Breaking News
Trending Tags

Setelah Karhutla, Sanggau Kini Diterjang Banjir dan Longsor, 13 Warga Terdampak

  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sanggau, ReportaseNews  – Setelah sekitar tiga bulan menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, kini kembali dihadapkan pada bencana alam. Kali ini, banjir disertai tanah longsor menerjang Dusun Nekan, Desa Nekan, Kecamatan Entikong, pada Selasa hingga Rabu (3–4 November 2026).

Bencana yang dipicu hujan dengan intensitas cukup tinggi tersebut mengakibatkan lima unit rumah warga terdampak, dengan total lima kepala keluarga (KK) atau sebanyak 13 jiwa.

Berdasarkan laporan hasil assessment dan kaji cepat (Rapid Assessment) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau, hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Entikong sejak Selasa malam menyebabkan peningkatan debit air sekaligus membuat kondisi tanah menjadi jenuh dan labil.

Kondisi tersebut kemudian memicu banjir yang disertai tanah longsor di wilayah Dusun Nekan.

Peristiwa longsor dilaporkan terjadi pada Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Material tanah yang bergerak menerjang sejumlah rumah warga hingga menyebabkan kerusakan pada bagian dinding bangunan, bahkan beberapa bagian kamar rumah mengalami kerusakan atau roboh.

Dari hasil pendataan sementara, lima keluarga yang terdampak masing-masing adalah Yakob dengan empat jiwa, Kristina Keni satu jiwa, Selamet Mulyadi tiga jiwa, Antonia Resenin satu jiwa, serta Kasianus Donatus empat jiwa.

Salah satu keluarga terdampak, yakni Selamet Mulyadi bersama tiga anggota keluarganya, saat ini telah mengungsi ke rumah mertua. Keluarga tersebut bahkan berencana merelokasi tempat tinggal demi menghindari risiko bencana susulan.

Sementara itu, rumah milik Antonia Resenin berdasarkan hasil pendataan sementara belum mengalami kerusakan fisik. Namun, lokasinya yang berada di sekitar kawasan terdampak tetap membutuhkan pemantauan.

BPBD Kabupaten Sanggau juga mengidentifikasi masih adanya potensi longsor susulan. Kondisi tanah di sekitar lokasi kejadian dinilai perlu diwaspadai, terutama apabila kembali terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Disisi lain, dari laporan assessment tersebut, BPBD Kabupaten Sanggau mengidentifikasi sejumlah kebutuhan mendesak untuk mendukung penanganan warga terdampak.(Adi/RN-04).

  • Penulis: Didik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Berantas Praktik Haji Ilegal, Kemenhaj dan Polri Bentuk Satgas

    Berantas Praktik Haji Ilegal, Kemenhaj dan Polri Bentuk Satgas

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menggandeng Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk memperketat pengawasan dan menekan praktik haji nonprosedural demi melindungi masyarakat. Langkah ini sebagai respons atas maraknya praktik haji ilegal yang kerap merugikan calon jamaah di Tanah Air. Upaya tersebut dimatangkan melalui rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga yang berlangsung di […]

  • Pasutri Tipu 34 Polisi di Padangsidimpuan, Modusnya Pinjaman Bank Pakai Jaminan SK

    Pasutri Tipu 34 Polisi di Padangsidimpuan, Modusnya Pinjaman Bank Pakai Jaminan SK

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, ReportaseNews – Polres Padangsidimpuan mengungkap dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang melibatkan pasangan suami-istri berinisial RL dan SHL di lingkungan kepolisian setempat. Kasus yang dibeberkan dalam konferensi pers pada Senin (6/4/2026) itu merugikan puluhan personel kepolisian dengan total korban mencapai 34 orang. Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna menjelaskan, praktik ilegal ini berlangsung dalam […]

  • Erupsi Anak Krakatau Batalkan 18 Penerbangan Palembang

    Erupsi Anak Krakatau Batalkan 18 Penerbangan Palembang

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Don
    • 0Komentar

    Palembang, ReportaseNews — Erupsi Anak Gunung Krakatau berdampak langsung terhadap konektivitas penerbangan dari dan menuju Palembang. Sebanyak 18 penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II atau Bandara SMB II dibatalkan pada Minggu (6/9/2026). Pembatalan tersebut terjadi setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, ditutup sementara akibat terdampak sebaran abu vulkanik dari erupsi Anak Gunung Krakatau. Dari […]

  • Diduga Dianiaya, Seorang Pria Tewas di Lokasi Tambang Emas Ilegal di Madina

    Diduga Dianiaya, Seorang Pria Tewas di Lokasi Tambang Emas Ilegal di Madina

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Seorang pria paruh baya ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi luka lebam di lokasi pengolahan limbah tambang emas ilegal milik Haji Endang, Desa Runding, Kecamatan Panyabungan Selatan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (8/4/2026). Korban yang hingga kini belum diketahui identitasnya tersebut diduga menjadi korban penganiayaan sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit […]

  • Polri menangkap kurir sabu di Makassar dengan barang bukti lebih dari 5 kilogram senilai Rp9 miliar. Jaringan dikendalikan dua DPO, polisi terus mengembangkan kasus. (Foto: ReportaseNews/HO-Dittipidnarkoba Bareskrim Polri)

    Kurir Sabu Bernilai Rp9 Miliar Dibekuk Polisi di Makassar

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Makassar, ReportaseNews — Aparat gabungan dari Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri bersama Satgas Narcotic Investigation Center (NIC) mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Seorang pria yang diduga sebagai kurir ditangkap dengan barang bukti sabu seberat lebih dari lima kilogram. ‎Kompol Reza Pahlevi, Kanit 3 Subdit 4 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, menjelaskan […]

  • Sebanyak 80 kapal feri disiapkan untuk melayani arus mudik Lebaran 2026 di lintasan Merak–Bakauheni guna mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan. (Foto: RN/Tama)

    80 Kapal Feri Siap Layani Mudik Merak–Bakauheni

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Cilegon, ReportaseNews – Sebanyak 80 kapal feri disiapkan untuk melayani penyeberangan di lintasan Merak–Bakauheni selama arus mudik Lebaran 2026. Armada tersebut disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan dari Pulau Jawa menuju Sumatera. ‎ ‎Pelaksana Harian Kepala Kantor KSOP Kelas I Banten, Hermanta, mengatakan puluhan kapal tersebut akan dioperasikan di sejumlah pelabuhan di wilayah Banten […]

expand_less