Pemudik Asal Kebumen Meninggal di Antrean Gilimanuk, Ini Faktanya
- calendar_month 56 menit yang lalu
- print Cetak

Seorang pemudik asal Kebumen meninggal dunia di antrean Pelabuhan Gilimanuk. Polisi ungkap kronologi dan kondisi korban saat kejadian. (Foto: Humas Polres Jembrana)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jembrana, ReportaseNews – Duka menyelimuti arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk. Seorang penumpang bus berinisial R ditemukan meninggal dunia saat kendaraan yang ditumpanginya mengantre masuk ke kawasan pelabuhan, Rabu (18/3/2026).
Korban diketahui merupakan seorang perempuan yang tengah dalam perjalanan menuju Kebumen, Jawa Tengah. Insiden bermula saat korban dilaporkan tidak sadarkan diri di dalam bus.
Kasub Satgas Pengamanan Gilimanuk Operasi Ketupat Agung 2026, Kompol I Nyoman Wiryadarma, mengatakan laporan awal diterima dari kondektur bus yang melintas.
”Kami menerima laporan dari kondektur bus mengenai adanya penumpang yang pingsan. Namun, saat petugas melakukan pengecekan ke dalam bus, yang bersangkutan didapati sudah tidak bernyawa,” kata I Nyoman kepada wartawan, Kamis (19/3/2026).
Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk dilakukan pemeriksaan medis. Hasilnya, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Danyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Bali itu menambahkan, pihaknya saat ini telah berkoordinasi dengan keluarga korban untuk proses pemulangan jenazah ke daerah asal.
Sementara itu, Kapolres Jembrana, Kadek Citra Dewi Suparwati, memastikan jenazah korban sudah diberangkatkan ke Kebumen, Jawa Tengah.
”Terkait penyebab kematian, tim medis hanya melakukan pemeriksaan luar. Dari hasil tersebut tidak ditemukan hal-hal yang tidak wajar. Pemeriksaan lebih lanjut seperti autopsi tidak dilakukan,” kata dia.
Ia juga mengingatkan para pemudik agar memastikan kondisi kesehatan sebelum melakukan perjalanan jauh, mengingat situasi arus mudik yang dinamis dan berpotensi melelahkan.
”Kami tentu tidak tahu kondisi kesehatan pemudik satu per satu. Yang tahu adalah diri mereka sendiri. Kalau kurang sehat, lebih baik istirahat,” tuturnya.
Selain kasus tersebut, aparat mencatat dalam beberapa hari terakhir terdapat belasan pemudik yang mengalami pingsan di sekitar kawasan pelabuhan. Seluruhnya telah mendapatkan penanganan cepat dari petugas di lapangan. (RN-07)
- Penulis: Tama



Saat ini belum ada komentar