Kapolres Sumba Timur Datangi Rumah Korban Tertabrak Mobil Polisi
- calendar_month 1 menit yang lalu
- print Cetak

Kapolres Sumba Timur, AKBP. Gede Harimbawa Senin (25/5) menjenguk para korban yang tertabrak mobil Patroli Polisi.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kupang, ReportaseNews – Kapolres Sumba Timur, AKBP. Gede Harimbawa Senin (25/5) menyambangi rumah para korban yang mengalami cedera akibat tertabrak mobil patroli polisi yang dikendarai Kapolsek Kota Waingapu Iptu Rauta Ubini Kuri.
“Iya, hari ini saya, wakapolres, kasat lantas dan Kapolsek (Kota Waingapu) kembali menjenguk para korban di rumah masing-masing yang mengalami cedera pasca insiden kemarin,” kata Gede dihubungi ReportaseNews.com Senin (25/5).
Dia mengatakan, tujuan menjenguk para korban tersebut untuk memastikan kondisi para korban yang tertabrak mobil patroli polisi pada Minggu (24/5) di Jalan D.I Panjaitan, Kelurahan Matawai, Kecamatan Kota Waingapu.
Dijelaskannya dari enam korban yang alami cedera, lima orang diantaranya sudah dipulangkan setelah mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Kristen Lindimara. Masih tersisa satu korban yang harus menjalani operasi akibat tulang kaki yang retak.
Menurut Gede, kondisi kelima korban yang telah diperbolehkan pulang sudah berangsur pulih, dan semua dalam kondisi baik.
“Kita juga mau memastikan mereka telah tertangani secara baik secara medis serta memberikan dukungan moril kepada korban dan keluarga,” kata Gede.
Dia pun mengatakan para korban yang dijenguk di rumah masing-masing antara lain, Abdul Kadir, Muhaeni Waluwanja, Ronaldo Doko, Melkianus B. P. Wola. Keempat korban tersebut dalam kondisi sehat dan stabil.
Diungkapkannya, korban Yudiwanto Edi yang telah berada di rumah dan mengalami retak pada tulang kaki kanan memilih menjalani perawatan di rumah secara tradisional. Tapi kondisinya juga stabil.
Menurutnya satu korban lainnya yakni Dominggus Doko yang masih menjalani perawatan di RS Lindimara juga turut dijenguk.
Dominggus mengalami retak pada tulang kaki kanan dijadwalkan menjalani operasi di RS Lindimara Senin (25/5). Tapi kondisinya cukup stabil.
“Tadi kami juga ke RS. Lindimara untuk menjenguk satu korban untuk memastikan korban mendapatkan penanganan medis yang baik dan maksimal,” kata Gede.
Menurut Gede, Polres Sumba Timur bertanggung jawab terhadap seluruh biaya pengobatan para korban serta kerugian materiil akibat kejadian tersebut termasuk bengkel yang rusak akibat tertabrak mobil patroli.
Dia mengatakan, dalam kasus laka lantas tersebut, unit Laka Satlantas Polres Sumba Timur masih terus melaksanakan penyelidikan dengan melakukan olah TKP, serta pendalaman terhadap penyebab kecelakaan lalu lintas tersebut.
Sebelumnya dilaporkan sebuah mobil patroli Polres Sumba Timur, NTT yang dikemudikan oleh Kapolsek Kota Waingapu, Iptu Nathan Rauta Ubini Kuri menabrak sejumlah warga hingga mengakibatkan seorang warga mengalami retak tulang kaki dan beberapa warga lainnya cedera.
Peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi Minggu (24/5) pukul 10.40 wita di jalan D.I Panjaitan Panjaitan, Kelurahan Matawai, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur , NTT.
Kapolres Sumba Timur, AKBP. Gede Harimbawa yang dikonfirmasi mengatakan kecelakaan lalu lintas tersebut melibatkan kendaraan dinas milik Polres Sumba Timur dengan nomor polisi XXII 164 33 yang dikemudikan oleh Kapolsek Kota Waingapu Iptu Nathan Rauta Ubini Kuri usai penganan kebaktian minggu di gereja.
Dia menjelaskan kejadian bermula saat mobil patroli yang dikemudikan Kapolsek Kota Waingapu melintas di sekitar Jalan D.I. Panjaitan hendak disalib oleh sebuah sepeda motor yang dikendarai Yudiwanto Edi yang berboncengan dengan istrinya dari sisi kiri.
Saat itu kata Gede, pengendara sepeda motor menabrak ban bagian belakang kiri mobil patroli sehingga kendaraan dinas tersebut hilang kendali (out of control) yang mengakibatkan mobil naik ke trotoar dan menabrak sebuah bengkel di pinggir jalan.
“Kejadian bermula saat pengendara sepeda motor berupaya mendahului kendaraan dinas dari sisi kiri dan mengenai bagian ban belakang kiri kendaraan Mobil Dmax sehingga kendaraan dinas mengalami hilang kendali (out of control), keluar jalur, naik ke trotoar dan menabrak sebuah bengkel di pinggir jalan,” kata Gede.
Dia menyebut mobil yang hilang kendali juga menabrak beberapa orang pejalan kaki di trotoar dan dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor sehingga mengalami cedera ringan.
“Akibat kejadian tersebut 6 (enam) orang mengalami luka-luka dan selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Kristen Lindimara Waingapu untuk mendapatkan penanganan medis,” ujarnya.
Adapun para korban antara lain, Yudiwanto Edi, pengendara sepeda motor, mengalami retak tulang kaki kanan, Muhaeni A. Waluwandja (istri Yudiwanto Edi penumpang sepeda motor) mengalami shock tidak cedera, Dominikus Doko, mengalami retak tulang kaki kanan, Abdul Kadir mengalami cedera ringan, Ronaldo Doko cedera ringan dan Melkianus Bulu Pagege Wola luka lecet.
Dia menyebut telah mendatangi ke lokasi kecelakaan untuk melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP) dan menemui beberapa saksi.
“Saat ini Unit Laka Satlantas Polres Sumba Timur masih melakukan penyelidikan, investigasi, dan olah TKP guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan lalu lintas tersebut,” jelas Gede melalui panggilan telepon.
Dia mengungkapkan, Kapolsek Kota Waingapu, Iptu. Rauta Ubini Kuri sebagai pengendara mobil dinas tersebut saat ini sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Sumba Timur untuk mengungkap peristiwa kecelakaan tersebut.(EB/RN-04).
- Penulis: Didik




Saat ini belum ada komentar