Lestarikan Ekosistem Laut, Polres Ende Lakukan Peletakan Rumah Ikan
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kupang, ReportaseNews – Polres Ende, NTT, melakukan peletakan rumah ikan atau terumbu karang buatan untuk melestarikan ekosistem laut di sekitar perairan Desa Rorurangga Kecamatan Pulau Ende Rabu (24/6).
Uniknya rumah ikan buatan tersebut terbuat dari knalpot brong bekas hasil operasi penertiban lalu lintas yang dilakukan Satuan Lalu Lintas Polres Ende dalam beberapa waktu terakhir ini.
“Rumah ikan dibuat dengan menanfaatkan knalpot bekas,” kata Kapolres Ende, AKBP. Yudhi Franata kepada ReportaseNews.com, Jumat (26/6).
Menurut Yudhi, peletakan rumah ikan dilakukan dengan cara menyelam yang dilakukan dia dan beberapa anggota Sat Polair Polres Ende di sekitar perairan Desa Rorurangga Kecamatan Pulau Ende.
Dan tujuannya untuk menjaga kelestarian ekosistem laut sebagai sumber kehidupan hayati di laut dan juga membantu masyarakat nelayan atau pesisir dalam penangkapan ikan.
“Program rumah ikan merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kelestarian sumber daya laut dan kesejahteraan masyarakat pesisir yang selama ini menggantungkan hidup pada sektor perikanan,” ujarnya.
Program pembuatan dan peletakan rumah ikan ini diharapkan mampu menjadi tempat berkembang biak yang aman bagi berbagai jenis ikan di sekitar perairan Pulau Ende.
Langkah proaktif ini juga kata Yudhi tidak hanya berfungsi sebagai upaya konservasi laut, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan hasil tangkapan nelayan lokal secara berkelanjutan di masa depan.
“Kami berharap rumah ikan yang ditempatkan hari ini dapat menjadi cikal bakal tumbuh dan berkembangnya ekosistem laut yang sehat. Dari tempat inilah ikan-ikan kecil dapat berkembang biak sehingga ke depan mampu meningkatkan populasi ikan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat nelayan,” jelasnya.
Program rumah ikan yang digagas Polres Ende ini menjadi simbol kuat kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian laut.
Selain itu untuk mendukung ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi nelayan, program ini juga diharapkan menjadi langkah awal menjadikan Pulau Ende sebagai kawasan wisata bahari yang berkelanjutan dan berdaya saing di Nusa Tenggara Timur.
Peletakan rumah ikan tersebut juga adalah rangkaian kegiatan untuk menyambut Hari Bhayangkara ke 80 yang jatuh pada 1 Juli 2026 mendatang.(RN-04).
- Penulis: Didik




Saat ini belum ada komentar