Pakai RFID dan QR Code, Korlantas Klaim BPKB Baru Sulit Dipalsukan
- account_circle Saparuddin Siregar
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Korlantas Polri klaim E-BKPB menggunakan teknologi keamanan tingkat tinggi. (Foto: Dok. Korlantas Polri)
Jakarta, ReportaseNews – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai menerapkan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor elektronik atau E-BPKB. Dokumen kepemilikan kendaraan ini diklaim punya sistem keamanan berlapis dan jauh lebih sulit dipalsukan dibanding BPKB lama.
Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri Brigjen Pol. Wibowo mengatakan meski berlabel elektronik, E-BPKB tetap berbentuk buku fisik. Namun, ukurannya lebih ringkas dan sudah dibekali teknologi canggih.
“E-BPKB dilengkapi chip RFID dan QR Code. Teknologi ini dirancang untuk meminimalkan pemalsuan, kehilangan, hingga penyalahgunaan data,” kata Wibowo, Senin (9/2/2026), dilansir Antara.
Berbeda dari BPKB konvensional, E-BPKB menyimpan data kendaraan dan identitas pemilik secara digital. Seluruh informasi tersebut terhubung langsung dengan sistem kepolisian dan terintegrasi secara nasional.
Menurut Wibowo, sistem ini membuat data kendaraan menjadi lebih akurat, transparan, dan mudah ditelusuri. Proses administrasi seperti balik nama, mutasi kendaraan hingga perubahan data juga bisa dilakukan lebih cepat.
Tidak hanya menguntungkan masyarakat, E-BPKB juga disebut memperkuat fungsi pengawasan dan penegakan hukum. Polisi dapat melakukan pengecekan data kendaraan secara elektronik tanpa proses manual yang memakan waktu.
Keunggulan lain, riwayat status kendaraan dapat ditelusuri dengan lebih mudah. Pemilik kendaraan bahkan bisa mengakses data kendaraannya melalui ponsel yang memiliki fitur near field communication (NFC).
Korlantas juga memastikan pengurusan BPKB yang hilang atau rusak akan lebih praktis. Proses penggantian dapat dilakukan tanpa mengurangi keabsahan dan legalitas dokumen kepemilikan.
“Melalui E-BPKB, kami ingin menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional, modern, dan terpercaya,” ujar Wibowo.
Penerapan E-BPKB ini menjadi bagian dari transformasi digital Polri dalam meningkatkan kualitas layanan publik berbasis teknologi. (Budi)
- Penulis: Saparuddin Siregar


Saat ini belum ada komentar