Breaking News
Trending Tags

Wanita Ngaku Pegawai KPK Tipu Sahroni Rp300 Juta

  • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews — Tim gabungan Subdit Jatanras Polda Metro Jaya bersama penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan seorang perempuan yang diduga melakukan penipuan dengan menyamar sebagai pegawai KPK.

‎Penangkapan ini merupakan tindak lanjut atas laporan dugaan penipuan yang dilayangkan oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, ke Polda Metro Jaya.

‎Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengatakan pelaku beraksi dengan mendatangi korban langsung di ruang Komisi III Gedung DPR RI.

‎”Perempuan tersebut diduga menipu Wakil Ketua Komisi III DPR RI berinisial AS di ruang Komisi III Gedung DPR RI,” kata Budi dalam keterangannya, Sabtu (12/4/2026).

‎Kasus ini mulai terungkap setelah korban melapor pada 9 April 2026. Pelaku diduga mencatut nama lembaga penegak hukum untuk meyakinkan korban.

‎Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap seorang perempuan berinisial TH alias D (48). Dari hasil penindakan, petugas menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk melancarkan aksinya.

‎”Dari tangan pelaku, petugas menyita stempel KPK, delapan lembar surat panggilan berkop KPK, dua unit telepon seluler, serta empat kartu identitas berbeda,” ujar Budi.

‎Peristiwa bermula pada 6 April 2026 saat korban berada di ruang Komisi III DPR RI. Pelaku kemudian mendekati korban dan mengaku sebagai pegawai KPK yang mendapat perintah pimpinan lembaga tersebut.

‎”Pelaku mendatangi korban di ruang Komisi III DPR RI dan mengaku sebagai pegawai KPK atas perintah pimpinan KPK. Pelaku kemudian meminta uang sebesar Rp300 juta kepada korban,” tutur Budi.

‎Korban kemudian menyerahkan uang yang diminta pada 9 April 2026. Namun, belakangan diketahui bahwa pelaku bukan bagian dari KPK.

‎Merasa menjadi korban penipuan, Sahroni segera melakukan konfirmasi ke KPK. Hasilnya, lembaga anti-rasuah itu membantah memiliki utusan seperti yang dimaksud pelaku.

‎”Saya langsung cek ke KPK, dan KPK menyangkal ada utusan tersebut,” kata Sahroni.

‎Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya. Polisi menjeratnya dengan Pasal 492 KUHP terkait dugaan tindak pidana penipuan.

‎Selain itu, kepolisian juga terus mendalami kemungkinan adanya korban lain serta keterkaitan dengan laporan dugaan pemerasan dan pengancaman yang sebelumnya masuk.

‎”Ini juga ada informasi dari pihak KPK, bahwa adanya dugaan-dugaan mencemarkan nama pimpinan-pimpinan di KPK. Ini juga kami akan mendalami terkait tentang informasi tersebut, ada satu laporan dari anggota dewan terkait tentang perkara ini,” kata Budi.

‎Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan serupa yang mengatasnamakan institusi resmi. Masyarakat diminta segera melapor melalui layanan 110 jika menemukan indikasi kejahatan serupa. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Polisi Runtuhkan Markas Narkoba di Bantaran Rel Tembung, Empat Pengedar Ditangkap

    Polisi Runtuhkan Markas Narkoba di Bantaran Rel Tembung, Empat Pengedar Ditangkap

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Anggota Satres Narkoba Polrestabes Medan membumihanguskan sejumlah lapak yang menjadi sarang peredaran narkotika di bantaran rel kereta api Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Dalam operasi yang berlangsung pada Sabtu (25/4/2026) ini, polisi meringkus empat pelaku beserta barang bukti narkoba dalam skala besar. Penggerebekan ini menyasar dua titik yang kerap […]

  • Miris…! Keponakan Terpaksa Pindahkan Makam Paman-Bibiknya Demi Akhiri Konflik Warisan

    Miris…! Keponakan Terpaksa Pindahkan Makam Paman-Bibiknya Demi Akhiri Konflik Warisan

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Keluarga almarhumah Hj. Nur Hayati dan suaminya, H. Fahrizal Piliang, terpaksa membongkar dan memindahkan jenazah pasangan suami-istri itu dari lahan pemakaman keluarga di Huta Lombang Lubis, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Selasa (12/5/2026). Pemindahan makam itu dianggap sebagai titik akhir untuk menyudahi sengketa harta warisan yang melibatkan sesama anggota keluarga dan tak […]

  • Laba DADA Melejit 216,70% di 2025, Dividen Rp2 Miliar Siap Dibagikan

    Laba DADA Melejit 216,70% di 2025, Dividen Rp2 Miliar Siap Dibagikan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) mencatatkan kinerja impresif sepanjang tahun buku 2025 dengan laba neto yang melejit sebesar 216,70% secara tahunan (year-on-year/YoY), dari Rp1,11 miliar pada 2024 menjadi Rp3,51 miliar di 2025. Kenaikan signifikan ini mencerminkan semakin kuatnya fundamental usaha Perseroan, yang didorong oleh keberhasilan strategi dalam mengoptimalkan aset serta meningkatkan […]

  • Lebaran Tinggal Menghitung Hari, Mobil Warga Terbakar di Magetan

    Lebaran Tinggal Menghitung Hari, Mobil Warga Terbakar di Magetan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Magetan, ReportaseNews – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, sebuah mobil milik warga di Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, terbakar pada Sabtu (14/3/2026). Mobil minibus bernomor polisi AE 1459 PF milik Misran terbakar saat hendak dinyalakan. Tanpa diduga, dari bagian kendaraan tiba-tiba muncul asap disertai suara letupan yang kemudian memicu kobaran api. Melihat mobilnya terbakar […]

  • Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel-Madina Beromzet Rp1,5 Miliar per Hari

    Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel-Madina Beromzet Rp1,5 Miliar per Hari

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Praktik pengerukan emas secara ilegal di wilayah perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Mandailing Natal (Madina) akhirnya terhenti setelah tim gabungan Polda Sumut melakukan penggerebekan besar-besaran. Aktivitas yang telah berlangsung selama tiga bulan terakhir ini terungkap memiliki perputaran uang yang masif, mencapai angka Rp 1,5 miliar setiap harinya. Wakapolda Sumut Brigjen Sonny […]

  • Ilustrasi kapal tugboat. (Freepik)

    Kapal Tugboat Tenggelam di Selat Hormuz, 3 WNI Hilang

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengungkapkan kapal tugboat Musaffah 2 berbendera Uni Emirat Arab mengalami kebakaran dan tenggelam di Selat Hormuz pada Jumat (6/3/2026) dini hari. Dalam insiden itu, tiga awak kapal warga negara Indonesia (WNI) masih dinyatakan hilang. ‎Direktorat Perlindungan WNI (PWNI) Kemlu RI menyatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 […]

expand_less