Seleksi Pusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara Resmi Dimulai
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Suasana calon siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara yang baru dimulai di Akpol Semarang. Dari ribuan pendaftar, hanya sekitar 180 siswa akan diterima. (Foto: RN/Jangkung)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Semarang, ReportaseNews — Tahap seleksi tingkat pusat penerimaan siswa baru SMA Kemala Taruna Bhayangkara resmi digelar di lingkungan Akademi Kepolisian, Semarang, Minggu (29/3/2026). Tahapan ini menjadi fase akhir dari rangkaian seleksi nasional yang telah berlangsung sebelumnya.
Proses seleksi dilakukan secara berlapis dengan standar ketat. Pada tahap awal, jumlah pendaftar mencapai belasan ribu peserta dari seluruh Indonesia. Setelah melalui penyaringan di tingkat daerah, jumlah tersebut menyusut menjadi sekitar 3.000 peserta.
Memasuki tahap pusat, hanya sekitar 400 siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama atau sederajat yang berhasil lolos. Para peserta ini merupakan kandidat terbaik dengan batas usia maksimal 17 tahun yang telah melewati serangkaian tes sebelumnya.
Seleksi terpusat dijadwalkan berlangsung hingga 2 April 2026. Dalam tahap ini, peserta menjalani berbagai pengujian komprehensif, mulai dari tes kesamaptaan untuk mengukur kemampuan fisik hingga tes kebhayangkaraan yang menilai disiplin, karakter, dan kesiapan mental.
Tahap akhir ini menjadi penentu kelulusan. Dari sekitar 400 peserta yang mengikuti seleksi pusat, hanya sekitar 180 siswa yang akan dinyatakan lolos dan diterima sebagai angkatan baru SMA Kemala Taruna Bhayangkara.
SMA Kemala Taruna Bhayangkara merupakan sekolah unggulan berasrama yang menggabungkan kurikulum nasional dengan kurikulum internasional International Baccalaureate serta menanamkan nilai kebhayangkaraan dalam pembentukan karakter siswa.
Sekolah yang berlokasi di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ini menerapkan sistem boarding school selama tiga tahun. Pendidikan yang diberikan mencakup pembinaan akademik, kepemimpinan, serta pembentukan karakter secara terpadu. (RN-02)
- Penulis: Jangkung
- Editor: Ullifna Tamama



Saat ini belum ada komentar