KRI Bima Suci Jalankan Misi Diplomasi 6 Bulan ke Sejumlah Negara
- calendar_month 25 menit yang lalu
- print Cetak

KRI Bima Suci memulai pelayaran Kartika Jala Krida bersama taruna dari 25 negara untuk misi diplomasi maritim dan pelatihan selama enam bulan ke delapan negara sahabat. (Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Muhammad Ali, melepas keberangkatan KRI Bima Suci dari Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Selasa (31/3/2026). Kapal latih tersebut menjalankan misi pelayaran diplomasi Kartika Jala Krida (KJK) yang melibatkan taruna angkatan laut dari berbagai negara.
Menurut Ali, kegiatan ini bertujuan memperkuat jejaring diplomasi sekaligus membangun hubungan persahabatan antar-calon perwira angkatan laut dunia. Para peserta diharapkan dapat saling bertukar pengalaman dan mempererat kerja sama maritim internasional.
“Pelayaran KJK tahun ini diikuti oleh taruna angkatan laut dari 25 negara sahabat. Mereka semua merasa sangat senang untuk bisa bergabung membangun persahabatan di antara para pelaut, jadi membangun Seaman Brotherhood di antara mereka,” kata Ali, seperti dilansir Antara, Selasa (31/3/2026).
Pelayaran tersebut dijadwalkan berlangsung selama enam bulan dengan rute kunjungan ke sejumlah negara. Ali menyebutkan delapan tujuan luar negeri, yakni Colombo, Singapura, Vietnam, Korea Selatan, Shanghai, Vladivostok, Jepang, dan Filipina sebelum kembali ke Indonesia.
“Di Indonesia juga ke beberapa kota seperti Belawan, kemudian ke Bitung, dan beberapa kota lainnya,” ujarnya.
Selain misi diplomasi, para taruna juga akan menjalani pelatihan teknis selama pelayaran. Mereka dijadwalkan mempelajari navigasi, astronomi, serta kemampuan pelayaran tradisional di atas kapal latih.
Ali berharap seluruh peserta dapat menyerap pengalaman dari negara yang dikunjungi untuk memperkaya wawasan maritim. Kegiatan ini juga diharapkan mempererat hubungan TNI AL dengan negara sahabat.
Dengan pelayaran Kartika Jala Krida, TNI AL menargetkan terbentuknya kerja sama maritim yang lebih luas sekaligus meningkatkan kompetensi taruna sebagai calon pemimpin di bidang kemaritiman dunia. (RN-07)
- Penulis: Tama



Saat ini belum ada komentar