Rotasi Besar di Polda Metro Jaya, 3 Direktur Berganti
- calendar_month 10 menit yang lalu
- print Cetak

Kapolri merotasi sejumlah pejabat Polda Metro Jaya. Tiga posisi direktur berganti, termasuk Dirreskrimum, Dirreskrimsus Siber, dan Dirresnarkoba. (ReportaseNews/Tama)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews — Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan rotasi sejumlah pejabat di lingkungan Polda Metro Jaya. Pergantian tersebut mencakup posisi Kapolda hingga tiga jabatan direktur yang menangani bidang reserse kriminal umum, siber, dan narkoba.
Rotasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Telegram itu memuat mutasi sejumlah personel pada jabatan strategis di tingkat Mabes Polri maupun kewilayahan.
Di Polda Metro Jaya, posisi Kapolda kini dijabat Irjen Dadang. Ia menggantikan Komjen Asep Edi Suheri yang sebelumnya memimpin Polda Metro Jaya. Sebelum mendapat penugasan baru tersebut, Irjen Dadang menjabat Kapolda Maluku.
Perubahan juga terjadi pada tiga posisi direktur di jajaran Polda Metro Jaya. Jabatan Direktur Reserse Siber kini ditempati Kombes Fian Yunus. Sebelumnya, Fian menjabat Direktur Reserse Siber Polda Jawa Barat.
Sementara itu, posisi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya kini dijabat Kombes Imron Ermawan. Ia sebelumnya ditugaskan di BNN Polri.
Kombes Imron menggantikan Kombes Iman Imanuddin yang mendapat penugasan baru sebagai Kabidbingadik Sespim Lemdiklat Polri.
Pergantian berikutnya terjadi pada posisi Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Jabatan tersebut kini diemban Kombes Bismo Teguh Prakoso, yang sebelumnya menjabat Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat.
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan rotasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Menurutnya, pergantian jabatan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi sekaligus pembinaan karier personel.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (3/10/2026).
Secara keseluruhan, terdapat 88 personel yang dimutasi melalui surat telegram tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 70 personel mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru.
(RN-07)
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar