Tahun Ini Pemprov Sumut Bangun Dua Ruas Jalan Penghubung Toba-Labura
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

Dinas BMBKCK Sumatera Utara memulai pembangunan dua ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Toba dan Labura pada tahun 2026. (Foto: Diskominfo Sumut)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan, ReportaseNews – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Cipta Karya (BMBKCK) memulai proyek perbaikan dan pembangunan dua ruas jalan provinsi yang mengoneksikan Kabupaten Toba dengan Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) pada tahun ini.
Kepastian pembangunan infrastruktur tersebut menjadi jawaban atas aspirasi masyarakat di wilayah Kecamatan Habinsaran, Borbor, dan Nassau (Habornas) yang selama puluhan tahun mengeluhkan kondisi jalan rusak di wilayah mereka.
Kepala Dinas BMBKCK Sumatera Utara Chandra Dalimunthe mengatakan pengerjaan fisik untuk kedua jalur penghubung tersebut dijadwalkan berlangsung sepanjang tahun 2026. Proyek ini mencakup perbaikan jalan provinsi ruas Silimbat-Parsoburuan di Kabupaten Toba sepanjang 8,30 kilometer dengan alokasi anggaran sebesar Rp49,8 miliar.
Selain itu, pemerintah juga menyasar ruas jalan Parsoburuan hingga batas Labuhanbatu Utara sepanjang 7 kilometer dengan kucuran dana mencapai Rp42 miliar.
“Ada dua ruas jalan provinsi yang menghubungkan atau mengkoneksikan Kabupaten Toba dan Kabupaten Labuhanbatu Utara akan dikerjakan tahun 2026 ini,” ujar Chandra Dalimunthe di Medan, Senin (30/3/2026).
Chandra menjelaskan, pembangunan infrastruktur ini merupakan langkah pemerintah untuk memperkuat konektivitas antar-wilayah di Sumatera Utara. Menurut dia, akses jalan yang mumpuni akan memangkas biaya logistik serta mempercepat mobilitas barang dan jasa, terutama bagi para petani yang selama ini kesulitan mendistribusikan hasil bumi akibat keterbatasan infrastruktur.
“Pembangunan dua ruas jalan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah. Dengan jalan yang lebih baik, mobilitas barang dan jasa, khususnya hasil pertanian dari Kabupaten Toba dan Labuhanbatu Utara, akan lebih lancar sehingga berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat setempat,” kata Chandra.
Guna memastikan proyek berjalan tanpa hambatan, Pemprov Sumut berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Toba, Pemkab Labuhanbatu Utara, serta aparat keamanan setempat.
Chandra mengatakan pihaknya akan melakukan pengawasan kualitas secara rutin di lapangan agar hasil pembangunan memiliki daya tahan jangka panjang dan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, baik dari sisi ekonomi maupun akses pendidikan dan kesehatan. (RN-03)
- Penulis: Saparuddin Siregar



Saat ini belum ada komentar