Kasatgas PRR Tito Karnavian Sebut Jalan Nasional Tiga Provinsi di Sumatera Pasca Bencana Telah Berfunsi 100 Persen
- account_circle Handa
- calendar_month 39 menit yang lalu
- print Cetak

Menteri Dalam Negeri, Ketua Satgas PPR Tito Karnavian. (Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews.- Pascabencana Sumatera, seluruh jalan nasional di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sudah kembali berfungsi 100 persen. Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Tito Karnavian saat Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu.(18/02/26).
Selain jalan, sejumlah jembatan nasional di tiga provinsi tersebut juga 100 persen telah berfungsi kembali meski sebagian masih bersifat sementara dengan menggunakan jembatan Bailey, Armco, maupun perbaikan teknis lainnya.
“Untuk akses darat jalan nasional Aceh, Sumut, Sumbar sudah fungsional semua 100 persen,” sebut Tito, seperti dilansir antara.
Tito menyampaikan, perbaikan jalan daerah di tiga provinsi tersebut juga mencatatkan kemajuan pesat, ketiganya mencatatkan fungsional di atas 90 persen, dengan rincian jalan daerah di Aceh fungsional 92 persen, Sumatera Utara fungsional 99 persen, dan Sumatera Barat fungsional 90 persen.
Dikatakannya, perbaikan jembatan daerah masih terus dikebut, khususnya di Aceh yang progresnya mencapai 47 persen, Sumatera Utara 95 persen, dan Sumatera Barat 69 persen.
Satgas PRR kata Tito, telah memberi perhatian khusus untuk pemulihan akses jalan nasional, lantaran akses jalan menjadi fondasi utama percepatan distribusi logistik, mobilitas masyarakat, serta pemulihan aktivitas ekonomi di wilayah terdampak.
Tito Menyebut, Pemerintah juga telah mengerahkan prajurit TNI dan Polri. TNI te lah membangun sebanyak 62 unit jembatan Bailey, 74 unit Armco, serta 37 jembatan perintis, sementara Polri telah membangun sebanyak 41 unit jembatan di sejumlah wilayah yang terdampak bencana. (RN-08)
- Penulis: Handa


Saat ini belum ada komentar