Berlangsung Kondusif, Polisi Dalami Temuan Pisau dan Golok Saat Demo Jakarta
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Penyampaian aspirasi mahasiswa di Jakarta berlangsung aman. Polisi menemukan pisau dan golok serta masih mendalami tujuan keberadaan benda tajam tersebut. (Foto: ReportaseNews/Tama)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews — Penyampaian aspirasi oleh elemen mahasiswa di Jakarta pada Selasa (18/8/2026) berlangsung aman dan kondusif hingga kegiatan berakhir.
Meski demikian, kepolisian menemukan dua benda tajam dalam pemeriksaan di sekitar lokasi kegiatan. Temuan tersebut berupa satu bilah pisau dan satu bilah golok.
Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Polda Metro Jaya kini masih mendalami keberadaan kedua benda tersebut, termasuk maksud dan tujuan dibawa ke area penyampaian pendapat.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pisau ditemukan ketika petugas memeriksa seorang pria berinisial AM. Sementara itu, golok ditemukan di dalam ambulans yang dikemudikan pria berinisial MR.
“Pelaksanaan penyampaian aspirasi sudah selesai dan berjalan aman serta kondusif. Kami menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa yang hari ini telah menyampaikan aspirasinya dengan tertib,” ujar Budi, Selasa malam.
Budi menegaskan, kepolisian belum berhenti pada penemuan benda tajam tersebut. Petugas masih melakukan pendalaman untuk mengetahui alasan kedua benda itu berada di sekitar kegiatan penyampaian pendapat.
“Kami mengimbau agar benda tajam maupun barang lain yang berpotensi membahayakan tidak dibawa ke area penyampaian pendapat. Hal ini penting untuk menjaga keselamatan peserta, petugas pengamanan, maupun masyarakat di sekitar lokasi,” kata Budi.
Menurut dia, keamanan selama penyampaian aspirasi merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, seluruh peserta diharapkan tidak membawa barang yang dapat memicu gangguan keamanan atau membahayakan orang lain.
Budi juga mengajak mahasiswa dan seluruh pihak yang terlibat untuk tetap menjaga kegiatan penyampaian aspirasi sebagai ruang menyampaikan pendapat secara tertib.
Selain temuan benda tajam, seorang mahasiswa berinisial AF sempat pingsan saat kegiatan berlangsung.
Tim medis gabungan dari TNI dan Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya langsung memberikan pertolongan kepada AF.
Mahasiswa tersebut kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Budi Kemuliaan untuk mendapatkan penanganan medis.
“Alhamdulillah, kondisinya sudah sadar. Ini bagian dari langkah kemanusiaan dalam pelayanan penyampaian pendapat. Apabila ada peserta yang sakit atau pingsan, tim medis yang telah disiapkan langsung memberikan pertolongan,” jelas Budi.
Polda Metro Jaya menyatakan apresiasi kepada mahasiswa dan seluruh pihak yang ikut menjaga situasi selama penyampaian aspirasi berlangsung.
Kegiatan akhirnya selesai tanpa gangguan berarti. Sementara itu, polisi masih mendalami temuan pisau dan golok untuk memastikan maksud serta tujuan keberadaan benda tajam tersebut di lokasi.
(RN-07)
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar