Dapur Lapangan Polda Metro Layani 380 Korban Kebakaran Kampung Muka Ancol
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Polda Metro Jaya mendirikan dapur lapangan untuk melayani kebutuhan makanan 380 warga terdampak kebakaran di Kampung Muka, Ancol, Jakarta Utara. (Dok. Humas Polda Metro Jaya)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews — Polda Metro Jaya mendirikan dapur lapangan untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi 380 warga terdampak kebakaran di Kampung Muka, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Minggu (27/9/2026). Langkah tersebut menjadi bagian dari penanganan pascakebakaran, khususnya untuk memastikan kebutuhan dasar warga yang mengungsi tetap terpenuhi.
Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan dapur lapangan mulai beroperasi sekitar pukul 16.00 WIB. Personel kepolisian dikerahkan untuk memberikan pelayanan langsung kepada warga yang terdampak musibah.
“Setelah penanganan kebakaran, perhatian kami lanjutkan kepada warga yang terdampak. Personel menyiapkan dapur lapangan agar kebutuhan makanan masyarakat di pengungsian dapat terpenuhi,” kata Wahyu di Jakarta, Minggu (27/9/2026).
Menurut Wahyu, kehadiran dapur lapangan tidak hanya ditujukan untuk menyediakan makanan, tetapi juga memastikan warga tetap memperoleh pelayanan dasar selama berada di tempat pengungsian.
Selain menyiapkan kebutuhan konsumsi, personel Direktorat Samapta Polda Metro Jaya bersama petugas pemadam kebakaran telah bersiaga sejak pagi untuk mengamankan lokasi. Polisi turut membatasi akses masyarakat ke area yang masih berisiko serta membantu kelancaran proses pemadaman hingga pendinginan.
“Petugas kepolisian fokus melakukan pengamanan area, menjaga masyarakat agar tidak memasuki zona yang masih berisiko, serta membantu kelancaran proses pemadaman hingga tahap pendinginan,” ujarnya.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan kepolisian akan terus memberikan dukungan kepada warga selama proses penanganan dampak kebakaran berlangsung.
Budi menegaskan, kehadiran polisi dalam situasi bencana tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga bantuan kemanusiaan yang dapat langsung dirasakan masyarakat.
“Yang terpenting saat ini adalah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan pelayanan, rasa aman, serta kebutuhan dasar selama berada di pengungsian. Polda Metro Jaya akan terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk membantu warga sampai situasi kembali pulih,” ujar Budi.
Berdasarkan data sementara, kebakaran berdampak pada sekitar 20 rumah semi permanen dan 95 kamar kontrakan. Sebanyak 110 kepala keluarga atau sekitar 380 jiwa terdampak akibat peristiwa yang terjadi di Jalan Kampung Muka RT 9 RW 4, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.
Kasiops Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman mengatakan luas area yang terbakar mencapai sekitar 1.800 meter persegi. Proses pemadaman telah selesai dilakukan dan petugas melanjutkan penanganan di lokasi.
“Total ada sekitar 20 rumah semi permanen yang terbakar di kawasan tersebut,” kata Gatot.
Gatot mengatakan hingga kini pihaknya masih melakukan pendataan untuk mengetahui nilai kerugian akibat kebakaran tersebut.
“Kami masih menyelidiki terkait taksiran kerugian akibat kebakaran ini,” ujarnya.
Tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, dugaan awal penyebab kebakaran berkaitan dengan gangguan listrik. Penyebab pasti dan nilai kerugian masih dalam proses penanganan serta pendataan oleh pihak terkait.
(RN-07)
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar