Breaking News
Trending Tags

Bersenjata Lengkap, 3 Pleton Brimob Kawal Ketat Evakuasi Ekskavator Tambang Emas Ilegal Tapsel-Madina

  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tapsel, ReportaseNews – Personel Satuan Brimob dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut mengawal ekstra ketat proses evakuasi alat berat dari lokasi tambang emas ilegal di perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (4/3/2026). Pengawalan ini bertujuan memastikan barang bukti ekskavator tidak dirampas kembali oleh pihak-pihak yang mencoba menghalangi penertiban.

Komandan Satuan Brimob Polda Sumut Kombes Rantau Isnur Eka menegaskan, setiap pergerakan alat berat dijaga oleh personel dengan perlengkapan senjata standar operasional. Kebijakan pengamanan berlapis ini diterapkan menyusul adanya upaya intervensi dan intimidasi dari sekelompok pria bertubuh tegap saat petugas hendak mengamankan dua unit alat berat pada Senin, 2 Maret 2026.

“Setiap 4 alat berat dikawal 90 sampai 150 personel Sat Brimob atau 3 pleton,” ungkap Kombes Rantau Isnur Eka pada Rabu (4/3/2026).

Menurut dia, pengawalan ketat ini merupakan respons untuk mengantisipasi adanya penghadangan maupun perlawanan dari pihak yang tidak terima atas penindakan tambang emas ilegal tersebut.

Dalam operasi evakuasi yang dimulai sekira pukul 14.00 WIB tersebut, sebanyak 10 unit ekskavator berhasil dikeluarkan dari lokasi untuk dijadikan barang bukti di Batalyon C Brimob, Sipirok. Namun, proses pemindahan ini menghadapi kendala medan yang berat.

Alat berat harus dikemudikan langsung oleh operator selama lima jam menembus jalanan terjal, bergelombang, dan berlumpur karena truk pengangkut tidak dapat masuk ke titik koordinat tambang.

Kombes Rantau menjelaskan, setelah menempuh perjalanan darat yang melelahkan menuju pemukiman warga, barulah alat berat tersebut dinaikkan ke atas truk untuk dibawa ke markas kepolisian.

“Alat berat kami keluarkan dari lokasi sekira pukul 14.00 WIB untuk dijadikan barang bukti,” tambahnya.

Dia menyebutkan masih ada sisa alat berat di lokasi yang belum bisa dievakuasi karena mengalami kerusakan teknis.

Ketegasan pihak kepolisian dalam mengamankan barang bukti ini sejalan dengan besarnya potensi kerugian negara dan kerusakan lingkungan yang ditimbulkan.

Wakapolda Sumut Brigjen Sonny Irawan mengungkapkan, praktik tambang ilegal ini diduga menghasilkan omzet mencapai Rp1,5 miliar per hari.

“Informasi awal yang kami peroleh bahwa memang satu titik yang ada di kegiatan tersebut itu bisa menghasilkan lebih kurang 100 gram emas ilegal. Satu titik ya, sementara ini ada beberapa titik,” jelas Brigjen Sonny.

Dari hasil penyelidikan, para pelaku memiliki enam lubang tambang yang tersebar di dua kabupaten yang hanya dipisahkan oleh aliran sungai. Bisnis ilegal ini telah beroperasi selama dua hingga tiga bulan di wilayah Mandailing Natal sebelum akhirnya melakukan ekspansi ke wilayah Tapanuli Selatan dalam dua pekan terakhir.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan telah mengamankan total 14 unit ekskavator dari dua lokasi berbeda, serta membawa 17 orang saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kehadiran ratusan personel Brimob bersenjata di lokasi memastikan proses hukum terhadap aktivitas tambang yang merugikan daerah tersebut tetap berjalan tanpa gangguan fisik dari pihak manapun. (RN-01/03)

  • Penulis: RN-03

Reportase Pilihan

  • Lupa Matikan Kompor, Warung Nasi Pecel di Takeran Nyaris Ludes

    Lupa Matikan Kompor, Warung Nasi Pecel di Takeran Nyaris Ludes

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Magetan, ReportaseNews – Sebuah warung nasi pecel ‘Luwih Pooolll’ milik warga di Pasar Takeran, Kelurahan Takeran, Magetan, Jawa Timur, Rabu pagi (27/05/2026) terbakar. Kebakaran tidak menjalar lebih luas karena kepulan asap segera diketahui warga dan langsung serentak melakukan upaya pembasahan. Insiden yang menimpa warung yang buka sore hari tersebut akibat kelalaian pemilik warung bernama Bu […]

  • Kapolri Ikut Donor Darah dan Pertegas Komitmen Kesejahteraan Buruh di HUT KSPSI

    Kapolri Ikut Donor Darah dan Pertegas Komitmen Kesejahteraan Buruh di HUT KSPSI

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tangerang, Reportase News – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri sekaligus mendonorkan darah pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Lapangan PT Victory Ching Luh Indonesia, Tangerang, Banten, Senin (16/2/2026). Setibanya di lokasi bakti sosial, Jenderal Sigit memantau rangkaian pelayanan kesehatan yang diberikan kepada ribuan buruh dan masyarakat […]

  • 6.100 Koperasi Merah Putih di Sumut Fokus ke Digitalisasi dan Faskes

    6.100 Koperasi Merah Putih di Sumut Fokus ke Digitalisasi dan Faskes

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengalihkan fokus pembangunan 6.100 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) pada penguatan infrastruktur digital dan penyediaan fasilitas kesehatan (Faskes) seperti klinik serta apotek desa. Pengalihan fokus ini  menyusul target pembentukan badan hukum koperasi sudah mencakup seluruh desa dan kelurahan di 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Plt. Kepala Dinas […]

  • Pemda dan Polisi Damaikan Dua Desa yang Bentrok di Adonara Secara Adat

    Pemda dan Polisi Damaikan Dua Desa yang Bentrok di Adonara Secara Adat

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Kupang, ReportaseNews – Dua desa di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur (Flotim), NTT yang sebelumnya terlibat bentrok sepakat berdamai. Proses perdamaian dilakukan secara adat Adonara yakni Lepan Dopi Ledan Gala pada Senin (10/8) di aula Gereja Paroki Waewerang. Dalam prosesi ada tersebut dua desa di Kecamatan Adonara Timur yakni Desa Waiburak dan Desa Narasaosina […]

  • Veda Ega Pratama, Dari Pasar Sapi untuk Dunia

    Veda Ega Pratama, Dari Pasar Sapi untuk Dunia

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Admin Situs
    • 0Komentar

    Jakarta, Reportasenews – Dari tanah tandus Gunung Kidul, lahir seorang anak yang tak sekadar bermimpi, tapi mewujudkan mimpi jutaan rakyat Indonesia. Namanya Veda Ega Pratama. Di usia belia, Veda menyalakan asa dari lintasan parkiran Pasar Sapi Wonosari, bukan dari sirkuit mewah, tapi dari debu dan semangat. Ia ditempa oleh sang ayah, Sudarmono, mantan pembalap nasional. […]

  • Air Perumda Tirta Patriot Bekasi mati sejak Minggu sore akibat kebocoran pipa distribusi utama Perumda Tirta Patriot. (Foto: Tangkapan Layar)

    Warga Keluhkan Air PAM Milik Perumda Tirta Patriot Bekasi Mati Berjam-jam

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Bekasi, ReportaseNews – Gangguan distribusi air bersih dari Perumda Tirta Patriot dikeluhkan sejumlah warga Kota Bekasi sejak Minggu (14/6/2026) sore. Aliran air PAM dilaporkan tidak mengalir di sejumlah wilayah yang terdampak kebocoran pipa distribusi utama di kawasan Bekasi Selatan. ‎Salah satu warga di Jalan Bungur Raya, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Wati (50), mengaku mulai […]

expand_less