Breaking News
Trending Tags

Viral di Medsos, Siswa SDN 1 Cottok Juara 1 Kid Atletik O2N Situbondo Gagal ke Provinsi

  • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Situbondo, reportasenews.com – Muhammad Samsuri Abbas, Kepala Desa (Kades) Curah Cottok, Kecamatan Kapongan, Situbondo, menyoroti pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang Sekolah Dasar 2024 tingkat Kabupaten Situbondo.

Pasalnya, meski siswi SDN 1 Curah Cottoh bernama Denia Ramadani (10), menjadi pemenang Kid Atelitik Puter di Stadion GMS Situbondo, namun siswi SD kelas IV ini didiskualifikasi Dinas Pendidikan Nasional dan Kebudayaan (Dispendikbud) Situbondo, dengan alasan yang tidak jelas.

Saat ini, video protes tentang nasib pemenang Kid Atletik dalam ajang O2SN tahun 2024 jenjang SD, yang didzolimi panitia O2SN Situbondo, sehingga gagal melenggang ke O2SN tingkat Provinsi Jawa Timur, untuk mewakili Kabupaten Situbondo viral di Medsos.

“Saya kecewa dengan Dispendikbud Situbondo selaku panitia O2SN, mengingat siswa SDN 1 Curah Cottok bernama Denia Ramadani diperlakukan tidak adil. Padahal dia juara satu Kid Atletik O2SN 2024,”ujar Muhammad Samsuri Abbas, Sabtu (22/6/2024).

Menurut dia, karena warganya terdzolimi dengan alasan yang tidak jelas, sehingga pihaknya mendatangi panitia O2SN. Anehnya, pihak panitia menjelaskan Denia didiskualifikasi karena tidak mendaftar online. Padahal, pihak SDN 1 Curah Cottok sudah mendaftar Denia Ramadani.

“Kalau tidak terdaftar kenapa Denia diperbolehkan ikut Kid Atletik sejak babak awal hingga final dan menjadi pemenang. Makanya, kami menduga ada yang tidak beres dengan panitia O2SN,”katanya.

Lebih jauh Samsuri menegaskan, selain didzolimi panitia O2SN, namun panitia terkesan menyepelekan warganya yang telah meraih prestasi kid atletik puteri pada ajang O2SN tahun 2024.

“Awalnya, Denia tidak akan diberi hadiah uang trophi, namun setelah saya berkoordinasi ajudan Bupati Situbondo, sehingga Denia diberi uang sebesar Rp500 dan trophi,
sedangkan uang dan trophi diserahkan oleh pihak sekolah,”pungkasnya.

Sementara itu, Nur Aini Kepala Seksi (Kasi) Sekolah Dasar (SD) pada Kantor Dispendikbud Kabupaten Situbondo mengatakan, jika Denia didiskualifikasi karena tidak mendaftar secara online.

“Peserta memang harus mendaftar secara online. Sedangkan untuk mengganti Denia yang didiskualifikasi, sehingga nomor urut 2 dan 3, 4 serta urutan 5 yang naik,”ujar Nur Aini, saat dihubungi melalui ponselnya

Namun, saat ditanya apakah Denia tidak terdaftar saat mengikuti O2SN tahun 2024, pihaknya tidak melihat secara langsung. Sebab, saat ini, akun O2SN Dispendikbud telah berhenti.

“Dinas Pendidikan Situbondo tidak punya akun, akunnya sudah berhenti. Jadi kami tidak bisa melihat peserta yang sudah terdaftar, untuk melihat langsung pusat yang bisa,”dalihnya. (fat)

  • Penulis: Admin Situs

Reportase Pilihan

  • Gaji Rp14 Juta Masuk MBR, Pekerja Upah Minimum Kini Berebut Rumah Subsidi

    Gaji Rp14 Juta Masuk MBR, Pekerja Upah Minimum Kini Berebut Rumah Subsidi

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengumumkan perubahan pada definisi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang kini meluas hingga mencakup pekerja dengan penghasilan Rp8 juta per bulan, bahkan mencapai Rp14 juta untuk pasangan menikah di wilayah Jabodetabek. Dilansir suara.com, kebijakan yang mengacu pada Peraturan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Nomor 5 Tahun […]

  • Polisi menangkap tiga pelaku jambret HP milik WN Jerman di Sawah Besar, Jakarta Pusat. Dua pelaku utama dan satu penadah kini ditahan. (Ist)

    Jambret HP WN Jerman Dibekuk, 3 Pelaku Ditangkap

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat berhasil mengungkap kasus penjambretan telepon genggam milik seorang warga negara Jerman di kawasan Sawah Besar. Tiga orang pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut telah diamankan, terdiri dari dua eksekutor dan satu penadah. ‎Aksi kejahatan itu terjadi di Jalan Pasar Baru, Sawah Besar, pada Minggu (19/4/2026) sore. Saat […]

  • Video viral memperlihatkan dugaan catcalling di Depok oleh tiga pria di Pancoran Mas. Aksi tersebut berpotensi melanggar UU TPKS dan menuai kecaman warganet. (Foto: Tangkapan Layar)

    Viral Catcalling di Depok, Seorang Wanita Labrak Pedagang Martabak

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Depok, ReportaseNews – Video dugaan pelecehan seksual dengan modus catcalling di kawasan Depok, Jawa Barat, viral di media sosial dan memicu kecaman publik. Rekaman yang diunggah akun TikTok pwettiesreyy itu memperlihatkan tiga pria melontarkan ucapan bernada seksual kepada seorang perempuan yang tengah melintas. ‎Peristiwa tersebut disebut terjadi di sekitar toko martabak di Jalan Gelatik Raya, […]

  • Polres Kubu Raya menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus mantan juru parkir diduga tipu investasi tiket pesawat Rp4 miliar di Mapolres Kubu Raya. (Foto: ReportaseNews/HO-Humas Polres Kubu Raya)

    Eks Jukir Bandara Supadio Diduga Tipu Investor Hingga Rp4 M, Polisi Buru Aliran Dana

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Kubu Raya, ReportaseNews – Kepolisian Resor Kubu Raya tengah mengusut dugaan penipuan berkedok investasi penjualan tiket pesawat yang diduga dilakukan seorang perempuan berinisial AS (29). Dalam perkara ini, total kerugian yang dialami para korban diperkirakan mencapai Rp4 miliar. ‎Kasus tersebut kini ditangani Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Kubu Raya. Sejumlah korban dan saksi […]

  • Banjir merendam sebagian wilayah di Perumnas 1, Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi. (Foto: RN/Tama)

    Banjir Rendam Bekasi Sejak Dini Hari

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Bekasi, ReportaseNews – Sejumlah wilayah di Bekasi, Jawa Barat, terendam banjir sejak Jumat (20/2/2026) dini hari. Genangan muncul setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut sejak Kamis (19/2/2026) malam. ‎Berdasarkan laporan warga di media sosial, banjir terjadi di beberapa titik di Kabupaten Bekasi, di antaranya Tarumajaya dan Cibitung. Sementara di wilayah Kota Bekasi, genangan […]

  • Ribuan Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    Ribuan Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Sebanyak 4.843 warga Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) hingga saat ini masih tertahan di posko pengungsian akibat bencana hidrometeorologi yang menerjang wilayah Sumatera Utara sejak akhir November 2025. Ribuan pengungsi itu berasal dari 1.412 kepala keluarga yang kehilangan tempat tinggal atau masih merasa tidak aman untuk kembali ke rumah mereka pascabencana hebat yang […]

expand_less