Siap-siap, Patroli Gabungan SOTR Bakal Digelar Tiap Hari!
- account_circle Tama
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

Polda Metro Jaya menggelar patroli gabungan setiap hari selama Ramadan 2026 untuk mencegah SOTR. Sebanyak 80 personel Satpol PP juga disiagakan 33 hari penuh. (Foto: RN/HO-Humas Polda Metro Jaya)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Polda Metro Jaya memastikan akan menggelar patroli gabungan setiap hari selama bulan Ramadan 2026 untuk mengantisipasi kegiatan Sahur on The Road (SOTR) yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.
Kepala Bagian Operasi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, mengatakan patroli akan melibatkan berbagai satuan fungsi, mulai dari lalu lintas, reserse kriminal, intelijen, Samapta, Brimob, hingga Binmas.
”Nanti akan ada tim gabungan yang patroli SOTR tiap hari, gabungan semua fungsi,” kata Robby kepada wartawan, Rabu (18/2/2026).
Menurut dia, Biro Operasi Polda Metro Jaya telah memetakan sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi berkumpulnya peserta SOTR. Namun, pola pengamanan tidak akan terfokus pada satu lokasi.
”Setiap hari pasti lokasinya berpindah-pindah, tidak di satu titik,” ujarnya.
Langkah ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berencana melarang aktivitas SOTR pada Ramadan tahun ini. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan kegiatan yang berpotensi memicu kerawanan tidak akan diizinkan.
”Pokoknya hal yang menimbulkan (SOTR) kerawanan, keributan saya nggak izinkan. Tetapi kalau menimbulkan kenyamanan nanti saya izinkan,” kata Pramono usai meresmikan gedung Gereja Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (14/2).
Selain melarang SOTR, Pemprov DKI juga mengimbau organisasi kemasyarakatan tidak melakukan sweeping rumah makan selama Ramadan.
Di sisi lain, Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta turut mengerahkan 80 personel gabungan setiap hari untuk mengawasi ketertiban umum dan tempat usaha di lima wilayah kota administrasi.
Wakil Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Rizki Adhari Jusal, mengatakan fokus patroli akan digeser ke malam hingga menjelang sahur, menyesuaikan pola aktivitas warga selama bulan puasa.
”Biasanya memang lebih intens patroli kita di bulan suci Ramadhan itu malam, malam ke pagi hari mendekati sahur gitu ya,” ujar Rizki di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu.
”Kalau siang saya rasa juga aktivitas dari warga juga lebih rendah karena sedang berpuasa,” sambungnya.
Ia menjelaskan, patroli akan melibatkan lima regu yang bergerak setiap hari dan berlangsung selama 33 hari, dimulai sehari sebelum Ramadan hingga dua hari setelah Idul Fitri.
”Jadi kalau ditotal ada 33 hari,” kata Rizki.
Pemerintah berharap pola pengamanan terpadu ini mampu menekan potensi tawuran, pelanggaran jam operasional tempat hiburan, serta gangguan ketertiban lain agar Ramadan 2026 berjalan aman dan kondusif. (RN-07)
- Penulis: Tama


Saat ini belum ada komentar