Breaking News
Trending Tags

Lepas Pengawasan Orang Tua, Balita Tewas Masuk Kubangan Galian C

  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Madiun, ReportaseNews – Seorang bocah berusia 4 tahun di Madiun ditemukan tewas di kubangan bekas galian C sedalam 3 meter, Selasa petang (14/04/2026).

Sebelumnya ditemukan meninggal korban bernama Rizuka Putra Ramadhan sedang bermain gawai ditemani sang ibu di kamar rumahnya, Desa Tulung, Kecamatan Saradan.

Namun, berselang 15 menit setelah ibunya, Suwarni, meninggalkan korban sedirian di kamar untuk mencuci pakaian ke belakang,  korban tiba-tiba menghilang.

Suwarni kemudian memanggil suaminya, Slamet, guna mencari keberadaan anak keduanya tersebut. Informasi segera dikembangkan kepada warga dan perangkat desa, untuk melakukan pencarian.

“Anak itu (korban) masih kecil, mainan handphone di kamar rumahnya. Lalu ditinggal ibunya untuk nyuci pakaian ke belakang sekitar 15 menit. Pada saat ibunya kembali ke kamar, anak itu sudah tidak ada. Entah kemana tidak tahu,” ujar Suwarno, Kamituwo desa setempat kepada koresponden.

Menurut Suwarno, awalnya tidak ada pihak yang menduga korban pergi ke kubangan bekas galian C yang hanya berjarak 60 meter dari rumahnya itu. Sebab itulah pencarian oleh warga tidak difokuskan ke lokasi tersebut.

Tim SAR gabungan dari BPBD Kabupaten Madiun, Tagana dan unsur kebencanaan lainnya turun ke lokasi kejadian, setelah upaya pencarian mandiri tak membuahkan hasil. Tim pencarian korban turun menggunakan perahu karet dan sejumlah perlengkapan lainnya.

Tim SAR akhinya menemukan jasad korban terselip diantara tumbuhan liar. Tubuh korban segera dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarganya, setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan oleh tim medis Puskesmas setempat.

“Terdapat bekas galian yang masih ada airnya, di dekat rumah korban. Saat ditinggal ibunya ke dapur sekitar 15 menit, di anak sudah tidak ada di kamarnya,” kata AKP Sukoco, Kapolsek Saradan.

Dugaan sementara tewasnya korban akibat tercebur ke dalam kubangan bekas galian C sedalam 3 meter.

Namun pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan tim Inafis Polres setempat dan tenaga medis, guna memastikan penyebab kematian korban. (fin/RN-04)

  • Penulis: Didik

Reportase Pilihan

  • RS Adam Malik Medan Cari Keluarga Dua Jenazah Telantar

    RS Adam Malik Medan Cari Keluarga Dua Jenazah Telantar

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H. Adam Malik Medan saat ini merawat dua jenazah pasien laki-laki tanpa identitas dan tanpa pendamping keluarga di ruangan instalasi forensik dan pemulasaraan jenazah. Pihak rumah sakit berharap ada masyarakat yang mengenali atau merasa kehilangan anggota keluarganya agar kedua jasad tersebut dapat segera dikebumikan dengan layak. Langkah […]

  • CCTV Pelabuhan Gilimanuk. (Dok. Kemenhub)

    Kemacetan Gilimanuk Terurai Jelang Puncak Mudik-Nyepi

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jembrana, ReportaseNews — Kemacetan panjang di jalur penyeberangan Ketapang–Gilimanuk yang terjadi dalam beberapa hari terakhir mulai terurai menjelang puncak arus mudik Idulfitri 2026 yang bertepatan dengan Hari Raya Nyepi. ‎Kementerian Perhubungan menyatakan, kondisi lalu lintas menuju Pelabuhan Gilimanuk berangsur normal setelah dilakukan sejumlah langkah percepatan operasional. ‎Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengungkapkan bahwa berdasarkan pemantauan pada […]

  • Hujan Deras di Magetan Akibatkan Rumah Ambrol dan Lukai Pemiliknya

    Hujan Deras di Magetan Akibatkan Rumah Ambrol dan Lukai Pemiliknya

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Magetan, ReportaseNews – Talud pondasi sebuah rumah di Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Magetan, Jawa Timur, roboh, Sabtu  (07/03/2026). Peristiwanya berlangsung pada saat di wilayah tersebut diguyur hujan selama tiga jam berturut-turut. Dalam peristiwa itu salah seorang penghuninya, Arif Kurniawan, 53 tahun, mengalami luka-luka di bagian wajah dan kepalanya. Luka yang dialami korban akibat tubuhnya turut […]

  • BGN Akan Verifikas Dugaan Pelanggaran SPPG Gunakan Bangunan Madrasah

    BGN Akan Verifikas Dugaan Pelanggaran SPPG Gunakan Bangunan Madrasah

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Probolinggo, Reportasenews — Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menerima dan akan menindaklanjuti laporan yang disampaikan Laskar Advokasi Siliwangi terkait dugaan ketidaksesuaian penggunaan bangunan sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Melalui surat elektronik yang dikirimkan pada Rabu (9/9/2026), BGN menyatakan dokumen lengkap beserta bukti […]

  • Bongkar Kasus Korupsi dan Satwa, 9 Polisi Sidimpuan Diganjar Penghargaan

    Bongkar Kasus Korupsi dan Satwa, 9 Polisi Sidimpuan Diganjar Penghargaan

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, ReportaseNews – Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna menganugerahkan penghargaan kepada sembilan personel berprestasi yang sukses membongkar kasus korupsi bernilai miliaran rupiah dan perdagangan satwa dilindungi. Penghargaan diberikan bertepatan dengan upacara HUT ke-80 Bhayangkara di Mapolresta Padangsidimpuan, Senin (1/7/2026). Hal ini menjadi sorotan karena Korps Bhayangkara di tingkat lokal membuktikan taringnya dalam menyasar dua lini […]

  • VIDEO: Warga Desa Sopobatu Demo Kantor Bupati Madina, Desak Kepala Desanya Dicopot

    VIDEO: Warga Desa Sopobatu Demo Kantor Bupati Madina, Desak Kepala Desanya Dicopot

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Panyabungan, ReportaseNews – Halaman Kantor Bupati Mandailing Natal (Madina) mendadak mencekam saat ratusan warga Desa Sopobatu ricuh dan terlibat aksi saling dorong dengan petugas keamanan pada Senin (11/5/2026) siang. Suasana yang semula penyampaian aspirasi berubah menjadi kacau ketika massa yang tersulut emosi mencoba merangsek masuk ke dalam gedung perkantoran demi bertemu langsung dengan pimpinan daerah. […]

expand_less