Breaking News
Trending Tags

Dugaan Korupsi Batu Bara untuk PLTU Diduga Jadi Pemicu Blackout Nasional

  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri resmi meningkatkan penanganan dugaan korupsi dalam pemenuhan pasokan batu bara untuk sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) ke tahap penyidikan. Keputusan tersebut diambil setelah penyidik menemukan bukti permulaan yang dinilai cukup untuk mengusut perkara lebih lanjut.

‎Status penyidikan ditetapkan pada 4 Juli 2026. Perkara ini berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan dan pemenuhan pasokan batu bara ke sejumlah PLTU sepanjang periode 2018 hingga 2026.

‎Kepala Kortas Tipikor Polri, Irjen Pol. Totok Suharyanto, mengatakan penyidik menemukan adanya dugaan penyimpangan dalam pengadaan dan distribusi batu bara yang melibatkan sejumlah perusahaan.

‎”Kami penyidik menyampaikan perkembangan penanganan perkara tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang terkait pengadaan pemenuhan kebutuhan pasokan batu bara pada sejumlah PLTU selama periode tahun 2018 sampai tahun 2026. Setidak-tidaknya penyidik menemukan adanya dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan dan pemenuhan pasokan batu bara di PLTU oleh beberapa perusahaan yang terlibat: PT OBB dan PT PRA,” ujar Totok dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Senin (6/7/2026).

‎Dalam penyidikan tersebut, dua perusahaan, yakni PT OBB dan PT PRA, diduga terlibat dalam penyimpangan yang kini masih didalami penyidik.

‎Direktur Penindakan Kortas Tipikor Polri, Brigjen Pol. Robertus Yohanes De Deo, menjelaskan penyidik menemukan sejumlah modus yang diduga digunakan dalam praktik tersebut. Modus itu meliputi manipulasi dokumen kualitas batu bara, dugaan rekayasa kuantitas pasokan, hingga penyimpangan dalam pembayaran maupun nilai kontrak yang tidak sesuai dengan kondisi pasokan sebenarnya.

‎Menurut Robertus, dugaan penyimpangan tersebut diduga berdampak pada terganggunya pasokan batu bara ke sejumlah PLTU sehingga memicu pemadaman listrik di berbagai daerah.

‎”Modus yang kami temukan dalam proses penyelidikan di antaranya terkait dengan adanya dugaan manipulasi dokumen kualitas batu bara yang dikirimkan atau dipasok,” kata Robertus.

‎”Perbuatan atau modus-modus tersebut kami duga juga berkontribusi terhadap terganggunya pasokan batu bara yang berdampak terhadap terjadinya blackout atau pemadaman listrik di sejumlah wilayah di Indonesia, seperti di wilayah Sumatera, sebagian Kalimantan, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan sebagian Jabodetabek,” imbuh Robertus.

‎Penyidik menduga gangguan pasokan batu bara tersebut berkontribusi terhadap terjadinya blackout di sejumlah wilayah, meliputi Sumatera, sebagian Kalimantan, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga sebagian kawasan Jabodetabek.

‎Dalam perkara ini, Kortas Tipikor Polri mengindikasikan adanya kerugian keuangan negara dan/atau perekonomian negara yang diperkirakan mencapai Rp5 triliun. Namun, angka tersebut masih bersifat sementara karena penyidik masih berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit investigatif guna memastikan besaran kerugian negara secara resmi.

‎Proses penyidikan masih terus berjalan. Penyidik akan mendalami peran setiap pihak yang diduga terlibat sekaligus menelusuri dugaan tindak pidana pencucian uang yang berkaitan dengan perkara tersebut.

(RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Polda NTT mengerahkan 845 personel dan 821 personel instansi terkait untuk menangani dampak gempa Flores pada Sabtu (15/8/2026). (Dok. Humas Polri)

    Polda NTT Kerahkan 845 Personel Hadapi Gempa Flores

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Kupang, ReportaseNews – Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) mengerahkan ratusan personel untuk membantu penanganan gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Sabtu (15/8/2026). Sebanyak 845 personel Polri diterjunkan ke sejumlah wilayah terdampak. Mereka terdiri atas 168 personel Polda NTT dan 677 personel dari Polres jajaran. Selain personel Polri, penanganan bencana juga melibatkan 821 personel dari berbagai […]

  • Komitmen Keterbukaan Informasi Kapolres Madina Diuji di Kasus SPBU Saba Purba

    Komitmen Keterbukaan Informasi Kapolres Madina Diuji di Kasus SPBU Saba Purba

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Komitmen keterbukaan informasi yang baru saja digaungkan Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Bagus Priandy kini diuji oleh sikap tertutup bawahannya sendiri. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Madina AKP Tri Boy Alvin Siahaan enggan memberikan informasi mengenai perkembangan penyelidikan insiden terbakarnya mobil minibus Isuzu Carry di SPBU Desa Purba Baru, Kecamatan Lembah Sorik […]

  • Lahan terbakar di Pontianak terjadi hanya 300 meter dari Kantor Gubernur Kalbar. Api berhasil dipadamkan, sementara penyebab kebakaran masih diselidiki. (Ist)

    Api Lahap Lahan Kosong di Pontianak, Lokasinya Hanya 300 Meter dari Kantor Gubernur

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Pontianak, ReportaseNews – Kebakaran melanda lahan kosong di kawasan Jalan Abdurrahman Saleh dan Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Bangka Belitung Laut, Kota Pontianak, Senin (20/7/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Lokasi kejadian hanya berjarak sekitar 300 meter dari Kantor Gubernur Kalimantan Barat. ‎Api dengan cepat meluas karena membakar hamparan rumput dan ilalang yang mengering. Asap putih […]

  • 4 Prajurit TNI Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

    4 Prajurit TNI Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengonfirmasi keterlibatan empat prajurit dalam kasus dugaan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Yusri Nuryanto, di Mabes TNI, Jakarta Timur, Rabu (18/3/2026). Ia menyebut, keempat […]

  • Ini Strategi Polda Banten Antisipasi Puncak Arus Mudik Hari Ini

    Ini Strategi Polda Banten Antisipasi Puncak Arus Mudik Hari Ini

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Merak, ReportaseNews – Kepolisian Daerah (Polda) Banten menyiapkan strategi komprehensif untuk mengantisipasi puncak arus mudik Idulfitri yang diperkirakan terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, seiring dimulainya cuti bersama karyawan swasta. Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, didampingi Wakapolda Banten Brigjen Pol. Hendra Wirawan, menegaskan seluruh jajaran personel telah disiagakan di berbagai titik strategis, mulai dari ruas […]

  • Warga Madina Ditemukan Kritis Hendak Melahirkan di Bekasi, Keluarganya Dicari

    Warga Madina Ditemukan Kritis Hendak Melahirkan di Bekasi, Keluarganya Dicari

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Bekasi, ReportaseNews – Seorang perantau asal Desa Gunung Tua SM, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), bernama Rizky Mardiah (38) saat ini terbaring lemah di ruang UGD RSUD Kota Bekasi setelah ditemukan warga dalam kondisi kritis saat hendak melahirkan di rumah kontrakannya di kawasan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Rizky pertama kali ditemukan oleh […]

expand_less