Kebijakan Baru, KAI Commuter Izinkan Penumpang Buka Puasa di Gerbong
- account_circle Saparuddin Siregar
- calendar_month 8 jam yang lalu
- print Cetak

Suasana penumpang Commuter Line di Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (18/2/2026). (Foto: ReportaseNews/RN-06)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – KAI Commuter kembali memberlakukan kebijakan khusus yang mengizinkan para pengguna Commuter Line untuk berbuka puasa di dalam rangkaian kereta selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Kebijakan itu sebagai bentuk apresiasi dan fasilitas bagi masyarakat yang masih terjebak dalam perjalanan saat azan magrib berkumandang. Kebijakan ini menjadi solusi praktis bagi ribuan pekerja yang mengandalkan transportasi publik untuk mobilitas harian mereka di tengah ibadah puasa.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menjelaskan, kelonggaran ini bertujuan memberikan kenyamanan bagi para penumpang agar tetap bisa menjalankan kewajiban ibadahnya tepat waktu.
Dia mengatakan pengguna diperbolehkan untuk membatalkan puasa Ramadan dengan makanan dan minuman ringan saat waktu berbuka tiba di dalam kereta. Namun, kebebasan ini tetap disertai dengan batasan tertentu demi menjaga kenyamanan penumpang lain yang berada di dalam gerbong yang sama.
Pihak manajemen menekankan pentingnya etika makan dan minum selama di perjalanan agar suasana tetap kondusif. Penumpang dilarang mengonsumsi makanan atau minuman yang memiliki aroma menyengat yang berpotensi mengganggu sirkulasi udara di dalam rangkaian kereta yang tertutup.
Selain itu, petugas di lapangan maupun sistem informasi di dalam gerbong akan secara aktif memberikan pengumuman langsung begitu waktu berbuka puasa telah tiba, sehingga penumpang tidak perlu khawatir terlewat.
Sebagai bentuk dukungan tambahan, KAI Commuter juga menyiagakan fasilitas water station atau dispenser air minum gratis yang tersebar di berbagai stasiun strategis.
Fasilitas itu dirancang agar penumpang dapat mengisi ulang botol minum mereka secara praktis dan ekonomis tanpa harus bergantung pada minuman kemasan plastik. Hal ini sejalan dengan kampanye ramah lingkungan yang sedang digalakkan oleh perusahaan transportasi pelat merah tersebut.
Terkait masalah kebersihan, KAI Commuter memberikan peringatan keras agar seluruh pengguna tetap disiplin dalam menjaga kebersihan area kereta dan tidak meninggalkan limbah makanan di bawah kursi atau di celah gerbong.
Karina Amanda menegaskan penumpang diimbau untuk membawa kembali sampahnya dan membuangnya di tempat sampah yang tersedia di stasiun tujuan agar keasrian dan kenyamanan transportasi publik tetap terjaga bagi penumpang berikutnya.
Meskipun terdapat penyesuaian aturan makan dan minum, jadwal operasional Commuter Line selama bulan Ramadhan dipastikan tidak mengalami perubahan atau pengurangan jadwal.
Untuk wilayah Jabodetabek dan Yogyakarta, tersedia 1.065 perjalanan setiap harinya yang beroperasi mulai pukul 04.00 hingga tengah malam. Sementara layanan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta tetap melayani 70 perjalanan, diikuti oleh Commuter Line Merak dengan 14 perjalanan rutin setiap hari. (RN-06)
- Penulis: Saparuddin Siregar


Saat ini belum ada komentar