Usai Tampil di Amsterdam Dance Event, DJ Puput Carolina Siapkan Lagu untuk Ajak Pendengar Berolahraga
- calendar_month 8 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – DJ Puput Carolina mulai mengeksplorasi konsep musik baru yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak pendengarnya bergerak dan berolahraga.
Ide tersebut muncul setelah dirinya tampil dalam festival Halloween Scream or Dance di Indonesia. Sebelumnya, Puput juga telah menyelesaikan rangkaian penampilannya di Amsterdam Dance Event (ADE), Belanda.
Pengalaman tampil di salah satu agenda musik elektronik internasional tersebut menjadi kesempatan bagi Puput untuk memperluas jaringan sekaligus menjalin koneksi dengan para pelaku industri musik dari berbagai negara.
Puput mengungkapkan, selama berada di Amsterdam, dirinya berkesempatan bertemu sejumlah musisi dari Eropa hingga Asia.
“Di sana kita membuat koneksi. Puji Tuhan, aku ada beberapa kali tampil dan jadi kenal banyak musisi dari Eropa, Korea, Jepang, dan berbagai negara lainnya,” ujar Puput.
Menurutnya, Amsterdam Dance Event bukan sekadar festival musik, melainkan juga ruang pertemuan bagi musisi, produser, pemilik klub, hingga pelaku industri musik elektronik dunia.
Melalui kesempatan tersebut, ia berharap bisa membuka peluang kolaborasi dan mengembangkan karier musiknya ke pasar internasional.
Tertarik Bikin Lagu untuk Joget Sekaligus Olahraga
Di tengah aktivitas panggungnya, Puput juga mulai mempersiapkan materi musik terbaru. Sebelumnya, ia sempat berencana merilis lagu dengan nuansa Bali.
Namun, rencana tersebut belum terealisasi karena merasa konsep dan suasana musik yang diinginkan belum sepenuhnya sesuai.
Kini, Puput justru tertarik menggarap lagu dengan irama enerjik yang bisa membuat pendengar berjoget sekaligus melakukan aktivitas fisik.
Gagasan itu muncul setelah melihat respons penonton ketika dirinya tampil di festival Scream or Dance.
“Kayaknya asyik juga buat bikin lagu untuk joget, buat sehat,” katanya.
Saat tampil di festival tersebut, Puput membawakan sekitar 21 lagu, termasuk karya miliknya sendiri dan sejumlah materi mashup.
Ia juga menyesuaikan pilihan musik dengan karakter penonton. Menjelang akhir penampilan, Puput memilih memainkan genre drum and bass untuk membangun suasana yang lebih enerjik.
Menurut Puput, karakter penonton di Indonesia dan luar negeri memiliki perbedaan dalam menikmati musik elektronik.
Ia menilai penonton internasional cenderung lebih ekspresif dengan ikut berjoget, sementara sebagian penonton Indonesia lebih memilih menikmati musik tanpa harus ikut menari.
Meski begitu, Puput mengaku senang melihat antusiasme pengunjung Scream or Dance yang tetap bertahan menyaksikan penampilannya.
Jadwal DJ Puput Carolina Berlanjut ke Sejumlah Kota dan Negara
Setelah menyelesaikan penampilannya di Scream or Dance, agenda DJ Puput Carolina masih cukup padat.
Ia dijadwalkan melanjutkan penampilan ke Bogor, kemudian menyambangi sejumlah daerah lain, termasuk Makassar dan Ambon.
Tak hanya di dalam negeri, Puput juga memiliki agenda internasional. Pada Desember mendatang, ia dijadwalkan mengunjungi Roland Academy di Thailand sebelum kembali menjalani sejumlah aktivitas di Eropa.
Di tengah jadwal pekerjaan yang padat, Puput mengaku berusaha menjaga kondisi tubuh agar tetap prima.
Ia menyebut mengonsumsi sejumlah suplemen, seperti vitamin C, omega-3, dan vitamin D kompleks untuk menunjang kebugarannya.
Meski demikian, Puput mengakui mengatur waktu istirahat masih menjadi tantangan tersendiri karena aktivitas pekerjaan yang cukup padat.
Ke depan, ia berharap bisa terus memperluas perjalanan karier musiknya melalui berbagai penampilan di dalam maupun luar negeri.
Selain itu, Puput ingin menghadirkan karya-karya baru dengan konsep yang lebih segar dan dekat dengan aktivitas sehari-hari pendengar, termasuk musik yang bisa membuat orang lebih aktif bergerak dan menjalani gaya hidup sehat.
- Penulis: Ferdy Ferdy




Saat ini belum ada komentar