Pimpin Rapat Evaluasi, Dasco Tegaskan Pemerintah Tetap Fokus Pulihkan Pasca-bencana Sumatera
- account_circle Saparuddin Siregar
- calendar_month 7 jam yang lalu
- print Cetak

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dalam rapat konsultasi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/2/2026). (Foto: dpr.go.id/Kresno/Karisma)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReporterNews – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memimpin rapat koordinasi lintas komisi dan kementerian untuk mengevaluasi sekaligus memastikan penanganan pasca-bencana banjir dan longsor di Sumatera tetap menjadi prioritas utama pemerintah. Rapat ini menegaskan langkah-langkah pemulihan tidak mengendur meski bencana telah berlalu sejak akhir November 2025 lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Dasco mengatakan fokus utama saat ini adalah konsistensi eksekusi di lapangan. DPR ingin memastikan janji pemulihan yang dirumuskan pada rapat 10 Januari lalu berjalan sesuai linimasa, terutama agar seluruh sendi kehidupan masyarakat kembali normal sebelum memasuki bulan Ramadan.
“Yang mana pada saat itu, ada beberapa kesimpulan rapat, yaitu bahwa kita targetkan sebelum bulan puasa, roda pemerintahan di seluruh daerah Aceh sudah berjalan,” ujar Dasco saat mengawali rapat di Gedung Parlemen, Senayan, Rabu (18/2/2026).
Menurut Dasco, pemerintah masih terus bekerja keras melakukan normalisasi, khususnya pada infrastruktur sungai dan pembukaan akses ke wilayah yang sempat terputus.
Meski tantangan geografis cukup berat, dia mengapresiasi progres yang menunjukkan tidak ada lagi wilayah yang benar-benar tertutup aksesnya.
“Berdasarkan hasil pemantauan, daerah terisolir di Aceh kini tak ada. Meski ada beberapa yang masih dilalui dengan medan yang sulit. Dan normalisasi sungai masih terus berjalan sampai saat ini,” tutur Dasco di hadapan para menteri.
Selain infrastruktur fisik, Dasco menyoroti aspek kemanusiaan dengan memastikan penyediaan hunian bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Dia mengatakan pemerintah tetap berkomitmen pada program pembersihan lingkungan dan penyediaan hunian sementara (huntara) agar warga tidak berlama-lama berada dalam kondisi darurat.
“Rapat juga membahas hunian sementara bagi warga yang rumahnya yang menjadi korban banjir dan longsor. Termasuk di dalamnya mencakup pembersihan lingkungan imbas banjir dan longsor,” tambah politisi Partai Gerindra itu.
Guna mempertajam evaluasi, Dasco meminta paparan detail dari Satgas pemerintah mengenai kendala teknis dan realisasi anggaran di lapangan. Dia berharap sinkronisasi antara DPR dan pemerintah dapat mempercepat penyelesaian masalah yang masih tersisa di beberapa titik sulit.
“Mungkin kami minta kepada Ketua Satgas pemerintah untuk kemudian memberikan beberapa paparan dan hari ini dapat kami buka,” kata Dasco.
Rapat evaluasi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Komisi V, VI, VIII, dan Komisi X DPR RI. Sementara dari sisi pemerintah, hadir Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sekaligus Ketua Satgas Pemerintah, Menteri Keuangan, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Sosial, hingga Menteri Agama. (RN-01)
- Penulis: Saparuddin Siregar


Saat ini belum ada komentar