 dan Akta Nomor 47 tertanggal 9 Januari 1998.

Akta tersebut, menurut Andri, mengatur penjualan promes nasabah dengan jaminan tanah seluas 452 hektare serta gadai saham pemegang saham Bank Centris Internasional. Namun, ia menegaskan tidak pernah ada pencairan dana ke rekening resmi Bank Centris Internasional.

Andri mengklaim pembayaran yang dilakukan Bank Indonesia justru masuk ke rekening lain yang disebutnya sebagai rekening individual dengan nomor berbeda dari rekening resmi Bank Centris Internasional.

Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu dasar mengapa dirinya menolak disebut sebagai penerima dana BLB

Andri juga menyoroti Akta Nomor 39 tertanggal 22 Februari 1999 mengenai pengalihan piutang (cessie) dari Bank Indonesia kepada Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

Ia mengaku tidak pernah mengetahui adanya pengalihan tersebut dan menilai proses tersebut tidak disertai penyerahan jaminan sebagaimana tercantum dalam Akta Nomor 46.

Berdasarkan pandangannya, penyelesaian sengketa seharusnya dilakukan dengan menarik kembali surat utang yang dialihkan kepada BPPN dan mengembalikan promes nasabah kepada Bank Indonesia agar penyelesaian dilakukan sesuai perjanjian awal antara Bank Indonesia dan Bank Centris.(RN-04).

  • Penulis: Didik

Reportase Pilihan

  • Pasca Banjir Bandang Lereng Slamet, Warga dan Relawan Tanam  5.000 Pohon

    Pasca Banjir Bandang Lereng Slamet, Warga dan Relawan Tanam  5.000 Pohon

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Purbalingga, ReportaseNews — Banjir bandang yang menerjang kaki Gunung Slamet menyisakan kerusakan serius di kawasan Gunung Malang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Lereng yang dulunya hijau berubah menjadi jalur lumpur dan longsoran. Namun, di tengah ancaman bencana yang masih membayangi, aksi nyata langsung digerakkan. Sebanyak 5.000 batang pohon ditanam dalam satu gerakan serentak, Sabtu pagi. Ratusan […]

  • Menjaga Kulit Tetap Glowing Selama Menjalankan Puasa

    Menjaga Kulit Tetap Glowing Selama Menjalankan Puasa

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

      Jakarta, ReportaseNews – Perubahan pola makan dan jam tidur selama berpuasa ikut memengaruhi kondisi kulit. Banyak orang mengeluhkan wajah terasa lebih kering, kusam, bahkan muncul jerawat menjelang Lebaran. Menurut Founder DERMAVers Klinik, Dokter Lusiyanti, kekurangan cairan (dehidrasi) memang menjadi persoalan utama kulit selama puasa. “Kalau bulan Ramadhan kan sudah pasti akan kekurangan cairan, kulitnya […]

  • Kabut dan embun menurunkan jarak pandang di Tol Palembang–Indralaya. Akses Gerbang Tol Palembang sempat diberlakukan buka-tutup selama 1,5 jam. (Don)

    Kabut Pagi, Tol Palembang–Indralaya Sempat Buka-Tutup

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Don
    • 0Komentar

    Palembang, ReportaseNews — Kabut dan embun pada Minggu (6/9/2026) pagi sempat mengganggu jarak pandang pengguna jalan di ruas Tol Palembang–Indralaya, Sumatera Selatan. Kondisi tersebut membuat pengelola tol menerapkan sistem buka-tutup akses sebagai langkah antisipasi kecelakaan. Hutama Karya selaku pengelola jalan tol memberlakukan sistem buka-tutup di akses Gerbang Tol Palembang sekitar pukul 05.45 hingga 07.15 WIB. […]

  • Arak Ketupat Syawalan Durendampit Hidupkan Tradisi Kebersamaan

    Arak Ketupat Syawalan Durendampit Hidupkan Tradisi Kebersamaan

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews – Pagi itu, suasana Dusun Durendampit, Desa Ciberung, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, terasa berbeda. Di bawah langit cerah, warga berbondong-bondong membawa ketupat dan aneka hidangan, berjalan bersama dalam arak-arakan yang sarat makna. Tradisi Syawalan pun kembali digelar, menghadirkan kehangatan, syukur, dan kebersamaan yang begitu kental. Perayaan yang dikenal sebagai Lebaran Ketupat […]

  • Presiden Prabowo Subianto Dikabarkan Reshuffle Kabinet Sore Nanti

    Presiden Prabowo Subianto Dikabarkan Reshuffle Kabinet Sore Nanti

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan melantik sejumlah menteri dan pejabat setingkat menteri dalam perombakan atau reshuffle kabinet yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026) sore. Berdasarkan informasi yang dihimpun, prosesi pelantikan para pembantu Presiden ini dijadwalkan berlangsung pada pukul 15.00 WIB. Kabar mengenai kepastian jadwal pelantikan ini dibenarkan oleh salah satu […]

  • Ditressiber Polda Metro Jaya memberikan edukasi kejahatan siber kepada siswa Sekolah Cikal dan Mentari untuk mencegah bullying, grooming, pornografi, dan judi online sejak dini. (Foto: dok Ditressiber Polda Metro Jaya)

    Ditressiber Polda Metro Jaya Ingatkan Bahaya Grooming dan Bullying Digital Pada Siswa

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya menerima kunjungan siswa kelas V dan VI Sekolah Cikal serta Mentari Intercultural School Jakarta dalam rangka Primary Years Programme Exhibition, Jumat (20/2/2026). ‎Kegiatan berlangsung di Ruang Ramah Anak Ditressiber Polda Metro Jaya sejak pukul 09.30 WIB. Para siswa dibekali pemahaman tentang ragam kejahatan siber yang kerap […]

expand_less