Diperiksa Polisi, Thariq Halilintar Beberkan Kerja Sama Endorse dengan Hanania Travel
- calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
- print Cetak

Thariq Halilintar mengakui menerima fasilitas umrah gratis dari Hanania Travel sebagai bagian kerja sama endorse. Ia juga mengaku terkejut dengan kasus dugaan penipuan umrah yang kini ditangani polisi. (Foto: ReportaseNews/Tama)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Influencer sekaligus kreator konten Thariq Halilintar mengakui pernah menerima fasilitas perjalanan umrah dari PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group sebagai bagian dari kerja sama promosi.
Pengakuan tersebut disampaikan usai Thariq bersama istrinya, Aaliyah Massaid, menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah yang menjerat Hanania Travel di Polda Metro Jaya, Rabu (10/6/2026).
Kuasa hukum Thariq, Sangun Ragahdo, menjelaskan bahwa kerja sama antara kliennya dan Hanania Travel berlangsung dalam skema endorsement. Sebagai kompensasi atas promosi yang dilakukan, pihak travel memberikan fasilitas keberangkatan umrah kepada Thariq dan keluarganya.
”Kita tidak menampik bahwa ini bentuknya endorse. Ada yang endorse memang timbal baliknya adalah uang, dari pemberi pekerja memberi uang dan mungkin dari Thariq dan Aaliyah ini mengiklankan entah itu produk atau itu brand, atau yang namanya barter. Barter dalam artian ada benefit-lah, benefit-nya apa? Ya kalau dalam Hanania ini adalah benefit-nya diberangkatkan umrah,” kata Ragahdo di Polda Metro Jaya, Rabu (10/6/2026).
Menurut Ragahdo, komunikasi dari pihak Hanania Travel sebenarnya telah dilakukan sejak beberapa waktu sebelum Thariq menikah dengan Aaliyah. Namun, kerja sama baru terealisasi pada 2025 setelah perusahaan tersebut kembali menawarkan kolaborasi promosi.
Sebelum menerima tawaran tersebut, Thariq disebut telah melakukan penelusuran terhadap profil perusahaan. Dari informasi yang diperoleh saat itu, Hanania Travel dinilai memiliki rekam jejak yang meyakinkan sehingga kerja sama pun disepakati.
Dalam paket kerja sama tersebut, Hanania Travel memberikan fasilitas umrah untuk Thariq, Aaliyah, dan anak mereka. Namun, pasangan itu juga mengajak anggota keluarga dan kerabat lainnya sehingga jumlah rombongan yang berangkat mencapai delapan orang.
Untuk peserta tambahan di luar fasilitas yang diberikan, Thariq disebut tetap mengeluarkan biaya pribadi. Nilainya mencapai sekitar Rp170 juta.
”Kita telah membayar untuk Hanania ini itu mencapai hampir Rp170 juta, Rp160 juta sekian. Itu di luar biaya-biaya untuk di sana, untuk makan, bayar mutawif dan lain sebagainya,” ujar Ragahdo.
Ia menegaskan bahwa bentuk promosi yang dilakukan kliennya saat itu hanya berupa unggahan di media sosial sebagai bagian dari kesepakatan endorsement.
”Sehingga meskipun emang kita mendapat benefit, benefit dalam artian karena ini ada timbal baliknya, timbal baliknya pada saat itu cuma story. Ada story-lah, postingan story, feed gitu, udah selesai,” tuturnya.
Sementara itu, Thariq mengaku terkejut ketika mengetahui munculnya dugaan penipuan perjalanan umrah yang menyeret Hanania Travel. Ia menyatakan siap membantu proses penyidikan agar kasus tersebut dapat segera terungkap.
”Kaget banget dengan berita yang terjadi berseliweran dan lain-lain. Terus ketika dapat panggilan dari polisi kita juga langsung kita balas, kita siap membantu apa pun itu yang bisa kita kasih. Semoga bisa membuat kasus ini menjadi terang benderang, terus jalan keluarnya cepat untuk para korban. Pokoknya kita lakukan yang terbaik,” kata Thariq.
Dalam perkara ini, polisi telah menetapkan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional, Ahmad Syah Farhan, sebagai tersangka. Ia diduga terlibat dalam penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah yang menyebabkan sejumlah calon jemaah gagal berangkat.
Hasil penyelidikan sementara mengungkap dana yang disetorkan calon jemaah diduga digunakan untuk keperluan lain di luar operasional pemberangkatan umrah, termasuk pembiayaan promosi melalui sejumlah influencer.
Selain Thariq dan Aaliyah, penyidik juga telah memanggil sejumlah figur publik lain yang pernah bekerja sama dengan Hanania Travel, di antaranya Keanu Angelo, Sara Gibson, Audrey Jesselyn, Dara Arafah, dan Karin Novilda alias Awkarin untuk dimintai keterangan terkait hubungan kerja sama mereka dengan perusahaan tersebut. (RN-07)
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar