Korsleting Listrik Saat Sahur, Tiga Kios di Kawasan Wisata Telaga Sarangan Ludes Terbakar
- calendar_month 14 jam yang lalu
- print Cetak

Petugas melakukan pemadaman terhadap kios yang terbakar di kawasan wisata Telaga Sarangan, Rabu (18/3/2026)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Magetan, ReportaseNews – Kebakaran hebat melanda tiga unit kios di kawasan wisata Telaga Sarangan, Rabu dini hari (18/3/2026). Api diduga berasal dari korsleting listrik saat waktu sahur, dan dengan cepat menghanguskan deretan kios yang berada tepat di depan Pos Polisi Sarangan.
Informasi yang dihimpun, api pertama kali muncul dari kios paling timur sebelum merambat ke dua kios lain di sebelahnya. Ketiga kios tersebut diketahui milik Harti, Mur, dan Yanto, yang saat kejadian tidak berada di lokasi karena tengah berada di rumah masing-masing.
Sebagian besar barang dagangan berupa pakaian, daster, kaos, celana, hingga aneka suvenir wisata yang mudah terbakar, tidak berhasil diselamatkan. Meski demikian, warga sekitar sempat berupaya mengevakuasi sejumlah barang untuk meminimalisir kerugian.
“Iya, info sementara akibat korsleting listrik. Api muncul dari kios paling timur lalu menjalar ke kios lainnya. Total ada tiga kios, posisinya di depan Pos Polisi Sarangan. Tidak ada korban jiwa,” ujar Kepala Kelurahan Sarangan, Hadi Ekdal.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan dan bahu-membahu memadamkan api secara manual dengan menggunakan ember berisi air. Upaya itu dilakukan secara estafet lantaran sumber air berada cukup jauh dari lokasi kebakaran.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Magetan kemudian mengerahkan dua unit armada ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Api akhirnya berhasil dikendalikan setelah petugas melakukan pembasahan di berbagai titik, termasuk memadamkan sumber api utama.
“Kami turunkan dua unit armada untuk memadamkan kebakaran tiga kios tersebut. Informasi sementara, penyebabnya korsleting listrik,” kata Kasi Pencegahan Damkar Magetan, Jarot Eka.
Meski api berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp170 juta. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. (Fin/RN-04)
- Penulis: Didik



Saat ini belum ada komentar